Images

ketika semua sisi dilihat dengan bijak

hari ini sebenarnya kelelahan. dua hari di pameran kompas gramedia, berturut-turut hingga sore.kecapeaan. sebenarnya harusnya tidur dan bangun tengah malam buat nulis. tapi hari ini dwi harus brgadang dan tak tidur. melakukan semuanya dengan tepat waktu. inilah kerja.

sebuah rasa kemudian bercampur. sedih bercampur suka. entahlah. seseorang pernah mengeritikku dan aku telah bersabar hati untuk terus blajar. namun seharusnya, tak usah lagi dimasukin. hauesnya....tapi entahlah....

aku lelah. telah jutaan detik aku lalu. telah milyaran debu telah aku hamburkan. dan aku harus terus bergerak maju. belajar melihat matahari dan tak silau.
Images

Apa kabarmu?

Apa kabarmu? Apa kau baik-baik saja? Aku baik-baik saja di sini.tapi ada sedikit ruang di hati yang sangat merindukanmu. Apa kabarnya Jakarta? Apakah masih seramai yang sering kau ceritakan padaku. Apakah ia masih dengan polusi kebanggaannya. Bagaimana kabar air yang menggenanginya. Semoga ia telah surut. Agar kau bisa berangkat kuliah.

Apakah kau tak merindukanku. Aku merindukanmu di sini. Sangat! Dengan hati yang selalu dipenuhi rasa tentangmu. Dengan pikiran yang telah penuh akan dirimu. Dengan jiwa yang kosong tanpa hadirmu.Entah telah berapa purnama semenjak kepergianmu.
Selama itu pula aku merajut benang-benang rindu akan dirimu.

“Mencari sesuatu yang lebih baik untuk masa depan “ katamu, saat aku merengek agar kau tak pergi. Telah banyak hal yang aku lakukan untuk bisa melupakan rasa rindu ini. Telah banyak rutinitas yang aku kerjakan untuk membuatku lelah agar tak mengingatmu lagi. Namun, kala malam. Saat semua makhluk telah damai dalam dekap malam. Bayangmu selalu menyelusup dalam pikiranku. Mencari sosok yang tak bisa tergapai dalam imajiku.

Matahari Maret tetap sama teriknya dengan matahari di bulan lain. Namun cuaca tak pernah bisa ditebak. Hari ini sang mentari tetap bersinar, tapi tampaknya ia malu. Hari ini ia lebih memilih di balik awan. Apakah di sana matahari tampak malu seperti matahari di sini?

Bulan Maret. Apakah kau mengingat sesuatu tentang bulan Maret. Aku ingin menceritakan padamu tentang kisah pada sebuah bulan Maret. Mau kah mendengarnya. Aku harap.

Suatu hari di bulan Maret. Kala matahari seperti matahari pada hari ini. Ia bersinar malu-malu di balik awan. Tak pernah ada yang meramalkan bahwa pada hari itu, sebuah kisah cinta akan lahir.

Seorang lelaki dengan setipis harapan datang menyapa seorang perempuan. Hari itu ia hanya sekedar datang menyapa tanpa maksud apapun.(mungkin).

Didapatinya sang perempuan yang tampak sangat kacau. Terlihat bahwa ia baru saja bangun. Sang perempuan tampak terkejut melihat sang lelaki. Ia mengenal lelaki itu. Tapi, tak pernah terlintas dalam pikirannya bahwa sang lelaki akan datang menyapanya. Tidak dengan penampilannya saat itu. Kucel dan sangat berantakan.

Namun, sang lelaki tak pernah mempedulikan tentang apa yang dilihatnya dari perempuan itu. Ia tersenyum dan menyapa.Menanyakan apakah ia tak salah untuk datang menyapa sang perempuan.

Sang perempuan hanya tersenyum simpul. Menggelengkan kepala tanpa berkata apapun.

Ada keperluan di sekitar sini. Jadi sekalian mampir. Ini pun atas izin darimu saban hari lalu yang mengizinkanku untuk datang.”katanya. Keduanya pun terlibat percakapan. Yang entah apa temanya. Hanya mereka yang tahu. Bercerita tentang lao tse hingga ke kisah para nabi.

“tahu lagu I’ll be there?”tanyanya tiba-tiba. Sang perempuan menggelengkan kepala tak tahu. Dan tiba-tiba saja sang lelaki menyanyikan beberapa bait lagu itu.
“….just call my name and I’ll be there”

“ya..aku tahu lagu itu”

“seperti lagu itu. Just call my name and I’ll be there” katanya menggoda.

mAtahari masih belum berubah. Sinarnya menerobos di sela-sela pohon. Layaknya lampu panggung yang menyorot para pementas. Dan kisah hari itu menjadi awal sebuah kisah tentang cinta.

Apa kau mengingatnya. Itu adalah kisah kita. Kisah tentang dua tahun lalu. Pertemuan yang yang telah membawa kita hingga hari ini. Sejak pertemuan itu, aku memulai untuk merajut sebuah rindu hanya untukmu.

Dan rajut rindu itu kini telah memenuhi hati. Aku selalu memanggil namamu. Hanya untuk membuktikan bahwa kau akan datang. Tapi ini takkan pernah berhasil. Kau takkan pernah datang. Bahkan mendengar aku memanggilmu pun aku sangsi. Jarak begitu memisahkan dan aku harus puas hanya mengenangmu ditiap bait lagu itu.

Apakah kau pernah mengingat tentang sebuah masa di mana kita pernah bersama sayup-sayup terdengar suara Melly dengan dentingnya.

-Sepi kurasa hatiku saat ini oh sayangku

..jika kau disini aku tenang-

“Seperti itu yang aku rasakan setiap malam ketika kau tak ada”katamu. Aku hanya tersenyum. Mungkin kau tak lagi mengingatnya, tapi moment itu benar-benar terekam dalam ingatanku. Terima kasih sudah menganggapku begitu berarti bagimu.

Ketika merindukanmu saat ini, seperti itu rasa yang memenuhi jiwa. Layaknya bait lagu itu

-Sayang kau dimana aku ingin bersama

Aku butuh semua untuk tepiskan rindu-

Apakah kau merasa yang sama…entahlah. Tapi, hanya lagu-lagu itu yang bisa membuatku dekat denganmu. Seperti lagu Michael learns to rock “ I’m gonna be around u”. Atau swirl 360 “accidently in love”. Kau pernah bercerita bahwa lagu itu sangat kau sukai. Lagu soundtrack dari shrek ketika ia dan Fiona jatuh cinta.

Seperti itu kah kita. Seperti shrek dan Fiona. Kau Shrek dan aku Fiona. (itu mauku, tapi terserah dirimulah).Tapi kali ini Fiona takkan berubah. Karena aku tetaplah aku.

Apa kabarmu? Smoga kau baik-baik saja. Aku hanya menitip sebuah rajutan rindu untukmu. Smoga kita akan terus merajut banyak kisah yang lebih indah hingga rambut kita memutih. Mata kita tak lagi sanggup melihat dengan jelas. Tubuh kita kian menua. Bahkan hingga berjuta-juta tahun yang akan datang.


untuk 13 maret kita

Smoga bisa smakin bijak menghadapi dwi

Karena dwi yang kamu kenal hari ini akan tetap dwi yang akan kamu kenal berpuluh tahun yang akan datang

(I luv u)

Images

dan aku berada pada titik terlemahku

entah apalagi yang harus aku buat. semua hal sepertinya telah pergi. meninggalkanku terpuruk di sini. tak ada yang benar-benar menjadi sosok sejati. serasa dunia ini tak lagi indah.tak ada lagi kicau burung itu lagi. tak lagi sapa lembut sang angin.atau hangat matahari.

semua terasa meninggalkanku. dan tak ada satupun yang mau tinggal dan menemaniku untuk sedikit saja berbagi sedih.atau sekadar menemani mencari matahari, angin, dan kcau burung.mungkin sebaiknya dwi menangis saja. setidaknya itu cara yang paling gampang untuk melepas sakit ini.

selamat bergabung di dunia nyata kawan....
belajarlah untuk survive..coz u have no idea
Images

banyak rasa yang bercampur

hari ini seneng banget. habis dari rumah pak mul. main-main dan bercanda dengan anak-anak dan juga para dosen. aduh kental banget rasanya.

kemarin sempat ke launching ininnawa web and newsletter. seneng rasanya bergabung dengan komunitas itu. sampe mabok kata k ochan. hahaha.

nyantai banget kemarin....dan bener-bener sampe mabok.
Images

di jurusan komunikasi, tengah malam

waah...hampir empat jam main internet di sini. ga kerasa. makasih buat semua. teman-teman yang sudah ngizinin main internet gratis.
udah capek. harus istirahat.bermalam di kampus untuk pertama kalinya. katanyaberhantu tapi kanbanyak anakanak
harus bagunin k riza buat download jurnal.
met bobo...mimpi indah.
Images

selamat datang di dunia, nak!



5 maret 2007, setengah lima sore. tubuh kecilnya merasai hawa dunia.
Tiap orang dibuatnya menangis.
BAHAGIA.

Selamat datang di dunia sayang.
Semoga kau adalah anak yang bertahan hidup.
Images

perkenalkan aku si pinky


Perkenalkan aku Pinky. Kemunculanku relatif aneh dan sedikit unik. Waktu itu aku masih berada di sebuah mall megah. Dan tiba-tiba saja aku telah berpindah tempat. Menjamah kaki seseorang adalah pekerjaanku. Dan aku bangga dengan itu. Namun ketika aku diperkerjaan baruku, aku tak difungsikan sebagai mana mestinya. Dipenjara di sebuah kardus sempit dan panas. Aku menjalani hari dengan sangat tersiksa. Hal ini disebabkan kulit tubuhku yang berwarna pink aneh. Sangat aneh untuk menjamah kaki. Hingga suatu hari majikanku mengijinkanku keluar dari kardus. Dan memperkerjakanku sebagaimana mestinya. Meskipun hanya berputar di kamar dan dapur. Namun sesekali aku diajak jalan ke tempat yang dingin dan liat pohon-pohon,atau sekedar melihat benda berlalu lalang yang kakinya empat berbentuk bulat. Inilah aku PINKY SI SANDAL. Di beli setahun yang lalu saat seorang cewek dan cowok berencana menikmati midnight show. Dan tanpa sengaja sendaol sang cewek terputus.(aneh juga selera cowok yang satu ini sampai haurs membeli diriku yang sangat berwarna ini untuk di pakai oleh pancarnya). Tapi syukurlah…setidaknya aku bisa berfungsi sebagaimana mestinya….
Images

waktu

Waktu serasa tak cukup untuk membuat nyata semua fantasi. Waktu tak pernah bisa buatku sedikit bernapas. Tapi setiap sela-sela sempit ada ruang untuk sekedar bermain-main dan bermimipi (lagi).
Aku baru menyadari bahwa cinta tak hanya untuk kita. Ada cinta untuk sisi hati yang lain. Banyak teman yang mungkin menyakiti tapi tak sedikit yang mencintai.
Tiap rasa selalu memiliki obat penawar. Dan aku menemukan banyak sosok yang baik di dunia ini. Orang-orang yang awalnya tak pernah kau anggap begity baik tapi dengan tulus ada dan membuatmu tertawa.
Berbahagialah karena kamu masih bisa merasa se mua itu.
Images

akhirnya nyambung juga

ternyata harus nambah kata @gmail.com untuk bisa masuk.....
bodoh....bodoh...bodoh...
untung ada k riza
thank u...