Skip to main content

Permen Wonka


Aku mendapat permen Wonka pagi ini. Belum aku coba. Rasa di bungkusan bertuliskan banan. Warna kuning. Cuma sebiji. Aku memandangi bungkus permen itu. Membaca bungkusnya dan melihat lambang tulisan wonka yang sangat khas membuatku teringat pada film Charlie and The Chocolate Factory yang dibuat oleh Tim Burton dengan aktor andalannya Jhonny Depp. Aku pikir pabrik permen ini hanya ada di dunia film.Ternyata benar-benar ada
Apa hubungan antara keduanya?



The factory was first started in the late 1950s, when a small, family-owned company started Breaker Confections in Chicago. in 1965, Sunmark Companies purchased Breaker Confections. The name was changed to Willy Wonka Brands in 1980, and to Willy Wonka Candy Factory in 1993. In 1988, the Sunmark Companies became part of NESTLÉ.
The name Willy Wonka came from the well-know book about Charlie and the Chocolate Factory. Charlie and the Glass Elevator also inspried the name. In 1971, the film Willy Wonka and the Chocolate Factory was invented.
The Willy Wonka Candy Factory produces some of the most fun, innovative, high quality candies in the world. Willy Wonka's "scrumdidlyuptious" candy which was inspired by the famous books and movie, is unsurpassed in appearance, flavor and packaging. It provides a deliciously different eating experience that sparks the imagination in kids of all ages. (http://wonkacandy.tripod.com)



Ternyata seperti ceritanya. Film yang dibuat oleh Tim Burton pun adalah adaptasi dari film versi tahun 1971 yang berjudul Willy Wonka and The Chocolate Factory. Rasanya pengen coba permen "Scrumdidlyuptious" yang menurut website resminya http://stage.meals.com adalah permen yang tak tertandingi dalam penampilan, rasa dan kemasan, tetapi memberikan pengalaman makan nikmat yang berbeda yang percikan imajinasi pada anak-anak dari segala usia.


Permen itu masih utuh di smpingku.Sebentar lagi akan berakhir di mulutku. Di balik bungkusnya ada joke khas Amerika yang kadang tidak kupahami.


Q : Why did the chicken go to the library?
A : To check out a bawk,bawk,bawk,bawk.


Q : How did the monkey cross the road?
A : It jumped on chicken's back 


Hmmm....aku makan saja permen ini!!!! :D

Comments

  1. kalau saya yang disuruh buat jokes dibalik bungkusnya itu, kayaknya akan seperti ini jadinya:

    Q : Why did the chick go to the library?
    A : To find out a superhero for her homework

    Q : How did the monkey cross the road?
    A : after he pays the chick

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tentang Etta

Aku mungkin terlalu sering bercerita tentang ibu. Ketika ia masih hidup hingga ia telah pulang ke tanah kembali aku selalu mampu menceritakannya dengan fasih. Ia mungkin bahasa terindah yang Tuhan titipkan dalam wujud pada tiap manusia. Tapi izinkan kali ini aku bercerita tentang bapak. Pria terdekat yang selalu ada mengisi tiap halaman buku hidupku.Pria yang akrab kusapa dengan panggilan Etta, panggilan ayah pada adat bugis bangsawan. Kami tak begitu dekat. Mungkin karena perbedaan jenis kelamin sehingga kami taklah sedekat seperti hubungan ibu dangan anak perempuannya. Mungkin juga karena ia mendidikku layaknya didikan keluarga bugis kuno yang membuat jarak antara Bapak dan anaknya. Bapak selalu mengambil peran sebagai kepala keluarga. Pemegang keputusan tertinggi dalam keluarga. Berperan mencari nafkah untuk keluarga. Meski Mama dan Ettaku PNS guru, tapi mereka tetap bertani. Menggarap sawah, menanam padi, dan berkebun. Mungkin karena mereka dibesarkan dengan budaya bertani dan ...

Gelombang : Gulungan Cerita Yang Menghempas

    Membaca Gelombang kulakukan dengan perlahan. Tidak seperti buku sebelumnya, Partikel yang habis sekali duduk. Aku menganalogikannya seperti coklat mahal yang ingin aku cicipi sedikit-sedikit. Takut ketika habis aku tidak lagi bisa mengingat rasanya. Jarak antara terbitnya Partikel dan Gelombang, tidak sejauh Petir dan Partikel. Marathon Partikel untuk memuaskan dahaga akan kerinduan lanjutan serial Supernova yang entah pada masa apa aku mulai mencintainya. Gelombang seperti kata sang Penulis, Dee, dibuat dengan rentetan disiplin dan deadline yang terencana. Sehingga jarak lahirnya dengan Partikel cukup cepat dibanding Petir dan Partikel. Aku menyesapnya sedikit-sedikit membiarkan Alfa Sagala bercerita pelan tentang dirinya. Menikmati tiap gigitannya sembari berharap tidak bertemu halaman terakhir. Gelombang berkisah tentang bocah lelaki Batak bernama Thomas Alfa Edison Sagala. Berkampung di Sianjur Mula-Mula, sebuah tempat yang dipercayao sebagai asal mula suku Batak. Di u...

Kamar Impian Ara

Karena kepentingan riset ( cieee riset...lol) akhir-akhir ini saya suka membeli majalah. Setelah membeli majalah untuk anak remaja Go Girls dan membacanya sampai selesai, hasil temuan saya adalah 70 persen isinya adalah katalog barang dengan harga yang tak terjangkau kantong pelajar atau mahasiswa. Hasil temuan ini nda penting sih ditulis disini, karena riset saya (macam mahasiswa level magister saja) bukan untuk itu. Berikutnya saya membeli majalah Puan Pertiwi. Majalah ini membidik ibu-ibu muda seperti saya ( sisir rambut sambil nyemir uban) dengan ragam informasi tentang perempuan yang sangat informatif. Apakah riset saya tentang itu? Bukan juga sih. Saya cuma pengen baca majalah aja sih, bukan ngeriset. Hahaha.  Nah, saya nda mau ngobrol soal majalah. Atau soal riset yang sedang saya lakukan. Saya mau ngobrol tentang anak gadis saya, Ara. Apa hubungannya dengan majalah? Cerita majalah cuma seupil, cuman biar jadi panjang dan bisa masukin kata riset jadinya diceritain disini*dit...