Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2014

Nyalon Gratisan

Gratisan adalah kesenangan dunia yang paling asyik dan zero budget. Ya iyalah, gratis. Nda ada yang nda suka gratisan. Istilah kerennya di Makassar "Anugerah", anu gera(h)tisan atau sesuatu yang gratis. Benar-benar anugerah.  Makan gratis sudah mainstream. Minum gratis juga sudah mainstream. Ke salon gratis mungkin juga sudah mainstream. Tapi buat saya yang nda pernah ke salon selain buat potong rambut, ditraktir ke salon buat perawatan adalah hal yang diluar dari mainstream dan wajib dicoba. Maka pas kakak saya ngajakin nyalon dan bersedia membayar biayanya saya dengan tidak malu dan mau banget menyambut tawaran itu. 
Karena namanya traktiran, jadi tempatnya ditentukan ibu penyandang dana. Ibu penyandang dana memilih salon Azka di jl. Abd dg Sirua. Salon ini dikhususkan untuk muslimah. Cowok tidak boleh masuk sama sekali. Semua pegawainya pun perempuan. Salon ini memiliki dua cabang di Makassar. Cabang yang satunya berada di Jl. Perintis Kemerdekaan. 
Meski kecil, salonnya cuk…

The Hunter ( Pemburu)

Judul : The Hunter ( Pemburu) Penulis : Asa Nonami Penerbit : Gramedia Harga : Rp. 72.500
Sebuah kebakaran mencurigakan terjadi di sebuah restoran. Penyelidikan merujuk pada kebakaran yanh disengaja dan korban yang mati bukanlah bunuh diri. Ini sebuah pembunuhan. Detektif Takako Otomichi, polisi perempuan mantan polisi patroli sepeda motor, harus bermitra dengan Takizawa, detektif senior yang sinis terhadapnya hanya karena dirinya perempuan. Serangkaian pembunuhan membawa kedua detektif ini pada penelusuran yang mengarah pada tersangka yang mengejutkan. Tersangka yang cukup tangguh untuk dilacak dan dilumpuhkan. 
Awalnya saya membayangkan membaca novel ini seperti membaca serial Mr. Poirot atau Mr. Holmes. Sayangnya ekspektasi saya tidak sampai. Namun buku ini menyajikan serial detektif layaknya detektif pada umumnya. Pergelutan pada pencarian bukti-bukti. Menemukan jalan buntu untuk memecahkan sengkarut kejadian kriminal. Detektif pun manusia. Mereka punya sisi lemah dengan problematika s…

Merindukan Paulo Coelho dan Haruki Murakami

Tiba-tiba ingin membaca buku Haruki Murakami dan Paulo Coelho. Padahal saya tidak terlalu gandrung pada karya dua penulis ini. Saya hanya membaca Norwegian Woodnya Haruki Murakami dan Alkemis serta The Zahir dari Paulo Coelho. Saya belum bisa mengatakan saya jatuh cinta pada kedua penulis ini, namun karya-karya mereka membuat saya berpikir dan merenung. 
Norwegian Wood merupakan cerita kehidupan remaja yang mencari jati diri. Diceritakan dengan kelam dan terasa berat untuk dibaca. Tapi menurutku ngejelimetnya itu yang bikin saya terus memikirkan cerita itu. Karakter tokohnya dingin, putus asa, dan seperti melayang tanpa jiwa. Kupikir setiap manusia setidaknya pernah sekali merasakan hal yang sama. Penuh nelangsa dan galau. Titik yang selalu membuat manusia menjadikan bunuh diri sebagai pilihan. 
Terasa pesimis dan negatif tapi menurutku disitulah letak asyiknya membaca buku Norwegian Wood. Kabarnya beberapa karya Murakami yang lain pun demikian dan berakhir dengan mati. Mungkin saat ini…

Ara dan Aturan Mainnya

Playing in suitcase with lots of dolls
Setiap melihat Ara dan segala tingkah anak-anak yang dilakukannya, saya selalu bersyukur memiliki anak seperti dirinya. I adore her. Saya jatuh cinta tiap kali dia tersenyum, tertawa bahkan menangis. Selalu ada lakunya yang membuat saya gemas dan ingin memeluk dan menciumnya. 
Dia tumbuh menjadi anak yang aktif, cepat belajar, pengertian, meski keras kepala dan agak kurus :D.  Dunianya adalah bermain. Segala hal begitu menarik baginya. Kecoa yang berlarian di wc, laba-laba yang merayap di dinding, tikus yang terjebak lem tikus. Bahkan pada tiga sulaman bunga pada lap kotor yang menurutnya seperti muka dengan mata dan hidung. 
Usianya kini hampir 2,5 tahun. Tapi masih saja ia belum berhenti ASI. Awalnya saya sedikit keras kepala untuk menyapihnya. Namun seiring berjalannya waktu ia mulai mengurangi aktivitas nenennya. Mungkin karena dia asyik main dengan sepupunya. Nafsu makannya pun mulai berubah. Ia akan meminta makan ketika lapar. "Makan.…