Skip to main content

Posts

Buku Muhammad darimu....

Seperti seorang anak kecil mendapati paket kado boneka yang sangat diidamkannya.Seperti itulah rasa ini ketika kuterima paket bersampulkan logo Trans TV itu. Sebuah buku yang aku tunggu dengan hati berdebar. Sebuah buku yang mungkin masih belum beredar di Makassar. Sebuah buku yang sinopsis singkatnya saja mampu membuatku bergetar dan merasakan hangat yang menjalar disekujur tubuhku. Perjalanan buku itu tidaklah mudah. Upaya pencariannya pun menemui hambatan. Aku mengetahui buku ini ketika tak sengaja membaca note sebuah penerbit di facebook pertengahan februari lalu. Tentang sebuah buku yang dari gagasan sudah menambat hati disertai dengan pengarang yang masuk dalam jajaran pengarang Favoritku. Launchingnya awal Maret. Yang artinya peredarannya belum akan sampai di Makassar saat itu juga. Awal maret pun pas tanggal 10. Wow, sebuah penantian yang panjang jika hanya menunggu kedatangan di toko buku toko buku makassar. Salah satu alterantifnya ya membelu lewat online.Tapi yang ini pun bu...

Aku perempuan

Manusia bertumbuh. Berkembang.Mempelajari banyak hal. Melihat banyak kejadian. Mendengar banyak kisah. Merasakan banyak kesan. Menyentuh jutaan permukaan. Terus bertumbuh. Menyerap dan mengikat tiap arti hidup. Aku adalah manusia itu. Aku benar-benar telah merasakan hidup di usia duapuluhan ini. Bahagia-sedih, tangis-tawa, kedatangan – kepergian, kehidupan baru-kehilangan. Bersama semua rasa itu aku bertumbuh. Aku ditempa untuk mampu bertahan di tiap rasa sedih, tangis, kepergian dan kehilangan.Rasa bahagia, tawa, kedatangan dan kehidupan baru menjadi vitamin-vitamin yang menguatkan jiwaku. Waktu aku kecil, aku kadang berangan untuk menjadi orang dewasa dengan sifat mandiri dan penyelesaian masalah sendiri. Aku kagum dengan sifat bebas dan kemerdekaan dalam penentuan pilihannya. Tak seperti waktu aku masih kecil yang di dikte untuk ini dan itu. Mimpi kecil itu telah menjadi nyata. Namun yang ketemui adalah sebuah keruwetan hidup yang makin kompleks.Tak sesimple bayangan masa kecilku...

Kesan tentang kawan

Kesan Tentang Kawan Banyak kenangan yang telah kita lalui, kawan Banyak cerita yang telah kita tuturkan Banyak waktu yang telah kita luangkan bersama Pernah ada jarak di antara kita Tapi hati membuat kita kehilangan spasi Derai tawa selalu ada meski tak sedikit sedih menyapa Tapi bukankah kita akan selalu berbagi beban Bukankah kita saling meminjamkan pundak untuk bersandar Mungkin kelak kita tak lagi jalan beriringan Tapi waktu telah merekam jejak kenangan itu, kawan Kelak kita akan mengenang kemarin dan hari ini dengan tawa yang sama

My Credit Card

Berbelanja dengan kartu kredit? Mungkin dulunya bukan pilihan yang baik menurutku. Tapi ketika tak punya uang dan kamu butuh bergaya untuk menyeimbangkan model T-shirt Okko dan sandal teplek yang aku gunakan dengan hak tinggi, jaket rajutan dan dandan manis dengan perempuan-perempuan sejawatmu yang berdiri di lobi hotel, kartu kredit adalah jalan yang tepat. Telah kugesek 250.000 hanya untuk membeli 2 buah baju. Kugesek pula untuk membeli 3 buku rick riordan yang ngebet aku beli dan sebuah majalah film serta buku untuk teman. (kalo soal buku aku tak segan-segan membeli yang banyak meski mahal). Harganya pun 263.000. sebuah angka yang cukup fantastis untuk pemakaian kartu kreditku. Dan akhirnya total geekan kartu kreditku hampir mencapai angka sejuta....ck..ck...ck. Tapi menurut k Riza antara knowledge dan style perlu diseimbangkan. Dan yah…akhir bulan aku akan pusing membayarnya…..

Horizon

Entah kenapa nama saya harus menempatkan saya berada pada posisi trainee.mungkin karena rekan kerja saya yang paling pintar (mungkin menurut bos) sudah pindah ke posisi lain. Mungkin juga karena bosku melihat kemampuanku yang jarang aku perlihatkan (cie).Atau mungkin karena aku sering malas0malasan dan cuek pada sesuatu sehingga saya harus ditempatkan pada posisi yang memaksaku harus bertanggung jawab. Hhmmmm Padahal saya tak memiliki sense of belonging di sini. Disini hanya sekedar singgah barang sejenak dan beranjak lagi. Orang-orang mungkin menganggapku tak bersyukur. Tapi aku mengganggap diriku mengerjar cita-cita. Aku menyukai bertualang dan melihat hutan-hutan kota dan desa. Aku membuat sebuah kalimat, berjalanlah lebih jauh dan lihatlah lebih dekat. Lakukan petualangan ribuan mil. Temui banyak rupa manusia. Ikat ragam sifatnya. Lihat lebih dekat budaya dan tingkah lakunya agar kelak kau bisa lebih bijak. Dan malam ini aku bertengger di Horizon melihat lampu-lampu kota dari jauh....

Janji

Kau menawarkanku jejeran angka dalam tahun memintaku memilih satu atau beberapa hari agar foto tangan itu bisa kita reka kembali bagiku kapan pun itu tak masalah. Hanya saja syarat yang kau ajukan begitu ketat. Aku harus membuat perencanaan tahunan seperti yang kantormu inginkan. Perlu mencari waktu dimana ada hari yang libur lebih agar cutimu tak terpotong banyak bagiku itu tak masalah, karena aku telah memutuskan untuk beranjak dari tempat duduk dan ruang ber-ACku. Aku memiliki orientasi hidup dan bagiku ini hanyalah tempat melewatkan banyak waktu luang kau pun membuatku tersadar bahwa waktu berjalan cepat. Cerita itu perlu tersandikan cerita itu perlu dihitam putihkan aku takut setelah pertemuan ini semua akan berakhir sedih seperti banyak kisah yang telah terjadi di masa lalu. Kau menjadi alarm yang mengingatkanku bahwa prolog itu harus bertemu epilog. Aku butuh mematut diri agar patuh pada janji aku butuh untuk segera terbangun dan terlepas dari ketergantungan waktu dan ruang. I...

Bertemu Kawan Lama

Aku bertemu kawan lama. Seseorang yang padanya aku pernah iri akan cara penulisannya. Kami pernah belajar sama-sama tentang bagaimana menulis itu. Ia akan beranjak pergi. Meninggalkan Makassar dan menjadi orang yang dituntut oleh dunia kerja.Seperti aku yang juga telah beranjak. Tapi kami berjanji untuk terus menulis. Sebuah upaya yang paling merdeka yang masih kami punya semagai manusia merdeka. Yang menjadi tameng kami melawan lupa.

Percy Jackson sang Demigod

Film Percy Jackson and the lightning thief yang mengisahkan tentang anak dua belas tahun yang memiliki penyakit ADHD (Hiperatif) dan disleksia yang ternyata adalah anak dari Poseidon sang dewa laut akhirnya di putar juga di Bioskop -bioskop Makassar. Mengapa saya begitu ingin menontonnya? Karena film ini diangkat dari buku dan mengetengahkan tentang dewa-dewa kuno yunani yang berada di amerika serikat yang merupakan peradaban yang menguasai dunia untuk saat ini. Dikisahkan Zeus pemimpin para dewa kehilangan tongkat petirnya. Dan anak Poseidon-lah yang dituduh mencuri tongkat petir tersebut. Jika sampai titik balik matahari Percy sang demigod (Setengah manusia, setengah dewa) tidak mengembalikan tongkat petir ke zeus maka terjadi peperangan di muka bumi. Hades, dewa bawah tanah pun menginginkan tongkat petir tersebut dan menyandera ibu Percy di neraka. Dan disinilah cerita tersebut bergulir. Percy yang baru mengetahui bahwa dirinya adalah demigod harus melalui petualangan untuk menyela...

I Realized

Aku duduk di depannya. Ia seperti tentor bahasa inggrisku di Briton.Tapi kali ini saya tidak dalam posisi sayasebagai murid atau diasebagai tentor. Ia menanyai mengapa aku datang. Ia juga menanyakan motivasiku mengapa datang ke tempatnya. Ia menyuruhku mengeja alphabet dalam bahasa inggris. (Aku harus berpikir untuk itu. Maklum bahasa inggrisku pas-pasan). Selain itu ia juga menyuruhku mengeja beberapa kata. Jamur, bentuk, nyamuk yang semuanya dalam bahasa inggris. Beberapa kujawab dengan benar meski sedikit ragu.Tapi beberapa aku menyerah. Aku bahkan perlu menuliskan huruf-huruf itu dibenakku dan kemudian mengejanya. Ia menanyakan beberapa kalimat.Lepas Sepatumu. Ayo kita ke atas atau ayo berpegangan tangan dan kita menyanyi. Lambaikan tangan. Atau siapa yang mau bertanya angkat tangan. Semuanya pun dalam bahasa inggris. Dan sekali lagi beberapa aku jawab dengan benar beberapa hanya mampu aku jawab dengan mengingat beberapa kalimat yang sering disampaikan para artis-artis yang konser...

Apa Yang Kucari???

Aku kembali mempertanyakan apa sebenarnya yang kucari. Telah kutemukan tempat singgah tapi aku mencari tempat singgah yang lain. Semua peluang yang datang selalu kuladeni tapi kemudian aku kembali mengurungkan niat dan sekadar melalui prosesi yang ada. Apa yang kucari?Aku belum berniat mencari tempat yang aman untukku. Sejauh ini aku hanyalah sekedar mengisi waktu luang. Merasakan suasana kerja dan kantoran. Tapi ini bukanlah tujuan hidupku. Aku tak mensetting hidupku untuk duduk dari jam 8 hingga jam 5 dan mengerjakan sesuatu sesuai dengan tata laksana kantor yang telah dimaktubkan dalam kitab undang-undang hukum perkantoran. Aku adalah pecinta perjalanan dan aku ingin melewatkan banyak hidupku dalam perjalanan. Lantas, mengapa aku masih menyukai bermain main dengan peluang? Mungkin karena aku baru belajar nakal sekarang dan aku nakal sendirian. Tak adalagi teman-teman kuliah yang menemani kenakalanku. Aku menikmati bermain-main dengan peluang dan meski pada akhirnya aku akan berkata...

Kura-Kura hijau

Tadi waktu ke Mall aku sempat melihat kura-kura hijau kecil yang djual. Ada puluhan ekor dalam satu akuarium besar. Ada yang berdiam diri di batu buatan dalam akuarim kaca itu, adapula yang berenang-berenang. Banyak orang yang singgah untuk melihat-lihat. Dijualnya berpasangan. Kura-kura mungkin makhluk yang gampang kesepian. Jadi jika harus dijual harus berpasangan. Sepasang kura-kura dibrandol dengan harga 70.000 plus akuarim kecil ukuran 20x15x15 cm. Kura-kura itu tampak lucu. Selain kura-kuranya dijualnya turtle food buat sang kura-kura. Aku tertarik untuk membelinya. Tapi aku bukanlah orang yang telaten dalam merawat sesuatu. Aku takut kura-kura itu akan mati jika aku beli. Mungkin jika sang kura-kura beruntung aku pun akan melakukan seperti yang dilakukan Dee, melepas kura-kura. Tapi janganlah aku membelinya. Biarlah orang lain yang lebih telaten yang merawatnya. Semoga kura-kura itu mampu bertahan hidup.

Nonton Barong Sai

Eksostis adalah sesuatu yang tak ada di Mall. Definisi ini aku buat ketika beberapa bulan yang lalu aku dan k yusran melihat para pelaith merpati balap melatih merpati-merpatinya terbang di GOR Sudiang.Tapi bagaimana jika kutemui sesuatu yang eksotis di Mall,Wah artinya untung dua kali donk. Sudah jalan-jalan ke Mall dapat bonus lihat sesuatu yang eksotis. Tahun baru cina yang jatuh pada hari ini, 14 Februari 2010 menyajikan sebuah atraksi barong sai yang eksotis di M”Tos. Senang rasanya bisa melihat atraksi barong sai secara dekat. Ada dua barong sai yang dipertunjukkan. Kalo dilihat dari Warna bulu dan lentik bulu matanya barang sai itu sepasang. Yang berwarna merah menyala adalah naga jantan dan berwarna pink dengan bulu mata yang lentik adalah perwujudan naga betina. Barong sai yang berasal dari vihara girinaga Makassar menyajikan atraksi barong sai yang begitu memukau. Kedua barong sai tersebut beratraksi dari lantai dasar hingga lantai ketiga. Mencari Angpao yang di gantung oleh...

Berfoto Yukata

Aku sudah lama menginginkan berfoto memakai kimono atau yukata. Tapi, aku belum pernah bisa mewujudkannya. Setiap pergi ke pameran kebudayaan Jepang waktu awal kuliah hingga pameran-pameran kebudayaan jepang lainnya yang memiliki session free memakai yukata selalu terlewatkan olehku. Padahal berfoto dengan pakaian khas jepang ini menjadi slaah satu mimpiku. Aku juga tak punya referensi banyak tentang tempat foto atau tempat penyewaan yukata. Yang aku tahu hanyalah di kaori pusat kebudayaan Jepang, yang ternyata setelah saya cari info yang aku dapat adalah paket kursus bahasa Jepang bonus tata cara pemakaian yukata dan kimono. Wadduh…saya tak berminat untuk belajar bahasa Jepang.Saya Cuma sekadar mau memakai yukata. Jadi deh tertunda lagi. Nah pas sebulan yang lalu waktu awal tahu, saya jalan-jalan ke MP dan iseng tanya di salah satu stan studio foto di sana dan ternyata mereka menyediakan yukata. Sebulan kemudian, tepatnya hari ini saya akhirnya berfoto dengan yukata. Maunya sih kimon...

Dengan Buku, Aku Bebas

Kalimat di atas adalah kalimat yang diucapkan Bung Hatta ketika di penjara waktu zaman Belanda dulu. Kalimat ini mulai lagi popular sejak Riri Riza memasukkannya dalam skenario film “ Sang Pemimpi”. Aku sangat suka kalimat itu. Dengan buku, aku bebas. Sebuah perkataan yang benar adanya. Buku meluaskan duniaku. Buku menerbangkan khayalan melewati cakrawala. Melintas lapis lapis langit. Imajiku terbang liar dalam menvisualisasikan cerita-cerita di benakku. Buku menjadi sebuah pintu ajaib yang bisa membawaku melintasi dunia. Menerobos jarak-jarak geografis. Membawaku menyelam di dasar samudra terdalam dana dalam waktu bersamaan mengajakku menjadi astronot meneliti ledakan bintang di angkasa luar. Ia juga menjadi mesin waktu yang mampu membawaku ke berbagai dimensi waktu. Mengubahku menjadi detektif hebat.Perempuan Cantik nan sempurna,Atau penjahat kelas kakap berdarah dingin. Buku mengajariku pengetahuan pengetahuan purba hingga yang paling modern. Buku mengajariku untuk bijak. Mengajar...

My Favorite Poems

Ada dua puisi yang memenjarakan hatiku karena kaimat-kalimatnya. Aku mencatatnya hingga menghapalnya. Dua puisi ini selalu aku persiapkan untuk hukumanku jikalau aku terlambat breefing. Tapi Lucky me, jarang terlambat. Pertama dari Sapardi Djoko Darmono Aku ingin Mencintaimu dengan Sedehana Seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu pada api yang menjadikannya tiada Aku ingin Mencintaimu dengan sederhana Seperti isyarat yang tak mampu disampaikan hujan pada awan yang menjadikannya tiada Kedua dari Dee dalam buku Supernova –Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh- Engkau adalah getar pertama yang meruntuhkan gerbang tak berujungku mengenal hidup Engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan dahagaku dalam cinta tak bermuara Engkaulah matahari firdausku yang menyinari kata pertama dalam cakrawala aksara Kau hadir dengan ketiadaan. Sederhana dalam ketidakmengertian Gerakmu tiada pasti, Namun aku terus di sini.Mencintaimu. Entah kenapa.

Pilihan-Pilihan Hidup

Hidup adalah sebuah hamparan jalan yang panjang. Manusia adalah pengembara yang menjadi penentu arah hendak ke mana kakinya melangkah. Tiap putusan-putusan jalan yang akan dipilih adalah hasil perenungan yang tak hadir begitu saja. Ia adalah putusan yang hadir dari perenungan panjang pada pertimbangan-pertimbangan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki manusia. Tapi tak semua jalan adalah benar. Dan tak jarang manusia menemui kerikil tajam, jalan berliku, atau bahkan gang buntu yang tak berada di arah yang sebenarnya.Terkadang manusia terlalu silau pada pilihan-pilihan yang dipilih oleh orang lain. Selalu menganggap bahwa ketika orang lain telah berhasil dan menikmati jalan tol yang dilaluinya, manusia lain turut mengambil jalan yang sama dan menganggap itu juga baik untuknya. Kadang mereka tak berpikir bahwa orang tersebut sebelum melewati jalan tol mereka juga melalui aral rintang yang tak sedikit. Terkadang pula manusia mengambil arah yang tak sesuai peta yang dibuatnya. Dia hany...

Belajar Mencintai

Hidup adalah fana. Segala benda yang ada di semesta hanyalah materi yang akan hilang suatu saat kelak. Daging yang membungkus tubuh akan menyusut dan kemudian kembali ke asal. Semua akan menjadi debu. Dan debu menjadi tiada. Lantas mengapa kita selalu sedih pada setiap kehilangan? Mungkin jawabnya karena cinta adalah abadi. Dan ketika cinta adalah abadi, apakah ia tak lagi mampu tumbuh dan berkecambah. Menjadi pohon-pohon cinta yang lain? Aku yakin cinta takkan pernah mati. Ia kekal dan melingkupi tiap benda di semesta. Ia ada dan terus berkembang. Bertumbuh dan berjumlah seluas semesta. Kehilangan memang menyakitkan. Memantik rasa di hati. Membuat senyum berubah ke derajat 180. Membuat mata kehilangan binar. Membuat wajah tak berona. Membuat hari menjadi suram dan tak bersemangat. Tapi hati punya penawar. Ia bernama waktu. Biarkan waktu menyembuhkan sakit. Biarkan waktu mengeringkan airmata. Karena waktu bisa mencarikan pengganti. Waktu bisa member ikan cinta yang lain. Manusia akan b...

Mantra

Bayangmu menari nari dalam benakku. Sekali lagi kurapalkan mantra terkuat itu. Paulo, Uranus,Titanium, Uranus, September . Tapi kali ini ia menjadi boomerang untukku. Membuatku menata hatiku dan menyakini bahwa kau begitu berarti. Jauh sebelum ini semua, mantra ini telah aku pakai untuk tiap keegoisan diri yang tak kau patuhi. Dan kau selalu bias mengiyakan ktika mantra ini terapalkan. Tapi kali ini kau mengelak nya. Kau mengikuti runutku. Kau mengiyakan, tetapi bukan sesuatu yang aku harapkan. Tak seperti yang kuinginkan. Aku hanya ingin kamu mengikuti cara berpikirku.tapi tampaknya pikiranmu adalah sesuatu yang sangat sulit aku tundukkan dalam pengaruh mantraku. Aku hanya selalu mampu merapalkan mantra-mantra itu. Tanpa pernah benar-benar dengan tulus berkorban untukmu. Sedang dirimu, tanpa mantra-mantra itu sekalipun kau tetap akan melakukannya atas nama cinta. Aku hanya mampu menuntut katamu. Mengatur ini haruslah begitu dan begitu menjadi seperti ini. Tak pernah sekalipun aku ...

Being Suporter

Menjadi supporter. Berarti menjadi bagian dari massa terdepan,.bertepuk tangan. berteriak paling keras untuk menemangati dan bersedia menjadi pionir terdepan dalam membela team yang didukung. Bersedia dengan sepenuh hati turut “melempar” dengan maksud membela team kesayangan. Tak pernah ada yang menonjol secara individu jika berperan sebagai supporter. Selalu disebutkan dalam akumulasi massa yang banyak. Bersedia bertapuk tangan paling keras untuk tiap penciptaan-penciptaan prestasi yang dibuat oleh salah satu atau beberapa anggota team. Dan tak pernah luput diikutkan dalam setiap pertandingan team. Berbeda dengan sang bintang lapangan yang bias bersinar sendirian, tiap individu reporter adalah sebuah sekrup kecil yang tak begitu berarti. Ketika salah satu sekrup patah atau mengundurkan diri akan dengan mudah mendapatkan penggantinya. Karena syaratnya sangatlah gampang, cukup kamu loyal dan bersedia bertepuk tangan dengan keras untuk tiap prestasi dan upaya memberi semangat pada team. ...