Images

Mekar Tulip di Setiap Musim


 
       (Sumber foto : http://www.ask.com/home-garden)

PADA mulanya, saya mengenal Ron Van Kempen. Ia berkebangsaan Belanda. Ia adalah kawan sesama penggemar kartu pos. Kami sama-sama tergabung di Post Crossing, wadah penggemar kartu pos yang saling berkirim kartu dari berbagai penjuru dunia. Sungguh menyenangkan saat mengetahui kalau dirinya lahir di Surabaya. Kami bisa diskusi banyak hal, di luar topik tentang kartu pos.
            Ia berkisah tentang keluarganya yang ditawan di Solo, pada masa perang dunia kedua. Setelah itu dipindahkan ke Semarang. Ketika perang usai, ia pindah ke Makassar. Tujuh tahun kemudian ia kembali ke Surabaya, lalu kembali ke Belanda. Pengalaman bertahun-tahun di Indonesia membuatnya fasih berbahasa Indonesia. Demi merawat kenangan, setiap tahun ia berkunjung ke Indonesia bersama anak istrinya. Indonesia adalah rumah kedua untuknya.
            Ketika saya menghubunginya via email beberapa waktu lalu untuk berdiskusi tentang teknologi di Belanda, ia mengenalkan saya pada anaknya. Kenneth. Saya akhirnya memiliki sahabat baru di Belanda. Di usai yang masih terbilang muda, Kenneth sangat tertarik pada dunia musik. Ia mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang musik di Dublin, Irlandia.
            Suatu hari Kenneth, bercerita tentang bunga-bunga tulip yang selalu bermekaran sepanjang tahun. Mulanya saya tak percaya. Seingat saya, di negara-negara yang memiliki empat musim, tanaman hanya tumbuh pada musim tertentu. Tapi Kenneth memberikan informasi menarik bahwa tulip bisa tumbuh sepanjang tahun jika ditanam dengan menggunakan teknik hidroponik.
            Saya menemukan sisi lain darinya. Ia tak hanya menggemari musik, melainkan juga menyenangi hidroponik. Ternyata, ia pun bekerja di bidang teknologi hidroponik. “Saya seorang vegetarian dan saya memberi perhatian kepada metode terbaru di bidang Hidroponik. When i researching this subject I found that Holland is the front runner of this new way of agriculture”, jelasnya.
            Saya akhirnya banyak belajar padanya. Meskipun latar belakang pendidikan saya tak terkait dengan pertanian, saya sangat tertarik dengan tema lingkungan hidup. Bagi saya, tumbuhan ibarat ibu yang setia menyapih semua anak-anaknya. Ia mesti diperlakukan dengan hati-hati sebab akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. Tugas kita adalah menemukan berbagai cara dan inovasi untuk memuliakan tanaman sehingga bisa memberi manfaat bagi setiap generasi. Salah satu inovasi itu adalah hidroponik.

Oldies but Goodies

            Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman  memanfaatkan air  tanpa menggunakan tanah (soiless). Teknik ini menekankan pada pemenuhan nutrisi tanaman.  Sebenarnya, teknik menanam ini sudah diperkenalkan pada tahun 1929 oleh  William Frederick Gericke dari Universitas California di Berkeley. Meski sudah dikenal sejak puluhan tahun silam, teknik ini dianggap sebagai solusi terbaik untuk budidaya pada lahan sempit dan urban farming karena tak bergantung pada tanah. Ia pun bisa dibudidayakan di rumah kaca dan pertanian luar ruang. Di Belanda, hidroponik menjadi primadona.
            Musim dingin yang ekstrim, cuaca beku, hingga kurangnya cahaya matahari menjadikan sistem tanam ini digemari oleh para petani. Petani tidak lagi bergantung pada musim. Hidroponik dapat dilakukan di rumah-rumah kaca, dengan pengaturan cahaya dan perawatan yang baik sehingga mampu memproduksi hasil pertanian sepanjang tahun. Namun, alasan yang paling utama mengapa Belanda memiliki teknologi hidroponik paling maju adalah karena selama ratusan tahun budidaya tanaman dengan tanah menyebabkan erosi tanah, yang berdampak pada meningkatnya beberapa jenis  penyakit tanaman di dalam tanah.
            Di tahun 1970-an, teknologi pertanian Belanda lebih memusatkan kepada teknik hidroponik karena lebih aman, bebas hama, dan lebih menguntungkan. Berbagai macam produk pertanian Belanda yang diekspor mulai dari paprika, tomat, selada, hingga bunga tulip dihasilkan melalui metode ini.
            Sebagai negara yang paling terdepan memanfaatkan teknologi hidroponik, pemerintah Belanda melakukan berbagai penelitian untuk peningkatan teknologi di bidang ini.  Penelitian terbaru dilakukan oleh Botman Hydroponic, sebuah lembaga yang memusatkan perhatiannya pada hidroponik mengembangkan teknik hidroponik yang mampu menghasilkan tanaman dengan kualitas lebih baik, mencegah terjadinya jamur dan kerusakan daun akibat percikan air hujan yang bisa menyembabkan microdochium panattonianum atau daun menghitam dan berlubang.  Teknik ini juga memisahkan air hujan dengan air bernutrisi yang digunakan sebagai media tumbuh tanaman.
           
           
(Sumber foto : http://www.botmanhydroponics.com/en/system/photos-videos/)
            Teknik ini menggunakan wadah styrofoam yang mengapung di atas air nutrisi. Wadah yang digunakan adalah plastik apung Styropor.  Menanam dengan wadah ini cukup umum dilakukan. Hanya saja, teknik ini membuat kuman cepat menyebar, serta tidak mampu mencegah hama.
            Jon Botman dari Botman Hydroponik berhasil menemukan solusinya. Ia menggunakan wadah styrofoam dengan ukuran 1 meter persegi kali 1 meter persegi. Pada styrofoam itu terdapat bagian yang menonjol serupa pot-pot kecil yang berlubang. Tahap pertama, benih dikembangbiakkan dalam wadah tanam yang terbuat dari sabut kelapa dan disimpan pada wadah tertutup. Ketika tunas tumbuh, tahap berikutnya adalah memindahkan bibit ke bak tanam di atas tikar karet yang memiliki 100 lubang /m2. Setiap lubang terpasang dengan cangkir. Bentuk cangkir-cangkir ini memastikan akan tempat tumbuh benih yang berupa sabut kelapa yang hanya menyentuh air nutrisi. Tahap ketiga ketika akar tanaman sudah memanjang,  tanaman dipindahkan ke Styrofoam apung untuk bertumbuh hingga masa panen.
            Teknologi ini memisahkan air hujan dengan air bernutrisi karena wadah styrofoam benar-benar menutupi kolam air nutrisi yang menjadi media tanam hidroponik. Air hujan  yang tertampung mengalir ke bak penampung yang sudah disediakan. Sistem drainase ini membantu menghemat air. Air tadahan hujan pun   bisa digunakan juga untuk media tanam yang lain.

Saling Dukung

            Kenneth menjelaskan bahwa pemerintah Belanda memberi perhatian yang sangat besar pada sistem budidaya hidroponik ini.  Pemerintah memberi dukungan kepada para petani dan peneliti untuk melakukan pengembangan teknik hidroponik, penelitian nutrisi untuk tiap tanaman, dan pada tahap pertumbuhannya. Peneliti bekerja bersama petani, mendiskusi masalah, dan menawarkan bantuan jika mereka butuhkan. Jika petani menemukan masalah, maka sangat gampang untuk menghubungi para peneliti untuk sama-sama menemukan solusinya.
           
(Sumber foto : http://www.botmanhydroponics.com/en/system/photos-videos/)
           
            “It’s so easy to find green house in Dutch and the owner is farmers”, kata Kenneth. Meski dikelola oleh petani namun  peralatan kontrolnya sangat canggih. Mulai dari pengontrolan nutrisi air di wadah tanam, sistem pencahayaan tanaman, hingga sistem pengolahan lingkungan.
            Yang menakjubkan dari teknik ini adalah upaya untuk menjaga agar tanaman bisa tumbuh di setiap musim. Melalui hidroponik, masyarakat Belanda bisa memastikan semua tanaman tetap bisa tumbuh dan memberikan manfaat kepada manusia, tanpa mengenal musim. Melalui inovasi ini, bunga-bunga tulip bisa terus bermekaran sepanjang tahun, dan memberikan nuansa bahagia pada mereka yang menyaksikannya.
            Menurut Kenneth, rahasia dari tulip-tulip bermekaran serta kemajuan di bidang hidroponik terletak pada harmoni antara pemerintah dan petani yang seiring-sejalan untuk menghasilkan produksi pertanian dengan kualitas terbaik. Petani mengembangkan produksi pertanian, dan pemerintah menyediakan berbagai fasilitas dan asistensi di bidang teknologi untuk menunjang para petani.
            Makanya, tak perlu heran melihat Belanda begitu maju di sektor pertanian meskipun lahan tanahnya begitu sempit. Pada titik ini, Indonesia perlu belajar banyak dari Belanda. Tak hanya belajar teknik pertanian dan pemuliaan tanaman, tapi juga pada bagaimana menemukan harmoni yang seimbang antara pemerintah dan para petani.
           


Sumber pustaka :



Images

Coelho dan Perselingkuhan


Kadang-kadang kau harus kehilangan dirimu dulu untuk bisa menemukan dirimu yang sejati

Linda, wanita modern yang sempurna. Dua anak yang manis, suami yang penyayang, keluarga bahagia, karir jurnalis yang cemerlang. Flawless!

Namun, ada kekosongan yang dirasakannya. Sebuah lubang gelap mengisapnya saat malam menua dan hati yang terasa hampa. Hidupnya terasa monoton. Kekurangan gairah dan tantangan. Dan hubungan intimnya terasa hambar. 

Hingga ia bertemu kekasih masa lalu yang juga adalah politikus. Keduanya saling mengisi kekosongan dalam diri. Intim dan berbagi kasih. Ia menemukan gairah dan tantangan hidup. Tapi, di sisi lain ruang kosong yang selalu mampu menelannya tetap ada. Mengerogoti dan makin kelam oleh tindak selingkuh. 

Paulo Coelho kembali menyajikan cerita tentang pergumulan hati yang dirasakan oleh tokoh pencerita. Ia memilih judul Adultery yang dalam bahasa Indonesia diartikan Selingkuh oleh Penerbit Gramedia untuk buku terbarunya ini. Saya bukan pembaca setia Paulo Coelho, namun setelah membaca beberapa bukunya ciri khas Coelho selalu berkaitan dengan pergulatan batin. Percakapan-percakapan yang penuh perenungan. Ketersadaran tokoh utama setelah mendapatkan pencerahan. Namun, baru kali ini saya membaca buku Coelho yang cukup vulgar. Mungkin karena judulnya Selingkuh, maka bagian-bagian cukup intim bisa dimaklumi.

Banyak reviewer yang cukup kecewa terhadap buku ini, tapi buat saya buku ini cukup mampu menggambarkan penderitaan Linda, rasanya bersalahnya karena berselingkuh, sisi keibuannya yang ingin mempertahankan keluarga, sisi liarnya yang lain yang memaksanya untuk egois, serta sosok suami yang mencintai tanpa syarat ( bagian ini agak terlalu sempurna, tapi saya yakin lelaki tipe seperti ini ada di dunia). 

Tema selingkuh memang menarik untuk dituliskan. Drama yang ditimbulkan memiliki banyak sudut eksplorasi yang bisa diceritakan. Coelho memilih (dan yang memang adalah ciri khasnya) pertentang batin sang tokoh utama. 

Buku ini tidak menceritakan drama yang terjadi antar manusia dari tindak selingkuh. Buku ini mengulas tentang penemuan jiwa. Pencerahan akan kasih yang menguatkan. Hidup hendaklah dimaknai dengan kasih dan mencintai. Agar hidup tidak terasa kosong. 

Kupikir Coelho sangat berhasil menggambarkan sosok Linda yang berpenampilan kokoh namun sangat rapuh. Kegalauan dan kehampaannya terdeskripsikan dengan jelas. Hingga memunculkan sisi paling jahatnya. Jika sebagian reviewer menganggap taburan ayat-ayat injil terasa sangat belepotan, saya menganggap inilah dialog sang tokoh dengan dirinya sendiri. Upaya pencarian pembenaran akan lakunya. Upaya mencari penembusan dan memaafkan diri. Sosok suami yang sangat ideal dan memaafkannya tanpa syarat memang terlihat too good to be true, tapi kehadiran karakternya adalah sebuah jalan untuk sang tokoh utama melakukan rekonsiliasi terhadap dirinya sendiri. Dan klimaksnya adalah pada scene paralayang yang membuat tokoh utama mendapatkan pencerahan. Cantik dan membebaskan. 

Kesimpulan setelah saya membaca buku ini adalah bisa jadi Paralayang adalah salah satu obat mujarab untuk berdamai dengan hati dan move on. Hahahaha. 

Selamat membaca dan Selamat menilai sendiri. 

Bogor, 15 April 2015
Images

Tukar Tambah Buku Rusak


Membeli buku yang disegel seperti membeli kucing dalam karung. Kita tidak pernah tahu bagaimana kondisi halaman-halaman buku tersebut. Waktu kecil kalo bava buku di perpustakaan sekolah, pas lagi seru-serunya, tiba-tiba ketemu halaman rusak, kebalik, atau tertukar rasanya sebel banget. Dan pengalaman ini sering terjadi. 

Udah gede mulai jarang nemu buku yang rusak. Buku-buku yang dibaca rata-rata dari penerbit besar semisalnya Gramedia dan Mizan. Tapi  untuk buku-buku yang terbitan penerbit yang tidak terlalu kenal juga kualitas buku tetap dijaga. Tidak hanya untuk halaman yang rusak, bahkan sampul yang tertekuk sedikit saja harga sebuah buku bisa terdiskon murah. 

Tapi meski sudah jarang mendapatkan keberuntungan dapat halaman rusak, ada saat dimana saya khususnya memperoleh jenis buku yang demikian. Empat tahun silam dapat Percy Jackson seri ke empat yang halamannya berulang. Beberapa waktu lalu dapat Komik yang halamannya kertasnya robek. Kecewa? Nda lah. Saya malah semangat ngirim ke penerbitnya. 

Kebetulan dua buku ini diterbitkan oleh penerbit Bentang meski beda divisi. Bentang selalu mengimbau pembaca jika menemukan halaman buku rusak bisa dikembalikan ke penerbit. Biasanya ada kertas-kertas kecil terselip di buku terbitannya akan  himbauan ini.

Saya mengirimkan kembali buku Percy Jakson ke alamat penerbit yang tertera di buku. Respon mereka cukup cepat. Hanya selang sebulan buku yang baru akan dikirim lagi. Plus buku lain sebagai permintaan maaf. Buku tambahan waktu itu tentang bisnis. Nda tertarik baca sih. Tapi kan tetap asyik dapat dua buku.

Nah, Komik Hirameki no 2 ku juga robek di halaman terakhir. Saya kirim lagi deh ke Bentang. Dengan sisipan penjelasan tentang bagian yang rusak. Kemarin Bentang kirim balik bukunya. Ada surat permintaan maaf karena masih kecolongan buku rusak sekalipun quality controlnya sudah ketat. Ada tambahan buku sebagai hadiah. Buku hadiahnya adalah komik. Belum sempat buka segelnya sih. Tapi kayaknya serial cantik macam komik Elex. Dan saya tertarik membaca buku hadiah ini. 

Ini pengalaman ketemu buku rusak dari Bentang. Belum pernah dapat buku rusak dari Gramedia atau penerbit lain. Kalo ragu bakal diganti buku baru atau tidak, ada baiknya di kontak dulu via medio sosial atau surel biar ada kepastian. 

Selamat menjaga buku! 

Bogor, 7 April 2015
Images

Hans Christian Andersen dan Dongeng Yang Melegenda


Hans Christian Andersen (Foto : huffingtonpost.com)

“If you want your children to be intelligent, read them fairy tales. If you want them to be more intelligent, read them more fairy tales.” (Albert Einstein)

Kesatria, putri, raksasa, kurcaci dan makhluk sihir menjadi karakter-karakter imajinasi masa kecil yang menjadi pijakan pertama anak-anak akan khayalan-khayalan tentang kisah-kisah yang tak biasa dan penuh keajaiban. Doongeng-dongeng mengisi benak kanak-kanak menerbangkannya hingga ke dunia antah berantah.

Beberapa dongeng dituturkan lewat lisan. Diceritakan oleh orang tua sebagai nasihat untuk diambil pelajarannya. Beberapa adalah karangan yang dituliskan seseorang yang kemudian dikenal sebagai penulisnya. Waktu kanak-kanak saya menganggap  dongeng-dongeng itu adalah anonim adanya. Kisah yang diceritakan turun temurun tanpa tahu siapa yang mencetuskannya dan kemudian jika sempat dituliskan hanya sebatas untuk bahan dokumentasi.

Siapa yang tidak mengenal dongeng Putri Duyung, Thumbelina, Itik Buruk Rupa, hingga Baju baru Kaisar? Waktu kecil saya hanya menganggap sebagai dongeng yang diceritakan berulang-ulang tanpa tahu siapa pengarangnya.

Adalah Hans Christian Andersen, penulis dongeng-dongeng yang saya sebutkan tadi. Andersen lahir pada 2 April 1805.  Ibunya tidak terdidik dan bekerja sebagai buruh cuci. Ayahnya yang berpendidikan sekolah dasar memperkenalkannya pada dunia literature dan membacakannya Arabian Night. Dari neneknya ia pun sering mendengar dongeng. Masa kecilnya cukup sulit. Bersekolah di sekolah lokal untuk anak miskin dan harus bekerja sampingan untuk menanbah biaya.  Kemudian di usia 17 tahun, ia kembali bersekolah dengan dukungan seorang sutradara yang melihat potensinya. Ia berada di antara anak usia 11 tahun yang kaya raya yang membuatnya tidak nyaman. Kisah ini pula yang menginspirasinya menuliskan Itik Buruk Rupa. 

Selesai bersekolah ia menekuni dunia kepenulisan. Ia kemudian menulis ulang dongeng-dongeng yang pernah didengarnya dari neneknya.  Kisah kanak-kanak pertamanya adalah Kotak Api dan Putrid an Kacang Polong. Dongeng-dongeng itu diterjemahkan ke berbagai bahasa. Mengantarkan Hans Christian Andersen bertemu Grimm bersaudara dan Charles Dickens.
 
Buku dongeng Hans Christian Andersen (Foto : deplasa.com)
Karya dongengnya telah mendunia. Difilmkan dengan format kartun maupun live action. Waktu kecil saya pernah menyaksikan film Putri Duyung di TVRI dengan akhir yang cukup memilukan. Beberapa waktu lalu saya baru tahu bahwa kisah Putri Duyung karya Andersen ini memang berakhir sedih. Dongengnya tak melulu berakhir happily ever after. Juga Film Frozen yang diilhami dari kisah Ratu Salju karangannya. Namun untuk versi Frozen dibuat lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Sekali pernah saya menonton film Mermaid di Disney Junior mengisahkan tentang pria yang terjatuh dari kapal dan diselamatkan oleh putri duyung. Dan ketika ia kembali ke daratan ia menulis kisah tentang putri duyung. Pria itu adalah Hans Christian Andersen. Episode ini semacam penghargaan pada sang penulis dongeng yang melegenda ini.

Dan pada tiap 2 April tiap tahun yang bertepatan dengan ulang tahun Andersen, diperingati juga sebagai hari buku anak international. Dongeng tidak pernah kekanak-kanakan, karena dongeng adalah imajinasi yang sangat ajaib yang dibuat manusia.

Selamat Hari Buku International. Keep Reading!!!

Bogor, 2 April 2015

Images

Logan Gullef : Chef Muda Yang Menginspirasi



Memegang tropi Masterchef Junior (Foto : Logan's Instagram)
Senyumnya manis. Gayanya trendi dengan dasi kupu-kupu yang menjadi ciri khasnya. Umurnya baru 12 tahun, tapi ketika ia mengolah makanan di dapur tingkahnya seperti chef profesional. Saya yang mengidolakannya dari layar televisi dibuat berdecak kagum. Dan juga jutaan mata yang menyaksikan kecakapannya menggunakan peralatan dapur dan meramu makanan. Keahliannya memasak membawanya pada tropi paling bergengsi dan gelar paling dimimpikan para chef rumahan junior di Amerika di laga Masterchef Junior season 2, desember 2014 silam. Yah, saya sedang membahasa Logan Gullef. Anak muda yang sangat cerdas dan sangat menginsipirasi. 

November 2014 silam, saya selalu membuat reminder setiap hari rabu sore di stasiun tv fox. Saya menandai acara Masterchef junior season 2. Saya tidak ingin melewatkan satu episode pun. Mengingat acara ini hanya berselang beberapa jam dari jam tayangnya di Amerika, saya pun cukup deg-degan menanti siapa yang akan mendapatkan tropi dan gelar masterchef junior.

Logan Gullef salah satu peserta dari acara ini. Dia cukup pendiam dan jarang disorot kamera. Beberapa peserta yang lain cukup gampang terlihat karena keunikannya. Misalnya Oona yang sangat cantik, Abby dengan kaca mata dan legging warna warninya. Atau Samuel yang berbadan besar dan penuh percaya diri. 
Cute to the max ( Foto : theseriesfactor.com)

Di episode-episode awal saya menyukai Oona, gadis kecil dengan mimik yang lucu. Kemudian seperti permata yang berkilau, Logan muncul  perlahan menyita perhatian juri dan juga perhatian saya tentunya. Pada episode membuat cupcake, dia dan temannya berhasil membuat cupcake yang sangat cantik. Dekorasi karamel berwarna kuning keemasan berhasil membuatnya mendapatkan keuntungan untuk tidak perlu memasak pada test eliminasi. 

Ia terus melejit dan berhasil memukau  Gordon Ramsay, Graham Elliot, dan Joe. Meski ada sebuah episode dimana ia tidal berhasil membuat masakan terbaik. Namun, pada episode semifinal, ia berhasil menunjukkan kemampuannya. Meski tertatih-tatih saat membuat fillet ikan salmon, tapi ia berhasil memukai juri dengan masakan salmon hanya dengan lima bumbu. It was wowing moment! 

Di final dia harus head to head dengan Samuel. Samuel memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan memiliki kemampuan membuat rasa makanan beberapa level lebih tinggi dari biasanya. Tapi, dengan penuh ketenangan dan kecakapannya, Logan mampu menghadapinya. Ia menyajikan ikan Branzino yang diselimuti dengan garam dan dimasak dengan pistol asap. What!!! Menyelimuti ikan dengan garam, gue kagak tau, apalagi dimasak pake pistol. "Go Big or go home", katanya ketika juri menyebutnya sebagai anak muda yang bisa jadi paling bodoh atau paling cerdas karena teknik memasak itu. 

Tapi ia berhasil membuktikan bahwa ia cerdas. Masakan itulah yang mengantarnya pada gelar masterchef junior di season 2.
Final Masterchef Junior season 2 ( Foto : Logan's Instagram)

Saya iseng ngetweet selamat untuknya di twitter. Sebuah akun menandainya sebagai favorit. Akun tersebut adalah akunnya. Wow! It was suprising me. And more suprising was he followed my account. Ternyata Logan sangat ramah di twitter. Waktu itu akunnya hanya difollow 500 orang. Saya mengfollownya yang kemudian dibalas olehnya. Jika kamu menyapa, percayalah dia akan berusaha membalas mentionmu. Apapun yang kamu tanyakan sebisa mungkin ia jawab. Hingga saat ini akunnya sudah di follow 9000an orang dan guess hampir semua yang menfollow akunnya difollow kembali. 

Seorang follower memujinya aksi menfolbek itu sebagai gaya marketing seorang public figure  tapi dengan sopan ia menjawab "saya melakukan hal baik karena saya juga ingin diperlakukan dengan baik". Dan terbukti dia sering menyapa para penggemarnya lewat mention bahkan membalas Direct Messages di twitternya yang pasti membuat penggemarnya senang nda ketulungan. Termasuk saya. More like friends not public figure and fans. 

Saya sempat mengajukan daftar pertanyaan padanya beberapa waktu lalu padanya. Meski agak lama baru dia balas toh dia tetap menyempatkan diri membalasnya.  Inilah beberapa pertanyaan yang sempat saya ajukan padanya.

Dwi, thank you so much !!!
 Here are the answers to the interview questions.
1.What’s your complete name? 
    Hi my name is Logan Guleff
2. When and where your birthday?
    I was born in late July of 2002
3. What kind of pet do you have?
 I have 3 cats. Cleo is all black, Thor is orange, and Zeus is buff. I also have some fish

(About School)
1. What grade are you? 
    I am in the 7th grade
2. Where is your school?
  I am homeschooled, so it is in my home.
3. What is your activity in the school (beside studying I mean)? 
I am a Boy Scout and I do a lot of community service projects.
Logan anggota pramuka loh (foto : Logan's Instagram)

4. What lessons do you like most? Why?  
I love Math and Science. Math is just fun and Science is the best. I love learning new things. I really like school, it is so interesting.
5. What lesson that you doesn’t like? Why?
I don't like to write much, and Latin, because both take more time and are kind of boring. I do write posts for my Blog, but it takes lots of time.
6. What do you do with your best friends at school? 
That is tough, because I am the only kid in my school, just me and my Mom. So, I do lots of adventures, field trips, and cooking which is fun. I meet friend for activities after school.

(About Family and Cooking)
1. How many siblings do you have?
    I am an only child.
2. Your mom and your dad always support you. What their quotation that you always remember? 
My Dad always tells me I can eat all the chips and Ice cream, and I won't have to stop till I am 30. It is funny - but seriously, they tell me to do my best and be a good person.
 3. Why do you like to cook?
     Everybody eats, and food is essential to everyone. When you cook good food, you make people happy. I love the new flavors and fun things you can create. It is so exciting. I love it.
4.You start to cook since when? Tell me what you cook.
I started cooking at the age of 2 with coffee, and then moved to cornbread, devil eggs, and pasta. I love being with my Mom in the kitchen.

Membuat Pasta di usia dua tahun (Foto : Logan's Instagram)
5. How many times you cook in your home?
    I cook a lot each week but not usually dinner, because my Dad likes plain food and it isn't fun to cook for him.
6. What is your favorite food or meal?
I love sushi, Japanese food is so simple and complex, it is my favorite.
(About Hobby)
1.What is your hobby besides cooking?
I enjoy indoor rock climbing, skating, archery, laser tag, soccer, dancing and just having fun.
2. I read your blog and I found that you really like to be a volunteer. Can you tell me why you like it?
When I help my community, I feel I learn the most about myself.  I see the world through other people’s eyes and it teaches me. It also feels great to work and help others. If you try it you will see what I mean. Helping makes me feel more confident and it matters, so I matter too.
3. Do you have any special experience when you be a volunteer?
I do, I have only shared it on my blog - but every time I do something in my community from reading to kids or feeding the hungry, I get a special story.
4.  What you do in your break time?
I usually have fun and play with my friends, sometimes we go camping or go to the beach! 

Panjat dinding salah satu hobby Logan (Foto : Logan's Instagram)

(About Masterchef Junior)
1.     Can you tell me a funny moment when you being a contestant at masterchef junior?
I thought it was funny to have a tea party in the balcony. It also was funny to be tied to another kid to cook. I was covered in icing! 
2. Who’s your favorite judge? Why?
I Love Gordon Ramsay! He is so great! He has the highest standards and he really taught me how to set my own standard. Graham wrote to me a year before the show and he is so nice! For me, Joe is the hardest, he can't hide, if he does not like the food.
 3.What’s the most challenging task that you get in competing in Masterchef junior?
The show is not easy! I hated having limited ingredients the most. But the most challenging part was competing against myself - being my best and putting myself on the plate.
4.What’s the biggest difference in your life after winning the masterchef junior contest?
Getting recognized is really kind of crazy! Also meeting people from around the world and learning about their food and culture is really unexpected! I love it! 
 (About Bowties)
1.The bowties is your trademark. Is that your idea? 
Yes. I wore one to my Aunt’s wedding and then my friend in theater said every well dressed man needs them. So I wore them to the MasterChef Junior audition and then on the show! 
2. Since when? 
I wore the first one when I was 7 or 8, I think it was my first wedding! I recited a poem. 
(Miscellaneous)
1.Do you reply your own twitter, IG, and youtube? Or you someone help you?
My Mom and Dad open every message because all people are not nice! But it is all my words. Sometimes people ask me things that I need help with but I try to answer everyone.
2.You write your own stories on your blog?
I started the blog 4 years ago, sometimes my Mom types for me and my Dad adds videos, but I write the stories and take most of the photos. It is part of school, too. I wanted to quit, but I joined Urbanspoon last year and that made it more fun. I can see the countries that look at my blog , which is very cool.
3. Who is your favorite person? Why?
My Mom, she spends lots of time with me and well, she is my Mom. My Dad too!
I also love my friends Ammon and Jackson! 
 4.What’s your suggestion for kids like you to reach their dream?
I think that they need to stay focused on their dreams and if they work hard enough they can achieve them. Even if they fail the first or second time they must keep trying.

Bertemu Obama  (foto :Wikipedia)


Ternyata Logan anak Homeschool. Wow!!!! Pengen deh belajar banyak sama mamanya, Gimana proses pembelajaran di rumah. Tahun 2012 dia diundang ke gedung putih dan makan siang bersama Presiden Obama karena berhasil memenangkan kompetisi memasak anak-anak. He is so brilliant and cute. Way to go Logan!!!! 

Perpaduan yang cukup bikin para ibu meminangnya jadi menantu. Saya mau sih, cuma kayaknya saya bakal minder kalo dia makan masakan saya. Hahahaha. 
Dia sangat ingin ke Indonesia seperti pemenang masterchef junior 1 yang diundang oleh penyelenggara masterchef junior Indonesia season lalu. Tapi kata pihak produksi masterchef junior fox, jangan terlalu berharap. Karena itu tergantung pada pihak sponsor. Yaaa :( padahal kalo Logan ke Indonesia saya mau ikutan ngantri buat foto bareng. Lol.

Kalo hamil anak kedua nanti, foto Logan bakal saya print dan tempel di kamar. Xixixix. Good luck Logan. Stay positive! 

Kamu bisa kunjungi blog Logan di http://orderupwithlogan.blogspot.com/ melihat reviewnya tentang masakan, restoran, dan pengalaman-pengalamannya seputar dunia kuliner.  Follow twitternya di @logan.jr.chef dan instagramnya di @Logan.Jr.Chef. 


Bogor, 1 April 2015