Skip to main content

I Got My Mood, But....

Rasanya baru sekarang saya benar-benar menikmati "Me Time". Tidak di atas tempat tidur sambil nenen Ara. Atau duduk sambil memangku. Kali ini dia duduk di keretanya, bermain sendiri sembari saya duduk dan mengetik di laptop. Di sini, di ruang tamu, dimana matahari bersinar begitu terang dan begitu hangat. Rasanya baru sekarang ini bisa seperti ini. Ia sudah bisa bermain sendiri. Duduk di kereta kursinya ke sana ke mari sambil memperhatikan tingkah Khanza yang tak pernah diam.

Ia sudah besar kini. Sedikit lebih ringan menjaganya tanpa harus memangku atau menggendongnya. Saya menemukan ruang waktu untuk leluasa menulis tanpa harus memegang smartphone dan mengetik di sana untuk sekedar mengupdate blog. Sudah saatnya menulis lagi. Setahun lalu Maret adalah saat dimana saya begitu semangat menulis beberapa cerpen. Dan tahun ini pun saya merasakan greget itu. Sebuah mimpi yang saya berikan deadline.

Saya harus menjaga mood ini. Besok bisa jadi menipis atau hilang. Tapi saya adalah penjaga apinya. Sayalah yag harus tetap mengipasi agar baranya tetap menyala. Meski besok harus beranjak lagi, saya harap tak butuh adaptasi lama untuk suasana ini.

Ada rasa yang butuh dituliskan. Karena menulis adalah pelepasan....

Comments

Popular posts from this blog

Dari Cafe Ke Cafe

Hmmm…..menyenangkan. seperti band saja yang pentas dari café ke café. Seperti itu pula aku melewati dua hariku belakangan ini. Mengikuti k yusran dan k riza yang sibuk buat proposal ke jepang yang harus dikerjakan dengan cara-cara elit. Dan akhirnya, aku pun ikut juga (dengan cara sedikit memaksa dan penuh ancaman). Kemarin di Balls Cafe dan hari ini di Dunkin Donuts . Hmmmm…..nice!!!! Hari ini curi wifi gratis dari Black canyon cafe yang tepat di atas dunkin donuts Mtos…hehehehe

Hajimemashite

Saya sangat menyukai film Chibi Maruko Chan.   Banyak adegan yang berkesan di kepalaku. Dengan cerita keseharian tentang seorang anak kelas 3 SD. Disini, saya tak akan membedah film itu. Saya hanya ingin meminjam satu scene dalam adegan itu. Saat Maruko bersama teman-temannya belajar bahasa Inggris di taman.Mereka dengan senang melafalkan kalimat-kalimat dalam bahasa inggris. How are you, School boy,school girl, Nice to meet you.  Mas Depp Wanna be Nice to meet you atau dalam bahasa jepang Hajimemashite . Biasanya hanya digunakan jika seseorang melakukan tatap muka dengan orang lain. Adakah pertemuan tanpa harus tatap muka? Aku mengenal seorang teman. Belum cukup enam bulan mengenalnya. Itupun lewat sarana Online dan jejaring social virtual. Jika dulu sahabat pena adalah saling berkirim surat secara intens dan berbagi kabar. Di jaman teknologi yang begitu memudahkan maka anggaplah ini juga adalah sebuah ritual bersahabat pena tanpa ro...

tentang buku

"...u can buy many book,but u can't buy a knowledge" 081383118xxx pesan itu sampai ke ponselku beberapa saat setelah aku mengeluh pada seseorang tentang buku "detik-detik menentukan" BJ.Habibie yang tak berhasil aku peroleh dari peluncuran bukunya di hotel clarion hari ini. iya mungkin benar...aku terlalu mengharapkan buku yang ditulis mantan presiden ketiga ini.padahal ku punya begitu banyak buku yang bertumpuk di kamar. Belum pernah aku jamah sedikit pun. aku tak tahu beberapa hari terakhir ini aku begitu jauh dari buku. jauh dari para pengarang-pengarang besar dengan segala masterpiece-nya. akuy begitu malas membaca. malas membuka tiap lembar buku tebal itu dan memplototi huruf-hurufnya yang kecil. "tahu tidak...buku bisa membawa kesuatu tempat tanpa kamu harus bergesr se-inci pun" kata-kata itu selalu keluar jka aku mengeluh sedang malas baca buku... entahlah aku begit malas mengetahui tiap isinya. aku hanya terpesona pada banyak tumpukannya di kam...