Skip to main content

Alone

Isn't it funny how time seems to slip away so fast
One minute you're happy, the other you're sad
But if you give me one more chance
To show my love for you is true I'll stand by your side your whole life through
(If Life Is So Short-The Moffats)

Lagu itu mengalun pelan. Aku ingin mendengarkannya. Sebuah lagi anak SMP yang sanggup memerangkap rasaku. Lagu yang kudengar saat lebaran terakhir bersama mamaku.Kudendangkan diam-diam. Dan kudapati mataku berkabut dan suaraku pecah. Aku menangis. Aku tak bisa mendefinisikan rasa ini.

Kegelisahan, kesendirian, sepi dan sunyi larut dalam jejak waktu. Aku benar-benar sendiri baik dalam artian sebenanrya maupun dalam bahasa kiasan. Aku berusaha menjelaskan rasa ini. Berusaha menganggap bahwa ini hanyalah sebuah dramatisasi rasa. Tapi bukan. Ini bukan sebuah dramatisasi rasa. In adalah yang paling jujur dariku saat ini.

Aku benar-benar merasa sepi dan aku tak butuh seseorang datang memaniku. Aku benar-benar menikmati rasa negatif ini dengan sangat khidmat.

Comments

  1. maaf, gara-gara saya mi kemarin yang putar ini lagu di kamar...

    ReplyDelete
  2. ini karena kau tak menemaniku bermalam kemarin. kau tau sendirika di kost. seramnya mi itu.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Indecent Proposal

sumber foto : tvtropes.org Seorang bilyuner menawariku one billion dollar untuk one night stand dengannya. Aku bingung. Aku dan suami sedang tidak punya uang dan satu juta dollar begitu banyak. Mampu membiaya hidup kami. Disisi lain aku  mencintai suamiku, rasa-rasanya ini tidaklah patut. Tapi kami benar-benar tidak punya uang. Aku ingin melakukannya untuk suamiku. Aku mencintaiku dan tidak ingin melihatnya terlilit utang. Kami memutuskan mengambil tawaran itu. This is just sex bukan cinta. Ini hanya tubuhku. Aku dan suami memutuskan setelah semalam itu, kami tidak akan mengungkitnya lagi. Setelah malam itu. Kami berusaha menebus  properti kami yang jatuh tempo. Sayangnya, bank telah menyita dan melelangnya. Seorang pengusaha telah membelinya. Kami putus asa. Suamiku tiba-tiba berubah. malam itu, Ia mempertanyakan apa yang saya dan bilyuner itu lakukan. Padahal kami sepakat untuk tidak mengungkitnya. Saya menolak menjawab pertanyaannya. Saya tidak ingin lagi menginga...

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

Waxing Is Torture

Karena tuntutan zaman kekinian yang membuat standar bahwa halus itu indah, maka saya membeli waxing. Hahaha. Oke, keliatan lucu tapi bener gue beli waxing. Saya agak nda setuju sih sama standar kehalusan masuk pada kategori indah, some things roughly beautiful. Saya lebih ke paham yang rapi itu indah. Hehehe.  Mencabuti semua bulu dari tubuh juga bukan gaya hidup yang mesti dilakukan. Sependek ingatan saya cuma sekali pernah nyukurin semua bulu kuduk itu pun karena coba produk pasaran.  Nah, nge-wax kali ini pun disponsori oleh rasa penasaran terhadap sebuah produk Wax. Namanya Sugarpot wax. Cara kerjanya mirip dengan nge-wax di salon kecantikan. (Hmmm...gue ga pernah sih coba waxing di salon, tapi mirip-mirip itu lah). Satu kemasan berupa pot kecil dilengkapi dengan spatula dan kain washable.  Caranya gampang, olesin wax kebagian  bulu  yang ingin dihilangkan, kemudian lapisi dengan kain. Biarkan selama 10 detik kemudian tarik berlawanan arah tumbuh bulu. ...