Images

semua bermula dan akan berakhir

final itu telah dimulai. bergelut dengan huruf dan kata yang harus terangkai secara sitematis. mempelajari teori dan berbagai hal lainnya. dihantui nilai yang mungkin pada ancur.

ingin rasanya ini segera berakhir.dwi ingin memulai hal baru.memulai menata lagi sebuah imaji indah. meretasnya kembali dari puing-puing yang tak sempat di bangun di masa lalu.

dwi ingin kembali merenung. melihat enam bulan lalu yang sempat pula aku imajikan dengan sangat indah. mencari alasan mengapa imaji itu tak jadi nyata.

tak ada salahnya kembali bermimpi. mimpi adalah sebuah jalan untuk mencari tempat yang sesungguhnya.
Images

untukmu

Untuk mu, seseorang yang menggugah setiap rasa dan imaji.....

Kau hadir dalam tiap detikku, bermain dengan banyak fantasi di benakku

Kau yang selalu mengisi tiap kekosongan jiwa...

Melafalkan namamu seperti terapi kala sendiriku

Pernahkah kau tahu hati ini...

Kau selalu merasa bahwa rasa ini hanya main-main

Kenapa tak menebak sendiri,

Kenapa tak kau temukan jawab itu dihatimu

Membiarkan tangan itu menggenggam jari ini

Membiarkan lengan itu merangkul bahu ini, apa itu tak cukup

Membiarkan setiap rasa menari-nari dalam warnanya sendiri

Aku terlalu lelah...mungkin aku yang salah

Mungkin ada baiknya, kita banyak-banyak berdiam diri

Merenungkan kembali tentang semua ini

Apa betul tak ada yang salah selama ini

Mungkin ada hal yang tak ku mengerti

Setiap kata yang keluarkan hari ini menusuk tajam hingga ke jantung

Sakit sekali rasanya...aku seperti perempuan semua orang

Aku sudah merasa sangat rendah...

Harus menuruti setiap hal... tersakiti lagi untuk kesekian kalinya

Kenapa hanya kau yang selalu mendatangkan rasa ini

Selalu membuat mata ini berair...sakit sekali rasanya

Seperti tertikam, dan kau masih belum mengerti

bahwa aku tak ingin mengakuinya...

tidak pernah...karena ia tak untuk dikatakan

Ia hanya untuk dirasakan...

Maaf tak bisa menemui lagi, semua kaset itu akan kembali

Tapi takkan ada lagi sua...ya...sudah saatnya mengakhiri segalanya

Tapi kan kubiarkan semua ini terekam rapi di otakku

Bahwa kau pernah ada dan mengisi banyak ceria dan tangis dalam sejarahku

(Buat seseorang yang selalu membuatku perih ketika mencinta

Ketika kita memulai belajar menyulam rasa tentang cinta

Kali pertama kita bertengkar dan aku tersakiti)

Images

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku.

Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap.

Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu.

Suatu imaji yang indah….sangat indah. Namun selalu membuatku gamang. Akankah seindah ia, sang ideal itu dalam realitas cinta kita.aku pun kadang ragu, akan kah kita seindah imaji yang telah ku buat.

Telah banyak hal yang kita lalu bersama. Telah banyak getar yang tercipta dari tiap sentuhan. Aku masih ingat sentuhan pertama kita, tanganmu menggenggam tanganku. Rasanya seperti reaksi kimia. Sangat indah. Saat itu aku selalu berharap agar ujung jalan itu tak tberakhir, dan kita tak sampai ditujuan. Agar tanganmu terus memngenggam tanganku. Getar itu tumbuh terus ditiap hari kita.

Setiap getar yang lahir, akan hilang getar yang lain. Seperti yang aku rasa. Aku takut ketika kita berada dipuncak getar itu, kita tak lagi menemukan rekasi kimia yang begitu indah. Tak ada lagi rasa bahagia yang meledak dalam jiwa. Aku ragu, aku ingin kamu menjawabnya.

Namun, tak ada jawab darimu. Imajiku yang lain menjawabnya. Bahwa getar itu tidak menghilang. Ia ada dan bertumbuh menjadi pohon cinta antara kita. Ia ada dan mengekal dalam bahasa cinta kita. Bahasa tatap, sentuhan, dan bahasa kasih.

Kau tak sekadar hanya getar. Namun, kau telah menyusup dalam emosi di jiwaku. Kau akan selalu menghadirkan rasa tentang cinta. Tentang tempat kembali yang menyenangkan.

Aku berimaji, suatu saat nanti, jika kau pulang dari petualanganmu tentang dunia. Kau akan berkata “sekarang aku berada ditempat dimana seharusnya aku berada”.menggenggam jariku dan berkata “ jemari ini yang akan merawatku ketika aku lelah dan rapuh. Menemaniku dan menjagaku hingga rambutku memutih. Jemari ini yang akan merawat, membesarkan, dan mendidik anak-anakku nanti. Jemari ini akan memberi sentuhan hangat dan rasa nyaman dari penatnya hidup”.

Aku selalu bermimpi. Dan kali ini pun aku bermimpi. Berimaji tentangmu merupakan suatu bahagia yang indah. Sewktu kecil dulu, aku pernah membuat daftar mimpi yang harus aku gapai.

Aku telah setengah jalan mewujudkannya. Dulu aku pernah berimaji tentang pangeran. Namun pangeran dalam imajiku berbeda dengan pangeran di semua cerita dongeng. Ia sosok yang sangat ideal dalam benakku. Yang selalu menemaniku ketika aku bingung dan galau. Pangeran itu menjadi salah satu dalam daftar mimpiku.

Dan sekarang, aku telah menemukannya. Ia adalah dirimu. Pangeran yang akan menemaniku dalam kisah indahku. Kau adalah mimpi yang tergapai. Kau adalah fantasi yang tak sebatas di teras imajiku.

Kau terpilih untuk menemaniku mewujudkan mimpiku yang lain. Dan kita akan sama-sama berimaji. Merajut mimpi-mimpi kita dan bersama menggapainya. menjadi teman jiwaku melakoni sebuah dongeng tentang kisah cinta yang paling indah. Mengalahkan dongeng masa kecil tentang putri cantik dan pangeran tampan. Karena dongeng ini adalah kisah kita.

kamar no.9

(minggu, 29 april 2007- saat jarum jam menunjuk angka 4 lewat 7 menit)