Skip to main content

mau nonton laskar pelangi

Lascar pelangi….

Aku baru menyadari bahwa diriku adalah sosok yang ambisius dalam hal-hal konkret yang mampu aku lihat hasilnya secara cepat. Namun untuk hal-hal abstrak, aku masih belum mampu membuat diriku seoptimis ketika aku mengejar hal-hal yang bersifat material.

Seperti film lascar pelangi ini. 130 km jarak bone-makassar, namun aku tetap berencana untuk menontonnya. Meski itu harus memohon pada Etta untuk pulang agak belakangan ke bone hanya untuk menyisihkan waktu 2 jam untuk menonton film ini.

Aku juga ingin menjadi satu dari list orang-orang yang menunggu film ini. Begitu banyak adegan yang kudapati di novel ingin aku saksikan dalam filmnya. Meski aku tahu, tak semua lembaran buku akan diterjemahkan dalam bahasa novel. Tapi biarlah aku menikmati film lascar pelangi sebagai film.

Tapi untuk menikmatinya, aku harus terlambat sehari…

Ya…sudahlah..tidak apa-apa….

Comments

Popular posts from this blog

Indecent Proposal

sumber foto : tvtropes.org Seorang bilyuner menawariku one billion dollar untuk one night stand dengannya. Aku bingung. Aku dan suami sedang tidak punya uang dan satu juta dollar begitu banyak. Mampu membiaya hidup kami. Disisi lain aku  mencintai suamiku, rasa-rasanya ini tidaklah patut. Tapi kami benar-benar tidak punya uang. Aku ingin melakukannya untuk suamiku. Aku mencintaiku dan tidak ingin melihatnya terlilit utang. Kami memutuskan mengambil tawaran itu. This is just sex bukan cinta. Ini hanya tubuhku. Aku dan suami memutuskan setelah semalam itu, kami tidak akan mengungkitnya lagi. Setelah malam itu. Kami berusaha menebus  properti kami yang jatuh tempo. Sayangnya, bank telah menyita dan melelangnya. Seorang pengusaha telah membelinya. Kami putus asa. Suamiku tiba-tiba berubah. malam itu, Ia mempertanyakan apa yang saya dan bilyuner itu lakukan. Padahal kami sepakat untuk tidak mengungkitnya. Saya menolak menjawab pertanyaannya. Saya tidak ingin lagi menginga...

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...