Images

January Oh January

Janus, God Of Beginnings

Pagi ini, di semesta yang berputar di sekitarku penanggalan masehi yang disepakati adalah 1 Februari. Namun seperti memiliki dunia lain di blog, penanggalan tertera di sana masihlah januari. Mungkin karena blog ini disetting dengan waktu Amerika, sehingga postingan hari ini masih juga terhitung masuk pada bulan Januari.

Januari beranjak. 31 hari dalam 2011 telah berlalu. Apa yang aku dapat? Beberapa misi awal tahun gagal terlaksana. Hanya karena sebuah penyakit. Malas. Oh Tuhan, mengapa sifat ini melekat pada manusia? Aku punya beberapa ide tulisan yang menurutku cukup bagus. Hanya saja ide itu hanyalah bersarang di kepala. Tak ada upaya aksi gerak tangan mengetik ribuan abjad yang menjadikannya sebuah cerita utuh. Akhirnya ide itu hanya mampu aku nikmati sendiri. Tak dibagi lewat blog ini kepada orang lain. Tidak pula dikirim pada sebuah media, hitung-hitung mengadu nasib.

Itu baru misi bulan Januari. Aku punya sebuah visi yang tiap tahun selalu sama. Hanya saja, aku selalu jatuh pada kerikil kecil. Sebuah gerak untuk mengawali. Cerita itu hanya terbenam di benakku. Memenuhi otakku dan memberatkan memory di kepalaku. Mungkin karena sebab itu akhir-akhir ini aku sering migran. Ide berjejalan terlalu sempit di sana. Mereka butuh dilahirkan ke dunia. Dilepaskan ke alam bebas. Biarkan alam yang melakukan proses seleksi kepadanya. At least, dia telah terbebas dari perangkap otakku.

Blog pun hanya diterisi tak cukup 20 tulisan yang isinya singkat dan tak begitu penting. Berisi curahan hati yang tak penting untuk dibagi. Mungkin aku perlu kembali belajar bagaimana menulis itu. Kembali belajar untuk peka. Kembali belajar teori-teori sosial agar tiap tulisan tidak hanya berlabel melankolis.

Waktu berjalan sesuai hukumnya. Hanya saja manusia memiliki waktu relatif. Dan rasanya waktu relatif ini begitu cepat bergerak. Semoga februari lebih baik karena katanya ini adalah bulan cinta.

Images

Apa Kabar Cuacamu?

Hujan

Ada jejakmu kau tinggalkan di telepon selularku, dalam blogku, dan entah dimana lagi. Mungkin jika kita masih berteman di fesbuk aku masih bisa melihat aktivitasmu seperti dirimu yang mampu melihat seberapa sibuknya aku di dunia maya. Tapi entah apa yang menggerakkanku menekan tanda remove dalam setting pertemanan kita. Tak ada yang salah di sana. Hanya saja aku sedikit jengah untuk melihat aktivitasmu. Cemburu? Tidak juga. Hanya saja aku tak ingin mengetahui tentangmu. Segala hal tentangmu.

Beberapa waktu lalu aku membuka blokiran akunmu. Tapi sayangnya yang terjadi adalah kita tak lagi berteman. Aku harus meng-add-mu kembali agar kamu bisa masuk dalam daftar 1600an teman di fesbukku. Tapi apakah itu begitu berarti? Toh dari ke 1600an itu tak cukup 100 yang benar-benar menjadi teman. Apakah kau peduli dengan itu. Maafkan aku yang tak tahu jika ternyata memblokirmu berarti juga menghapusmu dari pertemanan. Aku benar-benar tidak mengetahuinya.

Dan  sekali lagi maaf karena hingga saat ini aku pun belum mengajukan permintaan pertemanan itu kembali ke akunmu. Mungkin ada gengsi antara kita. Atau juga mungkin jarak kita tak lagi dari segi geografis namun juga segi psikologis.

Aku belum membalas pesan singkatmu. Mungkin aku butuh menenangkan hati untuknya? Aku juga tidak tahu. Namun, yakinlah aku tetap akan membalasnya. Aku akan tetap berusaha mengurangi jarak antara kita. Apapun caranya.

"Apa kabar cuacamu?".....
Images

I Stay To Watch U Fade Away


You close your eyes
And leave me naked by your side
You close the door so I can’t see
The love you keep inside
The love you keep for me

Aku berbaring di sampingmu.  Menutup mataku dan membebaskan semua rasaku. Ada yang kusyukuri malam ini. Ada dirimu di sampingku. Aku membalikkan badanku. Melihatmu lebih jelas. Ada dirimu dalam lelap yang damai. Apa yang ada dalam pikiranmu. Adakah diriku dalam imaji malam ini. Adakah dirimu sebahagia diriku saat ini. Memandangimu dengan puluhan tanya dalam hati. Adakah cinta yang kau miliki untukku. Atau hanya aku saja yang benar-benar jatuh ke dalam hatimu.

It fills me up
It feels like living in a dream
It fills me up so I can’t see
The love you keep inside
The love you keep for me

Rasanya seperti mimpi berbaring di sampingmu.Mimpi yang tiap malam aku rajut dalam tidur malamku. Mimpi yang selalu menggantung dalam keterengahanku memulai tidur. Menutupi malam dalam isak tangis yang diam hanya karena menantimu. Aku tak ingin terbangun. Jika berada di sampingmu adalah mimpi. Biarkan aku terjebak dalam limbo yang dalam.

I stay
To watch you fade away
I dream of you tonight
Tomorrow you’ll be gone
It gives me time to stay
To watch you fade away
I dream of you tonight
Tomorrow you’ll be gone
I wish by God you’d stay


Aku tak lagi bermimpi. Kepergianmu adalah sebuah keniscayaan. Kau akan menghilang. Aku sangat tahu itu. Mimpi itu menjadi kenyataan. Dirimu akan pergi. Itu adalah ketakutan terbesarku. Ketika kau pergi ada yang tercerabut secara paksa dari hati. Jika sakit itu terjadi ingin rasanya aku berlari pada waktu yang telah kita punggungi. Kembali pada jejak yang pernah kita torehkan. Terperangkap di sana, dalam sebuah mimpi yang takkan pernah pergi. 

I stay awake
I stay awake and watch you breathe
I stay awake and watch you fly
Away into the night
Escaping through a dream


Kala pagi menjelang dirimu akan beranjak. Sesaat mungkin aku akan terbangun dan mendapatimu di sudut tempat tidur. Masih lelap dalm tidurmu. Bernafas satu-satu. Sesekali dengkuran halus terdengar. Aku meringkuk masuk dalam pelukanmu. Kamu menggapaiku. Memelukku erat. Ada remasan di jantungku.Bahagia dan kehilangan yang secara serentak menyerangnya. Aku tak ingin kamu melepaskannya. Bisakah seperti ini saja selamanya.
 
I stay
To watch you fade away
I wish by God you’d stay

Aku disini melihatmu pergi. Menghilang dari mataku dan gapaianku. Menghilang dari semua indra yang mampu kurasakan akan kehadiranmu. Mengapa bukan dirimu saja yang harus berada di sini dan melihatku pergi. Aku berharap agar dirimu tetap berada di sini. Aku berharap ketika aku beranjak kau akan berkata tinggallah lebih lama.I wish....

Song :Saybia, Second U Sleep
Images

Pseudo Dream


Adakah saat dimana kamu tiba-tiba menangis hanya sebuah alasan sepele? Alasan bodoh yang sangat kau tahu dan tak ingin kamu akui.Aku mengalaminya. Malam menjadi seperti monster buatku.Dentang waktu begitu menyiksaku. Ada apa di sana? Aku tak ingin tahu. 

Ada sebuah detik yang tak beranjak di sana. Ada waktu yang tak berjalan. Aku seperti terperangkap dalam jarum-jarum kecil penunjuk angka. Aku ingin lepas, tapi sepertinya begitu sulit. Waktu yang berhenti itu terlalu melenakan. 

Tapi ada saat dimana dia tiba-tiba beranjak tanpa pernah aku tahu meski aku selalu ada di sana.Menungguinya berhenti. Menungggunya diam dan memandanginya hingga tiba saat dimana malam kembali bergerak menjadi pagi. 

Aku mulai membenci diriku sendiri. Membenci tiap pilihan-pilihan yang aku coba lalui. Berusaha memperbaiki hati. Menjahit sendiri hati yang terkoyak. Perih. Tentu saja. Aku tak bisa menggantinya dengan hati yang lain. Aku hanya mampu mengatakan pada hati "semua akan baik-baik saja". Tapi aku pun tak yakin, apakah semua akan sebaik itu atau tidak.

Malam ini adalah sebuah penunjukan yang lain. Ia memberiku sebuah kenyataan untuk berhenti menunggu. Berhenti mencari. Berhenti berkhayal. Hidup adalah sebuah jalan panjang yang berkelok penuh kerikil. Tak seperti dongeng-dongeng yang selalu diceritakan tentang putri dan pangeran yang hidup bahagia selamanya. 

Hidup tidaklah sesederhana itu. Dan malam ini, aku akan mencoba untuk tidur. Dengan mata sembab dan kerinduan akan pagi yang menyenangkan. Aku ingin mengeringkan air mataku. Berhenti menangisi sesuatu yang tak benar-benar pernah mampu kamu gapai. Bahkan khayalan sekalipun takkan mampu membuatmu meraihnya. Ini hanyalah fatamorgana. Pseudo dream yang begitu sia-sia. 

Seperti kata teman, selamat malam dan selamat tinggal...

30 Januari 2011
Images

Happy Birthday My Imaginary Prince


Hari ini adalah harimu. Hari yang setiap tahun akan selalu aku ingat. Selalu aku rayakan dalam diam sejak pertama aku mengenalmu. Sejak pertama aku melihatmu dan mulai menyukaimu. Rasanya sudah begitu lama sejak kali pertama itu. Aku tak pernah benar-benar mengingat kapan pertama kali kamu mengalihkan duniaku. Tapi aku mengingat setiap saat ketika aku menangis karenamu dan tertawa karenamu.

Aku masih kecil saat itu.Sekolah dasar mungkin. Setiap aku punya cerita aku akan mengisahkannya padamu. Buku harianku penuh akan namamu. Aku tumbuh denganmu. Bermain dalam sebuah ladang imajinasi yang tempatnya di balik awan yang aku lihat dari jendela kamarmu. Ada dirimu di sana. Tertawa. Bermain dalam jutaan imajinasiku. 

Semua mimpi aku mulai denganmu. Padamu aku mengenal dunia. Padamu aku merajut semua mimpi. Sebuah mimpi yang tak pernah yakin akan aku gapai atau tidak. Tapi saat itu, kekuatan mimpilah yang aku punya untuk menggapaimu.

Ketika aku sedih aku tahu kau selalu menjadi sosok di ujung jalan yang menantiku. Adak au di sana. Mengulurkan tanganmu, berkata “setelah ini,semua akan baik-baik saja”.  Aku mendapatkan ketenangan itu darimu. Dirimu seperti malaikat yang melindungiku. Aku menuliskan banyak mimpi. Dan dirimu adalah daftar teratas dalam urutannya.

Jutaan jarak antara aku dan dirimu. Ada miliyaran kubik air yang perlu aku renangi jika aku harus mendatangimu. Itu pun jika aku pandai berenang dan tak kelelahan. Tapi bahkan Marlin papa  Nemo pun harus tersesat untuk sampai Sidney. Jika pun aku ada di dekatmu, adakah kau mengenaliku. Duniamu begitu kompleks dan aku hanyalah sebuah titik yang tak begitu berarti buatmu. Apakah kamu tahu bahwa aku pernah ada. Apakah kau menyadari eksistensiku di dunia?

Aku sangat menyadari eksistensimu. Mengetahui aktivitasmu. Mengetahui perempuan mana saja yang pernah kamu pacari. Mengintip wajah-wajah mereka dan cemburu. Setidaknya kamu tahu mereka ada. Pernah aku ingin menjadi baju yang melekat di tubuhmu. Aksesoris yang kau pakai. Asal dekat denganmu itu cukup. Tak perlu kau menyadari kehadiranku. Biar aku saja yang tahu bahwa kau ada. Itu upayaku untuk mendekatimu. Maaf.

Beberapa kali kau menjadi tokoh utama dalam cerpen-cerpenku. Cerpen pertama yang berhasil aku buat. Aku masih menyimpannya. Bertulis tangan dengan kertas buku pelajaranku. Aku cukup memandang langit dan aku bisa merasakan kehadiranmu. Semua begitu ajaib.Kelak mungkin akan aku tulis ulang. Atau kan kukirim kepadamu. Tak peduli kamu membacanya atau tidak. Aku selalu berupaya mendekatimu. Maaf.

Sesekali aku pernah marah padamu. Bahkan aku ingin menghapusmu dari ingatanku. Kaulah menjadi sebab awal dari sebuah dunia yang kubuat. Dunia itu agak kacau saat ini. Ingin kuhapus dirimu dari ingatanku. Kukirimi surat pemberitahuan agar tak melakukan kontak lagi denganku. Tapi pastinya kau akan sangat bingung jika itu terjadi bukan. Kau tak mengenalku dan tiba-tiba dikirimi sebuah notifikasi agar tidak berhubungan lagi denganku. Hahahahaha, imajinasiku terlalu liar. Itu karena kau telah menanamkan insepsi dan mempengaruhiku hingga alam bawah sadarku.

Lebih sepuluh tahun telah berlalu sejak pertama aku menjatuhkan sauhku padamu. Entah kamu menyadarinya atau tidak, aku tak peduli. Inilah cinta dank au adalah pangeran khayalan itu. Aku takkan pernah melupakanmu. Dan setiap januari aku akan merayakan ulang tahunmu. Setidaknya mengingatmu dan mensyukuri sebuah cinta yang platonic telah aku tumbuhkan untukmu. Cinta yang tak pernah mengenal rasa sakit hati. Cinta yang selalu mampu membawa bahagia karena hanya aku yang mengenalmu.

Semua telah berubah. Aku berubah. Dirimu berubah. Duniapun turut berubah. Teknologi mampu mendekatkan kita. Namun biarlah aku menjadi silent viewermu. Menjadi sosok yang tak kasat buatmu. Tersenyum untuk tiap bahagiamu. Jika dulu dirimu adalah malaikatku, biarkan kali ini aku yang jadi malaikat untukmu. Tapi aku masih menyimpan sedikit mimpi untuk memelukmu dan berjinjit. Berbisik ditelingamu “Aku mencintamu”.

Selamat ulang tahun. 30 tahun, sudah saatnya menikah.  Aku takkan cemburu lagi. Aku bukan lagi anak kecil yang akan menangisimu. Semua mungkin bisa berubah tapi aku akan selalu mencintaimu. Kau tetaplah pangeran khayalan yang menempati teras imaji di balik awan yang dulu selalu aku lihat dari jendela kamarku…(*)
 January 28, 2011

Images

The Tourist : Jangan Mempercayai Orang Asing

Pernah berpikir melakukan sebuah perjalanan dan bertemu dengan orang asing? Kalian dekat dan tiba-tiba jatuh cinta? Apalagi jika terjebak di kota secantik dan seromantis Venesia. Aku hanya bisa membayangkannya saja. Sesuatu yang ajaib jika kelak bisa benar-benar mengalaminya. Jika kamu tak pernah membayangkannya, maka nontonlah The Tourist.

Film The Tourist bersettingkan kota Venesia yang di kelilingi laut. Film ini dibintangi oleh Angelina Jolie dan Jhonny Depp. Jangan membayangkan Jolie dengan laga seksi yang penuh dengan aksi yang keras seperti di Lara Croft dan Mr.and Mrs. Smith. Ia tampil begitu feminin di film ini sebagai Elise yang menjadi target kejaran oleh intelijen Inggris untuk menangkap pacarnya, penggelap pajak, Alexander Pearce.

Sedangkan Jhonny Depp memerankan tokoh seorang turis Amerika (Frank) yang datang ke Venesia untuk melupakan cinta lamanya.Atas petunjuk dari Pearce, Elise yang berangkat ke Venesia dan mencari seorang pria dalam kereta api yang mirip dengan Pearce. Pilihan tersebut jatuh pada Frank. Dan di sinilah semua dimulai. Frank jatuh cinta pada Elise sedangkan Elise hanya menjebak Frank agar ia dicurigai sebagai Alexander Pearce.

Tak hanya harus berurusan dengan Intelijen namun Frank pun harus dikejar oleh Mavia pemilik uang yang dicuri oleh Alexander Pearce. Seperti Jolie, Depp pun tampil tidak senyentrik peran-perannya yang biasa dia perankan. Awalnya saya membayangkan film ini penuh dengan adegan laga, namun ekspetasi itu tidak saya dapatkan di film ini.

Ada beberapa kejutan dalam film ini, misalnya Elise yang adalah anggota intelijen dan Frank yang sebenarnya adalah Alexander Pearce itu sendiri. Namun rasanya film ini tidaklah segreget film-film lain yang diperankan oleh tokoh sentral ini. Kurang chemestry antara Jolie dan Depp. Mungkin saya terlalu berkekspektasi terlalu banyak pada filmi ini di tengah sedikitnya film-film yang layak tonton di bioskop Makassar. 
But, Overall film ini lumayanlah buat menghibur. Memanjakan mata dengan keindahan kota Venesia. Btw, sebelum film ini diputar Venesia masuk dalam bucket list tempat yang harus aku kunjungi. Aku membayangkan bergondola sambil menggunakan gaun-gaun model kuno. Hahaahaha, Romantis bukan? Tapi sepertinya aku harus mereview ulang list tersebut. Naik perahu bisa membuatku mabuk laut :p
Images

Serasa Mabok

Saya belum pernah merasakan mabuk oleh alkohol. Di Jakarta sempat ingin mencobanya -hmmm mencicipi alkohol- tapi tidak kesampaian (bukan berarti pengaruh ibukota yang begitu keras sehingga mempengaruhi cara hidupku :p).Paling hebat saya mabuk kendaraan. Apalagi kalo laut. Rasanya dunia telah berputar ke arah sebaliknya. Dengan kecepatan naik turun dan sesekali ngerem.

Hari ini, lebih parah dari itu. Saya tidak melakukan perjalanan apapun. Saya hanya tinggal di rumah dan mencoba untuk tidur. Saya berhasil tidur. Jam 10 malam. Namun sayang, jam biologis tubuhku selalu terbangun di jam 12 malam. Dan semalam berjalan dengan rutinitas itu. Saya terjaga. Namun yang terjadi adalah saya tak lagi mampu memejamkan mata hingga pagi menjelang. Benar-benar tidak tidur. 

Saya membayarnya dalam tidur pagi. Namun, tidur malam lebih nikmat dari tidur manapun. Empat jam kulewati dengan tirai-tirai kamar yang tak kusingkap agar terangnya pagi tak juga membangunkanku. Namun itu tidak cukup. Kepalaku tetap terasa berat. Ada yang menggantung di sana. Tak terlihat namun terasa. Dunia terasa terbalik. Atas menjadi bawah. Bawah menjadi atas. Seperti lagu salah satu band.

Rasanya mau muntah.. Ingin kembali tidur tapi saya yakin akan sia-sia. Saya tak punya pilihan lain. Menenggak obat tidur mungkin bisa dipertimbangkan, tapi takutnya menjadi sebuah ketergantungan.
Nanti malam tidurlah di atas jam 12 malam sayang. Itu baik buatmu.*
Images

Selamat Menikmati Pagi

Ilustrasi
Ada malam panjang yang kulewatkan sendirian. Terjaga tanpa terinterupsi oleh tidur. Ada lelah yang menggantung diujung malamku. Ada mata yang meminta untuk beristirahat. Namun masih kusempatkan membuka jendela kamarku. Merasakan pagi mencumbui pori-poriku. Ada gerimis yang membasahi jendela kamarku. Ada sebuah damai dalam pagi hari ini. 

Dinginnya menyejukkan. Mampu membuaiku kea lam mimpi. Bau tanah badah menyeruak menusuk hidung. Dedaunan yang hijau dan berkilau karena tetes embun dan air hujan. Ada rintik yang begitu pelan mengalun. Serupa nyanyian untuk menemani lelapku. Langit kelabu. Tapi aku yakin hari tetap akan cerah.

Ada rindu yang terlepaskan pagi ini. Ada cinta yang menyapa pagi dengan lembut. Kasih semesta menyelubungi pagi. Ada banyak kasih sayang yang berlimpah hari ini. Seperti kokok ayam yang membangunkan satu kampong untuk merasakan sebuah cinta pagi ini. Kicauan burung yang tak ingin ketinggalan menyapa pagi.

Ada asa pagi ini. Dimana setiap makhluk memanjatkan doa dan meminta kebaikan pada Raja semesta. Memulai hari dengan penuh cinta. Bangunlah, ada udara sejuk yang memanjakan pernafasanmu. Ada dingin pagi yang menyelubungi bahagiamu.

Pagi ini ada sebuah moment yang tak terbeli oleh apapun di dunia. Selamat menikmati pagi.

27 January 27, 2011
(Menikmati pagi dengan Michael Buble, racikan yang pas :)
Images

Irfan Bachdim Teman SMP Aku loh!!!!

Di mimpiku Irfan Bachdim pake jaket coklat :)

Irfan Bachdim Teman SMP Aku loh!!!!
Kok bisa? Ini sebabnya...

Siang ini mimpiku begitu ajaib. Aku bermimpi menonton laga Persema dan PSM di stadion Mattoanging. Alasannya siapa lagi kalo bukan Irfan Bachdim. Hahahahahahaha. Disaat itu jelas-jelas aku mendukung Persema. Bukan PSM. Bahkan baju yang kupakai pun adalah seragam Persema.

Yang mengejutkan dari mimpi adalah saat aku memperhatikan pemain-pemain  Persema lebih jelas untuk mencari sosok Irfan Bachdim, sosok yang kucari itu bahkan menghampiriku. Berbicara padaku dari pinggir lapangan “Dwi, u’re beautiful”. Sontak saja terkejut. Dimana dia bisa mengenal namaku. “How do u know me” tanyaku. 

“ I know you, Ani” katanya. Hei, bahkan nama kecilku pun ia tahu. Aku terkejut. Wow, apa dia menguntitku. Sampai membaca semua isi blogku. Hanya teman-teman SD dan SMP yang tahu nama kecilku. Saat SMA aku tak lagi dipanggil dengan nama Ani.

Dan kemudian ia berlalu. Tampaknya ia duduk di bangku cadangan pada laga itu. Karena ia tidak memakai baju pemain sepakbola.Ia malah berdandan sangat kasual. Semua membingungkanku. Tiba-tiba ia kembali lagi dan naik ke tempat aku duduk. Menitipkan dua buah topi padaku. “Aku titip ini” Katanya. 

“Kamu mengenalku?”tanyaku. “Kau tak mengenalku. Aku teman SMPmu” katanya. Hah, teman SMP. Sejak kapan aku tak mengingat teman SMP yang secakep dia. Tiba-tiba dalam mimpi itu aku benar-benar mengingat seorang teman.Dan mereka-reka bahwa dialah Irfan Bachdim itu. 

Sebelum ia berlalu aku berkata “Hei, catat nomor teleponku”. Aku berpikir pasti akan sangat susah untuk mengembalikan barang yang dititipinya padaku. Aku lantas menyebutkan nomor ponsel.”081342937…” belum selesai aku mengucapkan semua nomorku dia tiba-tiba mengatakan tiga digit terakhir nomorku.Aku makin ternganga-nganga.

Ia hanya menjawab “I know u so well”. Wow,Jangan-jangan ini personilnya SMASH!!!!!!!!!!! Seorang yang begitu terkenal tiba-tiba mengatakan “I know u so well” itu seperti sebuah paket bom yang membuat hatiku benar-benar  tak karuan.

Rasanya hatiku saat itu begitu kacau. Aku menyukai Irfan Bachdim. Dan tiba-tiba ia mengatakan bahwa aku adalah teman SMPnya. Hatiku tiba-tiba tak karuan. Aku yakin jika ia teman SMPku aku tak begitu menyukainya.

Mimpi itu berakhir dengan satu ucapan dari mulutku ‘Luar negeri mampu membuat seseorang berubah dengan sangat drastis”. Demikianlah mimpi siang ini terjadi dengan begitu mengejutkan membuatku tergerak untuk segera menuliskannya. Bahkan sangat ingin mempostnya ke blog. Namun sayang, sepertinya Speedyku lagi nda connect lagi :(.*

Asyik Sudah bisa OL. Hampir saja berpikiran buruk sama Speedy.
Images

Kekang Rindu

Menekan rindu itu sakit. Perihnya bisa membuat dadamu sesak. Jantungmu berdetak sangat cepat. Tiap helaan nafasmu begitu susah kamu atur. Duniamu adalah dia.Bahkan alam bawah sadarmu pun dia. Ada serupa beban yang membebani rongga tubuhmu. Menggorogotimu perlahan.

Sisi hatimu tak lagi ingin rindu itu bertumbuh. Namun sisi lain dari hatimu memintanya memelihara dengan sejuta kasih yang terus kau tanamkan pada bibitnya. Rasanya seperti berlari dalam dua lorong yang berbeda. Duri-durinya bertumbuh dan memerihkan hatimu. Kamu ingin membonsainya. Mengkerdilkannya namun laku itu adalah sebuah kekang terhadap jalan menuju bahagia.
Rindu itu semacam dua mata pisau yang mengiris hati. Ia seperti sebuah simalakama yang menjadi pilihanmu. Ketika kamu tak merindukannya, sisi hatimu sedih. Namun ketika kamu membiarkannya bertumbuh sisi hatimu yag lain tersakiti.

Segala tentangnya adalah seperti sebuah pijar kembang api yang menyala sekilas, indah, dan kemudian padam. Yang tersisa adalah dirimu dalam kekang yang berduri. Kamu mengutuki dirimu. Berharap mampu menarik jarak hatimu. Mencambuknya jika kadang ia terlalu sibuk menanam rindu. Namun disisi lain, saat gelap datang menyapa. Kala sepi menyelubungi tanah sesekali kamu berharap rindu itu berkecambah dan bermekaran. Dan rindu adalah sebuah pilihan yang tak mampu kamu tepis keadaannya ...
Images

Runaway (Bruno Mars)

Ohhh.
Ohhh woah...
So easy to forget our love,
The little things we do,
Like calling for no reason
Just to say the words
"BABY, I LOVE YOU"

I know lately, I've been busy
But a second doesn't go by
Without you crossing my mind
It's been so long since we had time
Let's take a day & make everything right 

Just take my hand, fall in love with me again
Let's runaway to the place
Where love first found us
Lets runaway for the day
Don't need anyone around us
When everything in love gets so complicated,
It only takes a day to change it.
What I have to say can't wait
All I need is a day

So let's runaway...
Let's runaway, just for the day
Runaway...runaway...

Girl, you've been so patient
Spending nights alone & not complaining
But I'll make it up to you,
& I promise today I won't keep you waiting

Please give me this one chance
To remind you of everything we have
I won't give up I'm too much in love
& I want you to know that

So let's runaway for the day
And I'll give everything in this moment
& I promise to make everyday just like the day
Let's runaway to the place
Here love first found us
Let's runaway for the day
Don't need anyone around us
When everything in love gets so complicated
It only takes a day to change it
What I have to say can't wait
All I need is a day.
Soo let's runaway....

Nda sengaja mendengar lagu ini. Ada ruang di imajiku yang kemudian mewakili lagu ini. Apalagi pada bagian Let's runaway to the place /Where love first found us /Lets runaway for the day /Don't need anyone around us .....
 Let's runaway for a day....

Images

Buatmu....

Berharap bisa mengirimkanmu ini....

Images

Wajib Militer


Sepertinya saya harus ikut wajib militer agar sedikit lebih disipli. Banyak rencana yang ada di otakku namun tak pernah bisa berjalan mulus karena sebuah kedisiplinan yang terabaikan. Saya mulai jarang menulis. Kehilangan ide-ide yang saya anggap bagus. Hingga kehilangan mood dan passion. 

Saya butuh mengikat diriku dalam bentuk jadwal ketat yang perlu dilakukan. Dengan urutan jam dan menit serta kegiatan yang mesti aku lakukan.Saya perlu memaksa diri saya untuk berada di bawah tegangan. Menulis dalam kondisi apapun dan mampu menerima hasil yang diterima.

Saya perlu melakukan banyak penelitian terhadap diri saya. Saya perlu untuk jatuh cinta pada sekitar saya. Agar saya tak merasa kehilangan ide dan selalu menemukan banyak gagasan yang keren untuk ditulis. Saya harus menepati target. Saya harus berpikir pada orientasi hasil. Jika proses yang selalu menjadi dasar saya berpijak, saya takkan pernah bisa belajar.

Saya perlu melihat seberapa banyak kuantitas yang saya hasilkan. Meskipu beberapa orang mengatakan bahwa kuantitas tak menjamin kualitas. Tapi bukankah orang menjadi bisa karena ia biasa. Kuantitas adalah sebuah proses pembiasaan terhadap laku menulis. Saya harus mampu keluar dari kekang malas dan buaian mimpi yang sangat indah.

Sudah harusnya bangkit dan berdiri. Sudah terlalu sering saya harus iri dengan pencapaian orang lain. Padahal mereka pun saya yakin menempuh jalan selayaknya wajib militer yang menguras peluh, membating tulang, memerihkan hati, dan menorehkan darah.

Saya harus bisa!!!!!!
Images

Lagi Gila


Kayaknya saat ini saya sedang mengidap penyakit Fedofilia. Entah kenapa lagu I Heart U-nya SM*SH sampai saya download trus senyum-senyum sendiri dengarnya. Kemarin waktu ngumpul sama anak-anak di kampus tiba-tiba saya ada yang menyanyikan lagu itu dan ternyata teman-temanku pun mengenal lagu itu.

Saya menemukan diriku yang begitu aneh. Mungkin ini termasuk penyakit gila omor 49. Tiba-tiba menyukai boyband asal Indonesia yang personelnya culun-culun semua yang usianya sangat jauh dari saya. Saya menemukan diriku yang begitu ajaib. Entah kenapa. Tapi aku suka mendengar lagu ini. Ada beberapa kalimatnya yang membuatku mengingat sesuatu.

U know me so well
girl, i need u, girl i love u
girl i heart u

 Hahahahahahahaaha. Lucu rasanya. Saya menemukan sosok diri saya yang ABG. Yang menyukai boyband. Sorry, tahun 90an adalah tahun boyband dan di tahun-tahun itulah pengaruh dunia begitu kuat terhadapku. Setiap generasi punya warnanya sendiri, seperti itu jugalah diriku.

I Heart U, U Heart me Back.....:p
Images

Mencoba XXI Mall Ratu Indah

Ilustrasi
Rasanya sudah begitu tidak menonton di bioskop. Setelah jejeran film Indonesia yang tak begitu menarik akhirnya kemarin mendapati film The Tourist yang dibintangi Jhonny Depp dan Angelina Jolie tayang di bioskop Mari I(Mall Ratu Indah). Saya belum ingin menulis tentang film The Tourist. Saya hanya ingin menuliskan kesanku berada di bioskop Mari dan nonton sendiri.


Ada yang beda di bioskop Mari.Bioskop yang dulunya 21 (Twenty One atau biasa disapa TO) berubah menjadi XXI (dibaca ex-ex-wan). Nah, apa bedanya? Mereka masih sodaraan. Hanya saja kalo XXI, tampilannya lebih lux, elegan dan lebih berkelas. Biayanya pun relatif lebih mahal. 


Desain interiornya lebih memanjakan mata dan satu yang saya suka, kursinya empuk. Heheheheheehe. Enak buat bobo. Karena saya nonton sendiri, jadi meski agak telat datang, masih dapat kursi di tempat-tempat strategis. Padahal yang banyak kosong di bangku depan yang harus mendongak. Tak nyaman harus menonton dalam kondisi seperti itu.


Namun perbaikan belum selesai. Di beberapa tempat masih banyak alat-alat buat perbaikan. Dan lagi toiletnya kekurangan air. Terlalu banyak mungkin yang kebelet saat nonton jadinya pemakaian toilet membludak. Xixixixixi


Yang menyenangkannya lagi adalah saya duduk berdekatan dengan cowok yang sesekali melirik saya. Hahahahahaha. Entah karena dia penasaran dengan saya atau mau mencicipi makanan yang berhasil saya selundupkan masuk ke XXI tanpa diklihat oleh satpam. Semoga februari ada film-film bagus sesuai standarku.
Images

Patah Hati

Menemukanmu
Menggapaimu
Tapi tak bisa memilikimu
Maka aku adalah perempuan yang patah hati

(Melamun di Hero, Mari-170111)
Images

Hajimemashite

Saya sangat menyukai film Chibi Maruko Chan.  Banyak adegan yang berkesan di kepalaku. Dengan cerita keseharian tentang seorang anak kelas 3 SD. Disini, saya tak akan membedah film itu. Saya hanya ingin meminjam satu scene dalam adegan itu. Saat Maruko bersama teman-temannya belajar bahasa Inggris di taman.Mereka dengan senang melafalkan kalimat-kalimat dalam bahasa inggris. How are you, School boy,school girl, Nice to meet you. 

Mas Depp Wanna be

Nice to meet you atau dalam bahasa jepang Hajimemashite. Biasanya hanya digunakan jika seseorang melakukan tatap muka dengan orang lain. Adakah pertemuan tanpa harus tatap muka? Aku mengenal seorang teman. Belum cukup enam bulan mengenalnya. Itupun lewat sarana Online dan jejaring social virtual. Jika dulu sahabat pena adalah saling berkirim surat secara intens dan berbagi kabar. Di jaman teknologi yang begitu memudahkan maka anggaplah ini juga adalah sebuah ritual bersahabat pena tanpa romantisme menunggu pak pos seperti lagu vina panduwinata jaman 80an.

Kami punya banyak kesamaan. Menyukai menonton, blogger, menyukai museum, menyukai Dee, dan menyukai Online tengah malam. Sama-sama dari Bone, meski dia tinggal di kota dan aku tinggal di kampung. Dia suka ngobrol, aku suka ngobrol. Dia menyukai berkhayal,aku pun suka berkhayal. Tapi dia pintar menggambar, aku tidak.hihihihihihihi:D

Aku tak banyak tahu tentangnya. Mengenal seseorang lewat sarana virtual adalah sebuah informasi yang sangat dangkal untuk mampu memahaminya lebih jauh. Tulisannya ini hanyalah kesan yang aku tangkap tentangnya selama beberapa bulan ini.
Zombie

Mengenalnya seperti mengenal satu paket zombie yang romantic percampuran Jhonny Depp dan Nicholas Saputra dalam peranakan Cina. Ia menyukai segala hal tempo dulu. Di fesbuknya dia menulis Richie Ricardo orangnya tampan, Tapi saying bruce lee cepat matinya. Dua ikon tersebut sudah memberikan gambaran bagaimana ia menyukai segala hal jaman kecilnya. Saya bahkan harus membayangkan sejenak seberap ganteng Richie Ricardo, maklum saya masih  kecil saat Richie Ricardo meninggal.
Rangga Wanna be

Ia asyik diajak ngobrol apapun. Mulai dari mengkhayal soal dunia di masa mendatang, meramalkan apakah zombie yang menjadi musuh bersama ataukah alien. Hingga hal-hal romantic serupa film Ada Apa Dengan Cinta.  Ada sisi-sisi kocak yang sangat lucu dari dirinya. Kau bisa menemukannya dalam status-statusnya yang kadang bikin senyum. Namun ada kala dimana dia menjadi pribadi introvert, sangat kasar, atau bahkan memaki. Di sisi lain, dia memiliki sifat yang penyayang. Ketika ia merindukan rumah saat natal atau ketika ia mengajari seorang gadis kecil menggambar. Ia sangat menyukai buku toto chan. Buku cerita yang ditetapkan buku wajib baca di sekolah-sekolah jepang. Selain Toto Chan, bacaannya pun Chicken Soup. Ia seperti mix fruit. Banyak rasa di dalamnya. 
Ini dia yang sebenarnya

Besok adalah ulang tahunnya. Meski tak pernah bertatap muka dengannya, rasanya sudah seperti berteman lama. Menyenangkan bisa mengenalnya. Namanya Ko Irwan. Tapi saya lebih suka memanggilnya BJ atau abang. Semoga kelak bisa bertemu dengannya. Jika bertemu aku akan berkata “Hajimemashite”.
 (030111)

Sorry Bang, baru di upload tulisannya. Maklum saya nda isi voucher internet sampe 5 juta. Inilah foto-foto ini digunakan. Saya sudah ijin kan :p. Selamat ulang tahun, kalo mo kirim paket lagi jangan sungkan-sungkan ya.xixixixi