Skip to main content

Too Many Mind

Terlalu banyak hal yang ada di kepalaku. terlalu banyak ide cerita yang harus dituliskan. Terlalu banyak imajinasi yang ada di benakku. Ada perjalanan yang perlu dituliskan. Ada sejumput kisah yang perlu dibagi. Ada beberapa cerita yang perlu dituntaskan. Ada mimpi yang terselip di antara.


Namun ada kabut yang menghalang pandangku. Ada sejumput rasa terlena yang membekukan gerakku. Aku menemukan patahan-patahan kalimat yang tak memiliki cerita. Ia sendiri dan butuh teman. Aku belum menemukan kawan untuk menemaninya. Kalimat itu perlu menjadi utuh.


Namun di sini di antara sengkarut imaji yang saling terbelit dalam kusut, aku tak tahu lagi kemana ia pergi. Ia menghilang dari benakku. Mungkin ia letih tinggal di sana. Mungkin dia kesepian sehingga terbang mencari teman.


Aku hanya menemukan kalimat ini. Sisa dari ruang ingatanku yang menguap.


Aku tak lagi mampu keluar dari medan magnetmu, Jika kau ingin lepas dariku, maka menjauhlah. Karena aku tak mampu melakukannya ...

Comments

  1. kalo ada kalimat "too many mind" pasti yang keinget film the last samurai. Terlalu banyak yang dipikirkan membuat manusia ragu untuk bertindak

    ReplyDelete
  2. benar..jadinya ga ada yang jadi deh...xixixixi

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

jurnalistik siaran, pindah kost-kostan, dan "capek deh!"

Akhirnya, kembali bisa menyempatkan diri sejenak ke Teras Imaji. Sedikit berbagi kisah lagi dengan diri sendiri. Sekedar untuk sebuah kisah klasik untuk Saraswati dan Timur Angin kelak. Aku tak pernah menyangka bahwa aku bisa bertahan sampai saat ini.meski tugas kuliah menumpuk. Keharusan untuk pindah pondokan. Kewajiban lain yang belum terselesaikan.Problem hati yang menyakitkan. Serta kontrak yang tersetujui karena takut kehilangan peluang meski tubuh ini harus sudah berhenti. Siang tadi (15 nov 06) seharian ngedit tugas siaran radioku. Tak enak rasanya pada teman-teman, memberatkan mereka. menyita waktu yang seharusnya untuk hal lain. Tak enak hati pada Pak Anchu, penjaga jurusan. yang tertahan hanya menunggu kami menyelesaikan tugas itu. Dengan modal suara fals nan cempreng toh aku pun akhirnya harus sedikit PD untuk membuat tugas itu. Meski hanya menguasai program office di komputer, toh aku harus memaksakan belajar cool-edit (yang kata teman-teman yang udah bisa merupakan sesuatu...

Chinese New Year's Story (Just For Fun)

Amani : Si Ne Er Kuai Le Ara : Gong xi Gong Xi  Ara : Let's ask for angpao Amani : That's a great idea                                 After a while....... Ara  : i got cellphone Amani  :  i just got rundown program of chinese new year Ara : maybe there's money inside the paper Amani : I hope so Amani : What are you doing? Ara : I'm Checking my facebook Amani : Do you have facebook? Ara : Absolutely  Amani : let me see Ara : Wait, i wanna twit our picture   Amani : Do u also have a twitter? Ara : Sure. Do you have?  I will follow u Amani : i should ask for cellphone instead of  piece of paper Ara : Yes, you should...hahaha Ara : Anyway, let's play around. I don't know how to use cellphone Amani : oke...