Skip to main content

Buku Serba Jakarta

Kangen juga jika lama tak ke toko buku. Selalu menyenangkan dikelilingi banyak buku. Apalagi bisa memilikinya. Kemarin kangen itu terobati. Gramedia Matraman adalah pengobat rindu itu. Banyak buku bagus. Rasanya mau membeli semuanya. Tapi kalo pun terbeli banyak biasanya yang muncul adalah kemalasan untuk menyelesaikan tiap halamannya.


Pilihan buku akhirnya jatuh pada buku 47 museum di Jakarta dan The Jacatra Secret (A Novel). Buku pertama adalah sebuah buku panduan jelajah museum di Jakarta yang di tulis oleh Edi Dimyati. Aku jatuh cinta pada museum dan Jakarta adalah kota bertabur museum. Lebih menyenangkan rasanya ke Museum daripada ke Mall. Dan aku telah menjadwalkan tiap akhir pekanku untuk berjalan-jalan ke museum. Buku ini menjadi guide perjalananku untuk jelajah museum.


Buku kedua berjudul The Jacatra Secret karangan Rizki Ridyasmara. Sebuah novel yang lagi-lagi tentang Jakarta dan tentu saja bangunan tua serta sejarah di dalamnya. Membaca bab pertama buku ini seperti membaca buku Da vinci Code dan Lost Symbol karangan Dan Brown. Cara bertutur dan misteri yang diungkit nyaris sama. Bedanya hanyalah karena buku inibersettingkan kota Jakarta dan bangunan-bangunan yang saat ini telah biasa aku lihat. Lebih gampang mengimajinasikannya karena setting tempat telah pernah aku lihat.


Serupa Rahasia Meede karya ES Ito. Tapi semoga aku akan mendapatkan cerita yang berbeda dengan greget yang sama. Inilah Jakarta dalam perjalananku. Penuh sejarah, symbol, dan bangunan tua. Tak sabar menyelesaikannya.(*)

Comments

Popular posts from this blog

Solo dan Cerita Tentangnya

               Saya membayangkan Solo sebagai kota kabupaten yang sederhana. Kental unsur Jawa dan batik menjadi sumber penghidupan bagi para warganya. Ketika berkunjung ke kota ini pekan lalu saya menemukan cerita yang lain.  Solo menjadi kota yang sangat ingin saya kunjungi setelah beberapa tahun lalu mengunjungi Yogyakarta. Yogyakarta yang sangat Jawa, warung di sepanjang jalan, padat, dan penuh bule. Saya membayangkan Solo adalah kebalikan dari segala hingar bingar Yogyakarta.  Saya, suami, dan anak merencanakan berangkat hari jumat sore.  Sayangnya, kami kehabisan tiket kereta di stasuin gambir. Catatan penting, jangan merencanakan melakukan perjalanan dengan membeli tiket kereta perjalanan jauh di stasiun di menit terakhir akan berangkat. Tiket habis. Bahkan untuk tiket kereta eksekutif yang harga sekitar 450ribu perorang. Kami lantas memilih untuk menggunakan moda transportasi pesawat terbang yang harganya relatif sama dengan...

Chinese New Year's Story (Just For Fun)

Amani : Si Ne Er Kuai Le Ara : Gong xi Gong Xi  Ara : Let's ask for angpao Amani : That's a great idea                                 After a while....... Ara  : i got cellphone Amani  :  i just got rundown program of chinese new year Ara : maybe there's money inside the paper Amani : I hope so Amani : What are you doing? Ara : I'm Checking my facebook Amani : Do you have facebook? Ara : Absolutely  Amani : let me see Ara : Wait, i wanna twit our picture   Amani : Do u also have a twitter? Ara : Sure. Do you have?  I will follow u Amani : i should ask for cellphone instead of  piece of paper Ara : Yes, you should...hahaha Ara : Anyway, let's play around. I don't know how to use cellphone Amani : oke...

Ara Belajar Ngomong

Serius Nulis Ara mulai suka ngoceh. Ada saja suara keluar dari mulutnya. Kadang jelas kadang juga tidak. Beberapa berhasil saya terjemahkan maksudnya. Beberapa mengalami missunderstand berujung pada rengekan atau aksi menarik tangan. Selain nonton lagu anak-anak, beberapa film anak-anak yang menurut saya cukup edukatif menjadi pilihan tontonannya. Saya memutarkan film Blue's Clues, Super Why, hingga Pocoyo. Serial Blue's Clues sudah kami tonton semua. Mulai dari sang pemilik Blue bernama Steve hingga beralih ke Joe adiknya di serial itu. Yang paling nyantol di kepalanya Ara adalah kata "think" sambil telunjuk memegang dahi. Itulah kata pertama yang ia ucapkan secara jelas setelah kata Mama dan Ayah. Entah kenapa kata ini yang melekat di kepalanya. Mungkin karena si Steve sangat aktraktif menyanyikan lagu jingle Blue's Clues terlebih dibagian "Sit down in thinking chair. Think, think, think". Ara juga suka bagian ketika surat datang. Dia akan i...