Skip to main content

Coretan

Pernah aku kehilangan kontak dengan seseorang. Tak bisa mengiriminya pesan dan tak bisa menemukannya di dunia maya. Inilah yang kutuliskan tentangnya

Ketepian bumi mana aku harus mencarimu?
Aku yakin aku tak perlu mencarimu hingga ujung langit karena kau tak sejauh itu
Aku yakin kamu masih di bumi
Menjejak tanahnya dan meneguk airnya

Atau juga ketika rindu dan mendapati bahwa rindu itu terlarang, kutulis

Setiap aku rindu padamu akan kutuliskan satu cerita untukmu
Agar aku tahu kelak ketika aku tak tahu lagi bagaimana cara merindukanmu
Aku tahu bahwa sebagian dari perjalanan hidupku pernah merindukanmu

( 29 Juli 2010-Saat tak bisa posting di kompasiana:( )

Comments

  1. Bukankah Perahu Kertas telah bersatu dengan Poseidon-nya, kak? ^^

    ReplyDelete
  2. ini adalah imajinasi sayang. tak semua inspirasi bersumber pada satu orang kan. bisa juga pada temanmu atau pada kisah orang lain....tetap menulis meike

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ara Belajar Ngomong

Serius Nulis Ara mulai suka ngoceh. Ada saja suara keluar dari mulutnya. Kadang jelas kadang juga tidak. Beberapa berhasil saya terjemahkan maksudnya. Beberapa mengalami missunderstand berujung pada rengekan atau aksi menarik tangan. Selain nonton lagu anak-anak, beberapa film anak-anak yang menurut saya cukup edukatif menjadi pilihan tontonannya. Saya memutarkan film Blue's Clues, Super Why, hingga Pocoyo. Serial Blue's Clues sudah kami tonton semua. Mulai dari sang pemilik Blue bernama Steve hingga beralih ke Joe adiknya di serial itu. Yang paling nyantol di kepalanya Ara adalah kata "think" sambil telunjuk memegang dahi. Itulah kata pertama yang ia ucapkan secara jelas setelah kata Mama dan Ayah. Entah kenapa kata ini yang melekat di kepalanya. Mungkin karena si Steve sangat aktraktif menyanyikan lagu jingle Blue's Clues terlebih dibagian "Sit down in thinking chair. Think, think, think". Ara juga suka bagian ketika surat datang. Dia akan i...

Cowok Cakep Yang Merasa Cakep Itu Bikin Ilfil

sumber :  lockhartfanclub.livejournal.com Judul postingannya panjang dan jelas. Cowok cakep yang merasa cakep itu bikin ilfil. Saya menarik kesimpulan entah sejak kapan. Mungkin sejak kuliah. Saya pernah punya pengalaman tentang cowok cakep yang merasa cakep yang makin mengukuhkan kesimpulanku itu. Waktu semester akhir kuliah, saya sering membantu senior saya menjadi front office di setiap acara yang diadakan LSMnya. Karena LSM ini fokusnya pada bidang demokrasi dan politik maka yang peserta pelatihannya adalah kalangan anggota Dewan atau anggota partai. Nah, pernah suatu hari yang menjadi peserta pelatihan adalah orang-orang muda berbagai parpol. Maka berdatanganlah para anak-anak muda yang kutaksir umurnya sekitar 25 sampai 30an tahun. Beberapa sekampus dengan saya. Tugas saya adalah memastikan mereka mengisi daftar hadir dan membagikan seminar kit. Isinya buku catatan, polpen, dan bahan materi. Karena kerjaan saya sekedar front office maka selesai membagikan seminar k...