Images

31 Juli Pertama Kita

Subuh dini hari. Kita terbangun. Bercerita tentang setahun yang kita lalui dengan ajaib. Kita mendedah satu persatu setiap anugerah. Bersyukur pada Tuhan bahwa hidup bersama adalah sebuah jalan yang indah. Tak mulus mungkin, penuh hambatan tapi tetap membahagiakan.

Apalah arti 31 juli. Tak ada. Kecuali karena aku mengingatnya bahwa itu adalah tanggal lahir sang penyihir cilik harry potter yang sama-sama kita gandrungi. Karena dasar itu pulalah aku memilih tanggal 31 juli 2010 untuk tanggal pernikahan kita. Aku mengandaikannya seperti memasuki Hogwarts yang magis.Tapi,hei ini lebih ajaib dari Hogwarts.

Kamu menerima aku apa adanya. Segala kekurangan dan kelebihan. Memakan tiap masakan yang aku sajikan. Meski kadang dengan rasa tak karuan. Menggangguimu menulis dengan segala perintah-perintah sepeleku. Membujuk setiap ku merajuk.Menceritakanku banyak cerita-cerita lucu.Menemaniku bercerita tentang buku, film, dan segala hal yang kita sukai bersama. Menemaniku jalan-jalan keliling kota dan mengeluh bersama ketika kelelahan.

Telah banyak tempat yang kujejak bersamamu. Dan kita akan menjejak tempat yang lain yang baru dan menuliskannya dalam catatan-catatan perjalanan. Bersama si kecil yang kita tunggu bersama.

Aku mencintaimu dan cintamu adalah keajaiban itu sendiri.
Images

Goodbye,Senior...

Ada rasa yang menggantung disini. Aku tak ingin mengidentifikasikannya. Aku sangat tahu ia apa. Tapi aku tak ingin menyebut namanya.Biarlah ia sesakral dia yang tak boleh disebut namanya.

Aku pernah telah menjadi tegar tanpamu. Tapi tak pernah mampu aku menolakmu.Setiap kamu menjejak semestaku maka kau meninggalkan prasasti yang tak lekang di sana.Aku seperti mengelem hati yang rapuh. Belum kering lem tersebut kamu telah datang kembali menorehkan patahan-patahan yang tak pernah sanggup aku halangi. Mantraku lumpuh dan aku tak bergeming.Mungkin ketika kamu meminta nyawaku sekalipun saat itu aku akan memberikannya. Dirimu serupa mutan yang memiliki kekuatan hipnotis yang membuatku turut dalam skenariomu.

Dan sekelebat kemudian kamu pergi. Meninggalkan hati yang kembali menjadi keping. Meninggalkanku sendirian menata keping yang serupa puzzle. Menebak bentuknya, mengelemnya, dan menangisi kembali. Dan kamu serupa meminta ijinku untuk pergi.Semudah membalikkan telapak tangan. Seperti caramu yang biasa. Seolah semua begitu mudah bagiku. Kamu merusak semestaku bertubi-tubi. Tak cukup kau membuatnya berkeping tapi juga ingin kau gerus ia hingga menjadi abu. Ah tidak. Lebih baik kamu menggerusnya menjadi abu agar aku hanya meniupnya saja. Hilang tanpa bekas dan mati.

Yang kamu lakukan adalah membuat keping-keping itu menjadi sangat kecil. Membuatku lelah merangkainya. Pecahannya mengiris jemariku.Aku berdarah. Darah itu meyakinkanku bahwa aku hanyalah manusia. Bukan manusia super yang tak memiliki air mata.

Jangan jatuh cinta jika tak ingin patah hati. Adagium kuno yang ternyata masih saja terbukti. Aku bodoh? Iya. Aku telah mampu menebak akhir dari cerita ini tapi tetap saja aku tak mampu kuat menahan medan magnetmu.

Ini yang kesekian kalinya aku pergi dari orbitmu. Setiap kali aku berjanji setiap kali pula aku tak menepatinya. Dan setiap kali itu pula aku menitikan air mata dan membuat janji yang baru. Aku tak pernah lagi mimpi tentangmu, tapi kau benar-benar menjadi begitu nyata dalam dunia materiku. Menguasai separuh otakku. Memaksa neuron-neuronku mengingatmu. Memantik hati untuk rindu akan dirimu.Dan seketika itu pula mataku basah tiap kali tak berdaya menggapaimu karena sebuah ikrar agar aku terlepas dari orbitmu. Dari medan magnetmu.

Bukankah sering kutanyakan padamu, jika hidup adalah serupa buku cerita yang penuh halaman, manakah yang ingin kamu robek? Jika kau menanyakannya padaku, maka akan ku jawab, halaman-halamanmu lah yang akan kurobek. Halamanmulah yang akan aku hilangkan dari buku ceritaku. Tapi hidup ini adalah buku abstrak. Tak kasat mata dan hanya ada dalam benakku.

Aku butuh belajar oclumency.m
Memblokir pikiranku terhadapmu. Tapi sepertinya separuh jiwaku telah bercampur dengan jiwamu. Aku tak bisa tidak memikirkanmu.Meski aku tak mampu membaca pikiranmu. Mungkin perlu kuberi dirimu tongkat sihir dan kuajarkan padamu kutukan paling terkutuk "avada kadavra" agar jiwaku berpisah darimu. Agar aku bisa membunuhmu atau dirimu yang membunuhku sehingga tak perlu lagi kita membicarakan sebuah keegoisan. Aku ingin kamu memblokku dari segala jejaring yang kita miliki. Aku ingin kamu dengan kasar berkata "aku tak peduli lagi akanmu", atau "maaf, tak ada ruang untukmu disini.pergilah, anggap tak ada apa-apa antara kita". Mungkin jika seperti itu, aku lebih mudah melupakanmu karena aku tahu pintu dan celah-celah itu telah kau tutup paksa. Tidak seperti saat ini, saat dimana rasanya aku seperti mengapung dalam air.Tak menggapai dasar atau permukaan. Sedang dirimu berenang ke atas mencari ruang bernafas.Meninggalkanku tercekak oleh rindu yang menyesakkan.

Saat ini aku ingin melihat ke matamu.Memastikan tak ada bayangku di sana. Memastikan semua ini adalah absurd dan semu.Meyakinkan hatiku bahwa diriku bukanlah siapa-siapa, relasi ini tak bermakna,dan aku tak punya kekuatan untuk memaksamu menjadi seperti yang kumau.Agar aku bisa menunggui lem-lem pada hati yang rapuh mengering. Melihat guratan-guratannya yang tak lagi membuatnya halus tidak dengan air mata.

Kali ini biarkan aku pergi tanpa perlu pamit padamu. Tanpa perlu mengabarimu.Tanpa perlu berharap kamu akan berucap " kumohon,tinggallah lebih lama". Biarkan aku memadamkan rasa ini.Rasa yang memantik rindu di tiap detikku. Aku lelah memikirkanmu dan berusaha menebak apakah aku berkelebat di pelupuk matamu. Agar aku tak menyia-nyiakan waktuku merindukanmu padahal aku sangat yakin kamu tak lagi punya rindu yang sama. Aku dan kamu bukan lagi kita. Aku dan kamu bukan lagi cerita dongeng itu. Aku dan kamu adalah saat tak saling kenal.

Goodbye,senior...
Images

Pemilik Cinta Sejati itu bernama Snape


Ia menatap Harry dengan dingin dan sinis. Anak kecil berusia 11 tahun itu merasakan rasa sakit di bekas lukanya. Sejak hari pertama ia menginjakkan kaki di Hogwarts ia telah tahu bahwa Snape tak pernah menyukainya. 

Snape pun telah menjadi semacam tokoh yang menjadi momok bagi Harry. Ia pun menjadi karakter yang tiap jilid buku Harry Potter akan selalu aku curigai. Tapi Harry Potter dan dunia sihirnya adalah sebuah dunia ajaib yang tak bisa ditebak akhirnya. JK.Rowling telah mempersiapkan bahwa serial Harry Potter bukan hanya untuk konsumsi anak usia 9-11 tahun. Tapi Harry Potter adalah sebuah saga yang mampu dinikmati oleh segala lapis usia. Baik mereka yang mengikuti ceritanya lewat buku maupun lewat film.

Dan di sini, saat ini ketika Harry Potter kembali menggebrak dunia lewat film terakhirmya maka cerita tentang The Boy Who Lived itu berakhir. Masa lalu pun terkuak. Dan Snape adalah tokoh yang paling mengejutkan dalam akhir serial ini.

Ia adalah pemilik cinta sejati. Memerankan peran ganda untuk menjaga Harry Potter. Menjadi Abdi setia Dumbledore meski harus berpura-pura menjadi pengikut paling loyal bagi Pengeran kegelapan. Semua karena cinta yang dimilikinya untuk Lily Potter. Ibu dari Harry Potter. Sekalipun Snape tak menyukai James Potter, ayah Harry, namun  karena cintanya pada Lily maka ia mempertaruhkan nyawawanya dengan cara berbeda untuk melindungi Harry Potter. Anak lelaki yang memiliki mata seperti Lily. 

Snape lah tokoh paling berani itu. Seperti kata Harry “Probably the bravest man I ever knew”….
Images

Ribetnya Makan di Cozy Kozy


suasana restoran

Baru kali ini aku cukup merasa ribet untuk makan di foodcourt. Tepatnya di Cozy KOzy Karebosi Link. Setiap customer membayar mengggunakan kartu member yang berisi deposit uang. Deposite uang yang dimiliki akan berkurang sesuai harga makanan dan minuman.
Kwetiaw goreng yang sangat banyak

Strategi marketing ini sebenarnya adalah untuk membuat pelanggan yang loyal dan datang kembali untuk makan. Namun buatku itu cukup ribet dan kurang nyaman. Untuk mendapat kartu member saya harus membayar 15.000. Hai, saya cuma mau makan, tidak mau menjadi anggota. Uang deposit pun memiliki masa kadaluarsa tiga bulan. Memaksa pelanggan datang dalam jangka waktu 3 bulan untuk mencicipi makanan di sana.

Nasi Goreng  bercitarasa Singapura
Jadi untuk pertama kali makan disana maka pelanggan membayar lebih Rp.15.000  rupiah dari harga makanan yang dibayar dan dibahasakan sebagai uang jaminan terhadap kartu. Belum lagi harga makanan yang mungkin tidak benar-benar pas dengan deposit yang dimiliki sehingga akan bersisa sedikit. Huuuaaa…ribetnya. 

Kalo kartunya dikembalikan uang Rp.15.000ku kembali nda ya? Nda bakal makan lagi di sana kecuali ditraktir sama orang ;p.
Images

Biang Roti Bernama Madre


Dia hanyalah ragi roti. Biang yang dirawat selama berpuluh-puluh tahun. Tersimpan dalam toples dan didinginkan dalam kulkas.Biang roti itu pun punya nama.Madre. Tapi ia bukan hanya sebuah tepung ragi yang terus diberi air dan diulengi tiap hari. Madre adalah sejarah. Sejarah tentang cinta dan perjuangan yang tak mulus. Sejarah tentang cita rasa yang terus dijaga untuk menghasilkan sebuah roti yang berbeda. Roti klasik yang ketika dimakan tak hanya meninggalkan jejak rasa di lidah tapi juga dalam benak dan hati.

Madre adalah buku kumpulan cerita yang diterbitkan oleh Dewi Lestari yang akrab disapa Dee. Ini adalah buku kumpulan ceritanya yang ketiga setelah Filosofi Kopi dan Rectoverso. Buku ini berisi 13 cerita dan prosa. Cerita Madre menjadi cerpen utama dalam kumpulan cerita ini.Beberapa tulisan adalah refleksi pribadi Dee tentag kehidupan, semisalnya tulisan untuk Atisha yang kala itu masih dalam kandungannya. Tentang ulang tahun seseorang dan juga tulisan refleksinya di hari pahlawan.

Dibanding FIlosofi Kopi, Madre hanya memiliki sedikit cerita pendek. Hanya ada empat tulisan yang memiliki alur cerita diantara Madre, Have U Ever?, Guruji, dan Menunggu layang-layang. SIsanya adalah prosa-prosa pendek serupa puisi yang maknanya perlu diselami lebih dalam. 

Reinkarnasi cukup sering dijadikan Dee sebagai tema cerita. Ini bisa dibaca pada cerita Have u Ever? Dan Guruji. Namun keahliannya dalam meramu cinta yang begitu dahsyat ada pada dua cerpen yang menurutku paling baik di buku ini. Yaitu Madre dan Menunggu Layang-layang. Dua cerita yang ketika selesai aku baca membuatku tersenyum dan bergumam “Ah Cinta…:)"

Membaca  Madre tak hanya membuatku ngiler untuk memakan roti, namun juga seperti menjadi adonan roti itu sendiri yang dibuat dari ragi bernama cinta.(*)
Images

How To Forget Someone

Bagaimana melupakan orang yang membekas di hatimu? Ingatan adalah semua benda tajam yang ada di dunia. Tapi jadilah batu agar ia menjadi tumpul. Seberapa pun kuat ia menebasmu, kau tak bergeming. Beberapa hal menjadi pilihan untuk lupa akan seseorang. Yang paling sering diminta oleh para galauers adalah satu karunia Tuhan bernama "Amnesia". Tapi takkan pernah kamu sengaja membenturkan kepalamu ke tembok hanya untuk lupa. Paling-paling kamu berharap jatuh dari tangga, kecelakaan kendaraan hingga kamu amnesia. Atau mengandaikan diri seperti di film-film drama yang terkena penyakit Alzheimer (Amnesia akut). Atau yang paling hebat kamu mengandaikan sebuah penyalur jasa penggunting neutron yang mengingatkanmu padanya. Yang pasti semua itu hanya ada dalam imajinasimu saja. Kamu tetap akan ingat seberapapun kuatnya kamu lupa. (Mungkin) langkah-langkah ini bisa membantu melupakan seseorang.

1. Blok segala hal tentangnya di jejaring sosial
Di zaman internet seperti ini, yakinlah bahwa hampir tiap orang memiliki jejaring sosial di internet. Paling minim ya fesbuk. Dan tentu saja kamu pastinya berteman dengannya. Unfriend kalo perlu di blokir agar tidak terlihat lagi di beranda fesbukmu. Paling susah adalah ketika ia tidak mensetting akunnya hanya untuk teman. Karena meskipun kamu sudah di-unfriend, sesekali kamu masih bisa mengintip akunnya.Mengetahui apa saja aktivitasnya. Dan yakinlah kamu rindu untuk tahu apa yang dia lakukan. Sekalipun kamu menjadi mata-mata. Jadi saran saya adalah ketahuilah terlebih dahulu settingan akun sosialnya. Baru memblokir atau unfriend. Dan kuatkan hati sebelum melakukannya. Ini perlu!!!!

2. Buat sesuatu untuk mengucapkan selamat tinggal
Mengucapkan selamat tinggal itu rasanya perlu. Sebagai penanda buat hati bahwa mulai detik ini kamu akan berusaha mati-matian membuatnya menjadi sesuatu yang biasa. Bukan lagi menjadi sesuatu yang begitu istimewa di hati. Jika kamu suka menulis buatkan ia cerita. Jika kamu suka fotografi, buatkan ia cerita foto. Ungkapkan segala hal yang selama ini ada dalam benakmu. Jika kamu mencintainya, bilang. Dan kamu yakinkan diri bahwa setelah ini kamu akan baik-baik saja tanpanya karena hidup berjalan terus. Jika kamu tidak bisa lupa, maka ia pun perlu menyimpan sesuatu yang mampu membuatnya mengingatmu. Tak peduli kelak ia akan membuangnya atau tidak, terserah. Anggap ini sebagai kalimat-kalimat terakhir yang perlu kamu ucapkan sebelum menarik jarak. 

3. Buang segala hal tentangnnya
Jika ia pernah memberimu sesuatu. Simpan ia di tempat-tempat yang tidak terjangkau.  Kalo perlu kirim keluar angkasa. Tapi pada beberapa orang masih menyimpan barang yang bisa dipakai. Ngapain dibuang kalo bisa dipakai. Semisalnnya sepatu, tas, atau handphone :p. Foto, tulisan, dan segala hal tentangnya buatkan di folder tertentu dan simpan di email yang passwordnya susah diingat.Jangan dengar lagu yang mampu mengingatkanmu dengannya. Jangan ke tempat yang memiliki kenangan dengannya.  Kalo kamu punya catatan harian tentangnya, robek atau bakar. Meski ia kelak bisa menjadi pintu ajaibmu untuk pulang ke kenangan itu ketika waktu telah menyembuhkan tapi untuk sekarang, kubur ia di dalam tanah. Saat ini kamu butuh lupa. 

4. Buat perencanaan masa depan
Buat perencanaan masa depanmu. Apa visi dan misimu. Apa targetmu beberapa bulan dan tahun ke depan.Lakukan hal-hal kongkret untuk membuatnya menjadi nyata.Dan yakinkan pada dirimu bahwa jika kelak kamu bertemu lagi dengannya hidupmu telah lebih baik dan ia menyesal tidak memilikimu.

5. Bersikap tegar dan kuat
Jika hanya kamu yang berniat lupa, maka pastinya hanya kamu yang akan berusaha lupa. Ia bisa saja tetap berusaha menghubungimu. Stay cool. Bukan jamannya untuk tiba-tiba menghilang dari bumi. Ketika ia menyapamu lewat email atau sms atau tiba-tiba datang ke rumahmu bersikap tegar dan kuatlah. Meski setelah itu kamu harus kembali ke nol untuk memulai melupakan lagi. Yakinkan pada dirimu bahwa ketika ia mampu lupa akan dirimu, maka kamu pun bisa melakukan hal yang sama.

6. Carilah rutinitas
Rutinitas mampu membuatmu lupa. Kerja atau belajar dari pagi sampai sore mampu menyita semua tenagamu dan membuatmu lelah. Sehingga untuk berpikir tentangnya pun susah.

7. Lakukan perjalanan
Ala-ala Eat Love And Pray. Jalan-jalan bisa membuatmu bahagia. Tapi ini butuh biaya sangat besar. Bersyukurlah jika kamu orang kaya.

8. Jangan berada ditempat sepi
Karena pastinya bisa membuatmu selalu mengingatnya, nanti juga takutnya kesambet setan. Berbaurlah bersama teman-temanmu. Teman-teman adalah anugerah paling indah saat kamu kesepian dan sakit hati.

So far...kamu masih mengingatnya???Jika jawabnya "IYA", lanjut ke nomor berikutnya

9. Belilah boneka voodoo dan jarum
Ini untuk membuatnya tidak lupa akan dirimu dan terus terngiang-ngiang akan dirimu. Jika kamu menderita, dia pun harus menderita...Hihihihihihihi (tawa nenek sihir).

10. Jika nomor 9 terlalu jahat, maka rapalkan kutukan
Tidak perlu boneka voodoo dan jarum, tapi cukup manjur. Kutukan (apalagi dari seorang perempuan) biasanya sangat mujarab bagi laki-laki. Entahlah kalo kutukan laki-laki terhadap perempuan. Kutuk ia agar tetap mengingatmu dalam segala suka dan duka.

11. Jika itu juga jahat, Maka berdoa-lah pada Tuhan
Tidak memilikinya mungkin karena ia tidaklah begitu baik untukmu. Membuatmu juga sadar bahwa cinta antar orang adalah fana dan satu-satu cinta yang abadi adalah pada Tuhan. 

Semoga bermanfaaat...:)
Postingan ini hanya untuk lucu-lucuan buat bagian yang lucu dan bisa diimplementasikan jika masuk di akal. Selamat melupakan #kissesandhugs

Images

Sleeping Child


The milky way upon the
Heavens
Is twinkling just for you
And mr. moon he came by
To say goodnight to you
I’ll sing for you i’ll
Sing for mother
We’re praying for the world
And for the people everywhere
Gonna show them all we care
Chorus:
Oh my sleeping child the world’s so wild
But you’ve build your own paradise
That’s one reason why I’ll cover you sleeping child
If all the people around
The world
They had a mind like yours
We’d have no fighting and no wars
There would be lasting peace on earth
If all the kings and all
The leaders
Could see you here this way
They would hold the earth in their arms
They would learn to watch you play
Chorus:
Oh my sleeping child the world’s so wild
But you’ve build your own paradise
That’s one reason why I’ll cover you sleeping child
I’m gonna cover my
Sleeping child
Keep you away from the world so wild
Images

Kuliner Is A Journey

Karena sekarang saya telah naik derajat menjadi pengguna smartphone blackberry (meskipun jenis yang paling murah) maka saya memiliki kebiasaan baru. Memotret makanan-makanan atau minuman yang saya konsumsi di kafe atau restoran. Seperti kebanyakan orang-orang yang tidak punya kerjaan lantas mempostingnya di fesbuk. Menyenangkan mengabadikan gambar makanan dan minuman itu sebelum masuk ke perut dan diolah di dalam tubuh.

Karena kuliner saat ini adalah sebuah gaya hidup. Kuliner menjadi sebuah identitas. Dan kuliner menjadi sebuah perjalanan. Dan inilah perjalananku dengan beberapa menu yang ada di Makassar.

Kuliner di samping ini bernama Nasi sambal ikan teri. Bisa dinikmati di restoran Mama Ayam Goreng di Lantai 1 Mall Panakukang. Depan Lottemart.

Apa yang istimewa dari menu ini. Jawabnya Ikan Teri. Ikan teri kering yang ditumis bersama bumbu bawang merah dan bawang putih,diberi kecap dan kacang goreng.

Menu ini sebenarnya adalah menu rumahan. Mamaku semasa hidupnya sering buat ikan teri tumis seperti ini. Namun karena beliau sudah meninggal jadinya lauk ikan teri sudah tak lagi ada di rumah.

Di restoran ini, nasi ikan terinya disajikan bersama tumis kangkung dan ayam goreng. Sebenarnya tanpa ayam pun sudah enak. Namun, dengan harga Rp. 15.000/ porsi terlalu mahal hanya untuk menjual ikan teri kering. Menu ini mengobati kerinduanku terhadap masakan mamaku.

Kamu pencinta J.CO? Pastinya akrab dengan cemilan di samping ini. Yah, ini adalah yogurt dengan 4 tambahan aksesoris (Saya lupa istilahnya...wkwkwkwk). Yogurt adalah makanan hasil dari fermentasi susu. Bisa ditebak rasanya agak sedikit kecut.

Sepertinya saya agak tidak cocok dengan cemilan ini. Apalagi tambahan toppingnya ( akhirnya ingat juga) yang aku pilih rata-rata berasa kecut. Buah Strawberry, peach, dan entah buah kecut apalagi yang satu. Untungnya ada butiran-butiran coklat yang aku pilih sehingga rasa kecut yogurt bisa ditawar dengan manisnya coklat.

Untuk cemilan yang satu ini, dibandrol denga harga Rp. 25.000/ porsi. Toppingnya bisa dipilih dari yang tersedia di counter penjualnya. Buah, nata, hingga, biskuit, dan coklat. J.Co hadir di Mall Panakukang dan juga Mall Ratu Indah, Makassar.

Menu disamping ini saya kurang tau namanya. Bukan saya yang pesan. Yang pasti ini bukan es teler karena tidak ada cendol dan gula merahnya. Minuman di samping adalah campuran sirup merah, jelly rasa jeruk, susu putih, dan nata de coco.

Rotinya isi daging. Dengan baluran abon di atasnya. Lumayanlah untuk penganan kecil di sore hari. Menu ini tersedia di Cafe Layar, Mall Ratu Indah. Untuk harga saya tidak terlalu tahu. Mungkin jika punya uang Rp.30.000 sudah bisa memesan menu ini dan ada kembalianya buat naik pete-pete pulang ke rumah :D.

 Menu berikut adalah Sarabba dan Pangsit La Galigo. Pangsit La Galigo terkenal sudah sejak tahun 1970an. Rasa mie pangsitnya berbeda dengan mie pangsit tempat lain. Bening dan sangat gurih. Makan pangsit ini sambil minum Sarabba dan menunggui malam menjelang di lantai dua bagian outdoor restoran yang terletak di depan Rumah Sakit  Ibu dan Anak Chaterina Booth memberikan sisi romantisme tersendiri.

Rasa sarabba, minum khas dari sulawesi selatan yang dibuat dari jahe, santan, dan gula merah ini pas rasanya di lidah. Tidak terlalu manis, terasa hangat, dan takaran jahenya pun sangat pas. Untuk seporsi Mie pangsit dan secangkir sarabba, cukup menyediakan kocek kurang lebih Rp.35.000an. Jika ingin makan cemilan diluar yang ada di menu, sesekali ada orang yang menawarkan menjual snack. (Saya nda sempat coba membeli snacknya :p).

Minuman ini bernama Es Campur Abe (kalo nda salah). Restoran Abe ada di M-Tos, Mall Panakukang (atau Panakukang Square?) pokoknya dibagian jembatan yang menyambungkan Mall Panakukang dan Panakukang Square.

Nah isian dari minuman ini adalah es krim coklat, es serut kasar (Esnya sangat kasar,kayaknya nda cocok kalo dibilang es serut, es geprak cocoknya). Ada nata de coco, kacang merah, dan jagung manis :O. Baru nemu ada minuman dikasi jagung manis. Trus ada banyak lagi yang lain. Segelas harganya sekitar Rp. 15.000.
 Menu yang satu ini bisa ditemui di Solaria. Harganya Rp.20.000an. Seperti mie kering tapi juga beda. Mienya tidak kurus-kurus dan patah-patah. Tapi kering, keriting, dan bersatu. Saling terkait kiri kanan. Jadi menggumpal. Seperti mie instan pada umumnya. Tap renyah mienya enak dan tidak cepat melempem karena kuah. Disirami oleh kuah seperti kuah mie Titi dan irisan daging, bakso, wortel, dan sayuran hijau. 

Agak lupa nama sebenarnya dari menu ini. Tapi kalo kamu mengajakku ke Solaria dan mentraktirku aku bisa tunjukkan menu apa ini :D.
Es Cin Cau dan Milshake Oreo.Bisa dipesan di Woodsygab. Es Cin Cau harganya Rp.12.000. Ada Es krim strawberry, jelly rasa jeruk. nata de coco rasa jeruk, serta cin cau hitam yang segar. Serta Sirup dan susu. Sangat enak diminum siang-siang saat nongkrong di SPBU Racing Center depan gubernuran.

Milkshake Oreo. Perpaduan biskuit-biskuit oreo dan susu coklat yang di-mix sampe menjadi minuman. Enaknya ada tambahan potongan-potonga biskuit oreo yang tidak hancur. Makan Oreo sambil minum Oreo..hehehehe
Ini adalah Beef Burger di Woodsygab. Lumayan enak dengan harga Rp.25.000 (sudah dengan pajaknya). Ada salad, mayonese, daging, tomat, dan keju. Sepertinya lidahku lebih suka makan burger daripada pizza. Mungkin karena burger semacam roti daging yang berlapis-lapis. Saya benar-benar lebih doyan burger dari pizza. Jadi kalo mau mentraktirku sebaiknya burger saja :p.

Disandingkan dengan es teh yang cuma Rp. 4000 sangat enak menjadi penganan sore yang menyenangkan sambil menunggui live music di Woodsygab. Selamat jalan-jalan dalam cita rasa makanan. Kuliner is A Journey :).



Images

Trinity Naked Traveler # 3


Selalu iri setiap membaca tulisan-tulisan di blog trinity apalagi membacanya utuh dalam satu buku. Buku ketiga Trinity Naked Traveler baru saja diluncurkan. Sampulnya berwarna Orange menyala. Simpel seperti buku pertama dan kedua.

Tulisan-tulisannya pun yang berasal dari website Trinity. Jika sering mengikuti update terbaru di blog pribadinya maka tulisan-tulisan itu pula yang akan kau temukan di Trinity Naked Traveler #3. Beberapa tulisan telah saya baca di blognya. Namun ada juga tulisan-tulisan yang belum saya baca. Bedanya mungkin pada tulisan-tulisan yang tampil di blog tidak melalui proses editing sehingga sangat jujur. Sedangkan di buku ada beberapa bagian yang dihilangkan (mungkin mempertimbangkan kesopanan). 

Trinity selalu menyajikan hal-hal diluar kebiasan traveling yang sering ditemukan di berbagai buku dan majalah jalan-jalan. Ia bahkan memaparkan secara transparan pengalaman-pengalamannya baik yang sangat lucu, menyedihkan, hingga paling jorok sekalipun.

Saya paling suka ketika ia menuliskan tentang Toilet-toilet di China Daratan yang sangat jorok. Membacanya saja mampu membuat saya membayangkan betapa joroknya toilet-toilet itu. Mungkin lebih jorok dari toilet-toilet umum yang sering ditemui di terminal atau mungkin di kampus yang tidak terawat. Saya mengerjitkan hidung, mengerutkan dahi, dan hampir muntah membaca tulisan tersebut. Mungkin karena kesan jorok yang ditinggalkannya sehingga tulisan tersebut yang paling berkenang di buku Trinity Naked Traveler #3 ini.

Meski jarang melakukan traveling ( bahasa yang cukup halus untuk mengatakan hampir tidak pernah melakukan traveling), buku ini rasa-rasanya sudah mampu mengajak saya untuk ikut bertualang di berbagai tempat yang Trinity kunjungi dan juga dengan sukses membuat saya iri terhadap Trinity yang melakoni hobynya sebagai pekerjaan. Wuiiihhh…jadi mupeng :(.
Images

Diam

Diam...
Serupa jalan sunyi yang akan kutempuh
Karena tiap kompromi tak lagi jadi pilihan
Karena hati ini tak pernah sanggup lupa

Biarkan diam yang membungkam ingatan
Berkelebat ia dan ku tak hirau
Seperti waktu, biarkan diam menyembuhkan luka
Images

Tetap Di Sana

Aku menyukainya. Meski kadang ia membuatku sedih tanpa pernah mampu aku jelaskan padanya.Aku berhasil menempatkannya di sana.Berada di sana dan leluasa melihatnya meski ia tak mampu melihatku. Rasa-rasanya mengamati sosoknya dari kaca tembus pandang.Sedang dia tak mampu melihatku. Kupikir itu cukup adil buat kami. Aku mampu mengamatinya tanpa perlu ikut terlibat dalam lingkarannya. Selalu tak mampu aku menahan hasratku jika aku masuk dalam lingkarannya.Serupa lingkaran merlin yang mampu menyedot semua perhatianku.Tak mampu bergerak dan melawan.

Ia pun tampaknya tak keberatan dengan itu. Tak ada introgasi lebih lanjut dan desakan parah. Tak ada tanya serupa keinginan. untuk mencari tahu alasan. Apakah ia paham atau tidak,aku tak pernah tahu. Biarlah kami memendam alasan alasan itu dalam hati.

Menjadi serupa kelebat adalah yang ingin aku lakukan.Meski kadang aku sakaw oleh rindu untuk melihatnya. Setidaknya mengintip dari kaca kecil tembus pandang itu. Tak perlulah ia tahu serupa apa hati ini. Memandangnya dari jauh saja serupa penawar hati. Karena semua verbal telah menjadi serupa basa basi dan sekedar bertukar sapa.

Aku ingin dia tetap di sana. Di dinding tak tembus itu. Biarkan aku memandangmu dan tak perlu kau memandangku.Begitulah dunia yang kita jejaki semestinya.
Images

Jangan Memulai Rindu

Mencoba lupa adalah sebuah ujian. Ingatan serupa kutukan yang melekat dan tak mampu terlumpuhkan.Ia ada dibawah tempat tidurmu. Menjadi bayangan yang melesat sekilas di keramaian.Merajai mimpi-mimpimu saat malam.Membangunkanmu saat tertidur di tengah malam.Dan meninggalkan sesak yang begitu menyakitkan.Sendirian kamu harus bertahan.Meyakinkan dirimu bahwa kamu akan baik-baik saja meski matamu telah kering oleh air mata,meski nafasmu tersedat-sedat karena sisa tangismu yang sesegukan.

Dan ketika kamu telah mampu mengatasinya,tiba-tiba ia yang ingin kamu lupakan dengan begitu lugu menyapamu.Memberi senyum dan menanyakan kabar. Mengatakan rindu dalam bahasa yang hanya mampu kamu dan ia pahami. Ingatan-ingatan itu kembali menikam.Menancapkan jangkarnya lebih dalam di saraf otakmu. Jeratan ingatan itu serupa sulur-sulur tanaman membelit yang ketika kamu berusaha keras lupa maka ia akan membelitmu lebih kuat.

Jangan memulai rindu,kumohon. Aku tahu kamu takkan pernah paham rasa ini. Seperti kata teman lelaki lebih mudah lupa daripada perempuan. Tinggallah aku yang terkapar oleh rindu dan ingatan tentangmu serupa sie
mbilu.
Images

Jika Harry Potter Part 2 Tidak Tayang di Bioskop Indonesia

Gegap gempita dunia menanti episode terakhir film Harry Potter And The Deathly Hallow.Meski para penggemar penyihir bertanda luka petir di dahi ini telah habis untuk edisi bukunya, namun rasanya tetap deg-degan menanti bagaimana visualisasi film dari episode terakhir ini.Menanti final episode ini sama rasanya menanti launching bukunya yang harus inden jauh-jauh hari dan rela ngantri tengah malam,berjam-jam untukl mendapat buku dan tenggelam dalam ceritanya tanpa jeda makan dan minum.Selalu ada seni menunggui prosesi itu dan melewatkannya.Memicu adrenaline dan memuaskan diri jika berhasil menyelesaikannya.

Sama halnya dengan film.Aku pun rela mati-matian menunggu kapan tayang di bioskop-bioskop.Mengantri yang paling depan dan rela menunggu di bioskop untuk segera menontonnya.Pada film pertamanya,aku rela bolos sehari dari sekolah hanya untuk menonton film Harry Potter and Soccerer's Stone. Film kedua aku harus rela membayar lebih untuk pemutaran yang bukan paket nonton hemat karena ingin menonton film Harry Potter di posisi enak. Tidak pada depan layar dan mendongak. Film ketiga, aku melewatkannya nonton di bioskop. Satu hal yang aku sesalkan. Dari film ke empat hingga film ke enam aku rela ngantri hanya untuk mendapatkan tiketnya. Sedangkan film ke tujuh berusaha aku tonton dipemutaran perdananya di Indonesia yang saat itu diadakan oleh Cinemags dan Blitzmegaplex dengan mengikuti kuis.Namun sayang, aku kurang beruntung.Sehingga hanya berhasil nonton keesokan harinya meski harus menunggu berjam-jam di Metropole.

Aku bertumbuh bersama Harry Potter.Sejak kelas tiga SMP hingga saat ini saat usiaku hampir seperempat abad. Harry Potter banyak mempengaruhi caraku berpikir,berkhayal,dan menulis.Bahkan aku menempatkan JK.Rowling sebagai penulis yang berikutnya akan kutemui setelah bertemu Dewi Lestari. Jadi jika Harry Potter episode terakhir part 2 tidak tayang di Indonesia maka seperti ada yang hilang. Sensasi-sensasi menunggu, mengantri, dan menyaksikannya di layar lebar bioskop akan hilang. Sesuatu yang takkan berasa sama jika ditonton lewat televisi,dvd, atau hasil download.

Aku masih berharap film Harry Potter and Deathly Hallow part 2 bisa tayang di bioskop tanah air.Amin
Images

Dan Akhirnya

Dan akhirnya
Malaikat kecil itu beranjak terbang
Sayap kecilnya mengepak cepat
Rasanya perih sesaat
Tapi rasanya begitu melegakan
"Akan kubawa cinta ini pergi
Hingga akhirnya aku kembalikan padamu kelak"
Images

Pamit

Malam adalah saat dimana aku mampu merengkuhmu.Pada waktu terbatas antara mimpi dan realitas.Pada waktu sempit dimana aku melempar dadu dan mencari peluang apakah kamu di sana atau tidak.Mengetuk pintumu dan membiarkan aku masuk seperti kawan lama.Aku ingin menanyakan kabarmu, tapi selalu saja tak mampu terlihat lugu.Pada akhirnya kita hanya berbagi tentang cerita rekaan kita.Yang tak pernah benar_benar menginjak bumi.Mengambang di dunia antara mimpi dan khayalan.Sejatinya hanya itu yang kita miliki berdua.Meski aku meyakinkan diri bahwa ikatan ini lebih dari itu.Mampu sedikit lebih kuat.Tapi bumi terlalu kejam untuk aku pijak.Aku dan kamu hanyalah serupa roman picisan yang telah sering terjadi.Dan tak ada lagi isitimewa untuk menyimpannya serupa cerita Romeo dan Juliet
Aku pamit.Untuk semua hal yang pernah kita alami bersama.Untuk setiap detik yang selalu mengambang dalam ingatanku. Aku telah mencintaimu sepenuh hati hingga rasanya ini seperti membunuh jiwaku juga. Aku lelah terus memikirkanmu tanpa pernah yakin apakah aku terselip dalam pikiranmu meski sedetik saja.Aku lelah harus terus menangis tiap merindukanmu.Rindu yang tak pernah aku yakini kau rasakan sama. Aku lelah merapalkan kutukan-kutukan yang pada akhirnya aku tarik kembali karena tak ingin kau merasakan betapa sakitnya tak mampu lupa itu. Aku lelah ketika terbangun aku lebih dahulu mengingatmu daripada Tuhan. Aku lelah meminta pada Tuhan sebuah kemustahilan yang takkan pernah terkabulkan.

Aku menunggumu setiap saat.Membuka pintu untukmu.Menungguimu di sana.Tapi tak pernah sedikitpun kamu mengetuknya. Bahkan ketika aku telah menyalakan cahaya serupa mercusuar kamu tetap tak bergeming. Aku menyadari dirimu cukup realitis akan ikatan ini. Hanya saja aku yang tak mampu menerima bahwa realitas selalu berbanding terbalik dengan imajinasi. Aku harus keluar dari jerat ini dan kompromi konmpromi yang mungkin akan menyakitkan menjadi pilihan terakhir.

Aku ingin ini terakhir kalinya aku menangis untukmu.Terakhir kali aku merindukanmu.Menjadi waktu terakhir aku menyapamu dan berkata "semoga kita baik-baik saja". Aku tak pernah yakin itu.Butuh waktu untuk menyembuhkan luka dan luka selalu meninggalkan bekas parut yang tak pernah terhapus.Kau menandaiku dengan itu. Tanda yang tak kasat mata tapi mampu raba dalam hati. Aku menyerah. Aku terlalu mencintaimu hingga tak mampu melupakanmu.

Aku ingin menutup bab tentangmu. Halamanku masih banyak yang kosong dan takkan mungkin aku isi haya dengan memikirkanmu saja. Dirimu takkan menjamin bukan halaman-halaman kosongmu akan terisi olehku?Jadi jangan bertanya mengapa jika kelak kompromi ini tak masuk dalam akalmu. Seperti inilah caraku. Kompromi ini cukup menyakitkan untukku.Jadi kupikir kita cukup impas dengan semuanya.

Aku benar-benar lelah. Pipiku telah liat oleh air mata. Aku tak ingin terbangun dengan mata bengkak yang mampu mengingatkanku pada perihnya jalan untuk melupakanmu. Aku tak pernah mampu melupakanmu. Jadi kupikir ini cukup baik buatku, buatmu agar mampu menarik jarak.Medan magnetmu terlalu kuat hingga membuatku luka.Aku harus berhenti agar aku tak mati.

Kita tak berpisah hanya saja jalan yang kita tempuh berbeda. Jika kau percaya bumi ini bulat, maka kelak kita akan bertemu pada sebuah masa.Jika tidak, biarkan waktu membuat kita bertemu lagi. Aku tak pernah tahu seberapa banyak surga yang dibuay oleh Tuhan, tapi aku yakin kita memikirkan surga yang sama.Jika aku lebih dahulu di sana, aku akan menunggumu...
Images

Di Keramaian

Dalam keramaian aku menjadi lupa
Sepi mendatangkan ingat yang menikam
Maka biarkan keramaian membunuh ingatan
Agar aku tetap lupa
Images

Iridescent

When you were standing in the wake of devastation
when you were waiting on the edge of the unknown
with the cataclysm raining down, insides crying save me now
you were there and possibly alone.

Do you feel cold and lost in desperation
you build up hope, but failure's all you've known
remember all the sadness and frustration
and let it go, let it go.

And in the burst of light that blinded every angel
as if the sky had blown the heavens into stars
you felt the gravity of temper grace falling into empty space
no one there to catch you in their arms


Do you feel cold and lost in desperation
you build up hope, but failure's all you've known
remember all the sadness and frustration
and let it go, let it go. 

Lagu milik Linkin Park ini sudah lama aku dengar. Masuk dalam playlist handphoneku. Kalo sedih dan dengar lagu ini, rasanya seperti ingin nangis bombay. Tapi mendengar lagu ini juga bikin hati jadi lega. Aku suka bagian  reff-nya. 

Do you feel cold and lost in desperation
you build up hope, but failure's all you've known
remember all the sadness and frustration
and let it go, let it go. 

Membuatku kembali tersenyum dan memperoleh energi baru. Seperti mengeluarkan segala sampah yang ada di jiwa dan mengisinya dengan rasa dan energi positif yang baru. Aku mendengar lagu ini tadi di metro TV di acara ShowBuzz. Ternyata lagu ini jadi soundtrack film Transformer 3. 

Ternyata Iridescent artinya warna warni. Kupikir judul itu cocok. Karena  mendengar lagu ini benar-benar mampu menciptakan banyak warna ketika aku mendengarnya. 

Dengarkanlah...(*)
Images

Balada Kain Ungu

Sumber : lelosusilo.wordpress.com
Semalam tidurku tidak nyenyak. Suhu kamar yang tidak stabil membuatku harus bolak balik di tempat tidur. Menahan pegalnya jemari yang sepertinya butuh dipijat. Mungkin ini cikal bakal penyakir rematik jika tua nanti. Ah, Aku tak ingin memikirkan yang belum terjadi. Hidup adalah hari ini.

Pukul empat subuh entah lewat berapa. Mungkin sudah hampir jam 5. Kulirik Handphoneku. Jika saja ada yang nyasar di sana. Mengaktifkan semua jejaring sosial. Siapa tahu saja ada yang senasib denganku terkena insomnia dan tak bisa tidur, cukup menyenangkan mengalihkan kantuk dengan sibuk di dunia maya.Tanpa harus bengong sampai mata tertutup kembali.

Ada SMS nyasar subuh-subuh. Membuatku yang tetap ingin tertidur harus membuka mata dan membacanya lebih jelas. Nomornya tak terdaftar di phonebookku. Tapi dari isi pesannya aku langsung tahu siapa pengirimnya. Tukang jahit. Tukang jahit yang kutitipi kain warna ungu buat nikahan teman. Oh, Tuhan...Ada apa dengan kain itu. Ini sudah tanggal 5, dan pernikahannya tanggal 9 malam. Segala hal berkecamuk dipikiranku. Mulai dari hal-hal yang bisa membuatku tidak hadir ke pesta, meminjam baju dengan warna senada, sampai meminjam peri baik hati milik Cinderella. Mungkin saja ia berbaik hati menyulap kain ungu itu menjadi sebuah gaun semalam saja. Tak sampai jam 12 malam pun tak apa-apa.

Tapi sekali lagi, hidup itu adalah hari ini. Dan semua kemungkinan di atas tercoret dari kepalaku. Satu-satunya hal yang ada realistis yang bisa aku lakukan adalah mendatangi penjahitnya. Darahku sudah mendidih sampai otak. 212 derajat Fahrenhait. Sudah bisa memunculkan kapak milik Wiro Sableng.

Aku dan tukang jahit ini sebenarnya baru kenalan. Akhir Juni kemarin aku menemukan tempat operasinya di pinggir jalan. Tak punya alternatif lain lagi untuk memilih tukang jahit maka aku pun menjatuhkan pilihan padanya. Aku tipe orang yang tidak terlalu menuntut. Modelnya pun terserah. Asal nanti tampak pas saat aku pakai. Aku tak perlu tahu bagaimana kualitas jahitannya. Aku hanya butuh baju itu bisa dipakai pada hari H. Sebenarnya aku adalah tipe konsumen yang tidak neko-neko. 
Aku pun menitipkan kain ungu itu padanya. Dan tak lagi pusing karenanya. Aku pikir kain itu telah berada di tangan yang tepat. Tangan penjahit. Bukan tangan seorang tukang masak apalagi penjual daging. Hingga dini hari tadi sang bapak mengirimiku pesan dan mengatakan "Maaf saya lupa model yang kemarin ibu mau". Huaaaaaaaa.....Dunia rasanya kena musibah. Mayday mayday mayday. Facebook dan twitter menjadi tempatku curhat. Oh, Gusti Allah tolonglah hambaMu ini....Kalau Darma mengatakan bahwa penolakan atas kesediaan tukang jahit ketika pelanggan membawa kainnya itu berada diurutan kedua setelah penolakan cinta dari seseorang, maka bagiku pengkhianatan tukang jahit dari perjanjiannya untuk menyelesaikan pesanan jahitan tepat waktu lebih kejam daripada perselingkuhan seorang pacar.
Sumber : greatnorthernweaving.com

Kubalas pesan itu. "Jadi gimana, pak?". Kemudian kutulis lagi pesan yang lebih memelas " Waaah, pak saya butuh bajunya. Pestanya sebentar lagi. Tolong diusahakan ya pak. Nanti pagi saya bawa gambarnya ke tempat bapak". Belum juga di balasnya. Pukul 06.30, aku berinisiatif menelponnya. Dia menjawab dengan suara parau dan tampaknya belum bangun. Waduh, sepertinya aku mengganggu tidurnya. Tapi, aku tetap harus ngotot. Kalo dia tidak profesional sebagai penyedia jasa, maka aku yang harus profesional sebagai konsumen yang menuntut hak.
Dan pagi ini aku harus menempuh jarak Sudiang-pintu 1 Unhas hanya untuk memprint model baju yang kuinginkan. Menikmati dinginnya pagi yang belum tercampur hangatnya matahari. Terbuai di pete-pete yang membuat ngantuk. Memperhatikan orang-orang yang bergegas ke kantor dan menggerakkan semua inderanya memulai hari. 

Untungnya di tempat tukang jahit itu aku tak perlu mengeluarkan aura negatifku. Bapaknya dengan legowo mau menerima model pakaianku dan berjanji menyelesaikannya tanggal 7 nanti. Pesan moral dari kejadian ini adalah selain memasak, menjahit adalah salah satu skill yang perlu dimiliki. Sayangnya aku hanya punya satu skill, menulis di blog. Itu pun masih amatiran. Ckckckckckck.(*)

Images

Menutup Pintumu

Tak pernah bermaksud melupakanmu. Dirimu selalu ada di benak kapanpun itu. Ketika aku akan terlelap. Ketika aku terbangun. Bahkan dalam ruang bawah sadarku engkau selalu ada. Selalu kuinginkan untuk tahu keadaanmu. Apa yang kamu lakukan. Apa yang kamu rasa. Dan Apa yang kamu pikirkan. Aku tak berharap ada aku di sana dalam benakmu ketika kamu melewatkan hari ini. Aku selalu tahu aku tak punya ruang di sana. 

Aku membuka pintu-pintu dan semua celah yang mampu kau tengok dan menemukanku di sana. Tapi aku tahu kamu takkan pernah mau masuk jika aku tak mengundangmu. Dan aku pun takkan pernah mau mengundangmu. Jadinya aku hanya membuka pintu. Duduk di ruang tamu dan melihatmu dalam benakku bahwa kamu di sana dalam samar tertelan gelap. Dan tak pernah berniat masuk kecuali aku datang menemuimu di depan pintu rumahmu. Mengetuknya dan menarikmu masuk ke ruang tamu rumahku dan bercakap-cakap.

Tahukah kamu pintu-pintu itu tak pernah aku kunci. Bahkan jika kau jeli aku selalu membukanya bukan untuk siapa-siapa tapi untukmu. Seperti serupa undangan diam-diam yang mungkin kamu baca tapi tak pernah kamu iyakan untuk hadiri.

Aku tak pernah bermaksud melupakanmu. Tapi aku harus terus berjalan sebagaimana dirimu yang terus berjalan. Hidup tak berakhir di sini dan menunggumu untuk datang bertamu. Banyak pintu lain yang perlu aku buka.Orang-orang yang mungkin datang bertamu dan berbagi cerita.

Pintu-pintu milikmu mungkin akan segera kutembok. Menutupi jalan yang ada di sana. Menanaminya dengan belukar yang rimbun. Menutupi jejaknya tentang pintu dan jalan yang aku sediakan untukmu.Aku tak melupakanmu, hanya saja menutup ruang-ruang ingatanku agar engkau tak lagi berjingkrak dengan bebasnya di sana.

Tahukah kamu, perpisahan itu tak ada. Hanya saja jalan yang kita tempuh yang berbeda. Aku ke barat dan mungkin kamu ke timur. Entah kelak waktu mempertemukan kita di mana.