Skip to main content

Posts

berusaha berkumpul se-teman angkatan

Pohon Kersen-nya SudahTidak Ada

Siang hari di 26 November 2007, aku melangkahkan kakiku memasuki kantor Lembaga Studi Informasi dan Media Massa (Elsim). Tiba-tiba suasana ruang tengah terasa begitu terang. Tak ada lagi penghalang daun-daun Kersen dari teriknya sinar matahari di luar sana. kolam pun sudah di keringkan.Ranting-ranting pohon itu telah ditebang. Bagian bawahnya pun sudah mulai terluka. Ditebas oleh parang. Pohon itu ditebang. Alasannya karena daunnya mengotori kolam ikan. Daunnya memang berguguran dan menjatuhi kolam ikan yang belum setahun di buat. Aku jadi sedih. Pohon kersen itu pasti sudah tua. Setidaknya sudah lima tahun lebih. Cabangnya sudah sampai di atap-atap. Ketika pertama kali datang ke Elsim sekitar setahun lalu aku selalu berpikir bahwa akan sangat mudah bagi pencuri untuk mengambil komputer-komputer di elsim. Manjat ke atap saja dan kemudian turun melalui pohon Kersen itu. Pohon itu pastilah telah lama menemani bangunan kantor elsim. Ia telah menjadi perekam atas semua yang pernah el...

Aku Ingin Sepeda

Beberapa waktu lalu, aku sempat berjalan-jalan ke Mal terbesar di Makassar. Inden untuk Harry Potter VII yang bakal launching 12 Januari nanti. Sekalian aja jalan-jalan buat sekedar mencuci mata. Dwi bukanlah kaum yang anti kapitalis. Dwi adalah kapitalis itu sendiri. Hahahaha…..ANEH. Beberapa model sepeda berjejer di depanku. Iseng-iseng, aku melihat-lihat model sepeda yang ada. Sepeda telah menjadi sebuah Wish buatku selama 6 bulan belakangan ini. Rasanya begitu nyaman melihat orang naik sepeda. Namun, sepeda dengan harga jutaan dan dengan merek terkenal tak pernah terlintas dalam benakku. Aku hanya menginginkan sepeda onthel. Tiba-tiba, dari beberapa sepeda yang ada sebuah sepeda yang menarik perhatianku. Warnanya merah. Sadelnya empuk. Punya boncengan di belakang. Selain itu iya juga punya keranjang. Waaaaahhhh…..sangat indah. Aku tiba-tiba mencoba melirik harganya. Hmmm….Rp.995.000. waaaahhhhh….Lumayan mahal untuk ukuran Dwi. Namun, sepeda merah itu telah menarik perhatianku. Aku...

aku harus banyak belajar....

kemarin malam adalah pertengkaran kami yang terhebat selama 2,5 tahun kami pacaran. mungkin kami bisa segera berbaikan. namun, jikia dilihat dari segi materi pertangkaran ini adalah yang paling hebat. kami memepertengkarkan masalah kecil sebenarnya. namun, kemudian merempet pada hal-hal yang sangat prinsipil. bahkan sempat terlontar untuk putus atau mencari orang lain saja. entahlah...apa yang terjadi. dw tak bisa mengontrol diri. sepertinya dwi melihat ke dalam hati. kembali merenung mengapa bisa seliar itu. hari ini, ada berita gembira. ecy, nida dan ika lulus beasiswa buat ke amerika. sebuah pencapaian yang begitu hebat. amerika!!!!!!!! tempat di mana semua orang di dunia bermimpi untuk ke sana. dan bisa ke sana dengan gratis adalah hal yang luar biasa pula. terima kasih teman, kalian memotivasiku untuk terus belajar. dan selalu melihat peluang...... hati-hati di amrik. bawakan pulang foto kalian bersama bush. jangan lupa oleh-oleh. .....

pengalaman recruitment 4 bank

hari ini, dwi test buat beasiswa bank niaga ikatan dinas. tapi layaknya sebuah rekruitmen pegawai untuk bank niaga. begitu banyak level yang harus dilalui. tadi siang dwi ikut untuk test awal. psikotes dan bahasa Inggris. nantilah dwi cerita tentang testnya. dwi cerita dulu tentang pengenalan program beasiswa ikatan dinas ini. sebuah program beasiswa yang merupakan tahapan rekruitmen untuk menjadi pegawai bank niaga. beasiswa akan diberikan selama 3 semster dan setelah itu akan mendapat pendidikan lewat program pendidikan esekutif. dimana akan diajarkan segala hal tentang perbankan selama delapan bulan. sebuah kesempatan yang sangat baik. namun dwi berpikir pola kerja seperti itu sangat tidak sesuai dengan dwi. aku tidak begitu menguasa bahkan kurang tau atau tidak tahu sama sekali tentang bank dan marketing. disiplin ilmu ku sangat jauh dari semua. dan aku berpikir aku tak bisa engan kondisi kerja yang sama sekali tidak aku kuasai. akan ada pelatihan sih, tapi sejak dulu ...

my homework

I got homework from my mentor in Briton “if you can choose your couple, what things considering to fulfill it? I don’t know, but I really like this homework. It’s different from many kinds of homework some days ago. What things considering?mmmmm……it’s hard. But actually isn’t hard. I always discuss about this with Mr. Yusran Darmawan. I always ask him what the criterias of the girl that looking for. And he also ask me with the same question. And if he ask me, I always answer it with this “first, I want someone who have a high Quality IQ. I wanna that men become my partner of my discuss. I like asking about everything, so I must find someone who can answer all my questions. spesific for my knowledge focus. Second, I want some who can also make me laugh when I’m sad. Someone who always give support when I’m give up. Someone who can be so adult when I become childist. Three, I want someone who more adult than me. Maybe more 2 years older than me. Because I always think that I...

ternyata tulisan itu...

aku kembali membaca tulisan yang kubuat beberapa bulan silam. tu;lisan yang kuberi judul "BUDAYA LITERASI". tulisan itu kusertakan pada lomba penulisan jurnalistik di pameran kompas gramedia bulan maret lalu. semenjak berakhirnya pameran itu, aku tak pernah berharap lagi akan tulisan itu. hanya sekedar menjadi sebuah salah satu dari uah pikiranku dengan data yang aku mix dari berbagai sumber. hanya menjadi sebuah artikel yang mengisi postingan blogku. bahkan aku pernah down karenanya. aku ragu pada kemapuanku menulis. "aku masih harus belajar lebih banyak lagi" pikirku. kemarin, tiba-tiba aku mendapatkan telepon dari biro sirkulasi KOMPAS. pertama ia menanyakan tentang perlombaan kemarin dan tetang kekiutsertaanku dalam lomba itu. ku jawab saja dengan "ya". mereka kemudian memintaku untuk segera mengambil piagamku di sirkulasi KOMPAS tepat di belakang Carefour. aku tak pernah berpikir akan sesuatu yang begitu tinggi semisal menang lomba. aku tak berpikir ...

Cas cis cus di Briton

Sudah tiga hari aku memulai kursusku di Briton. Sebuah langkah yang lumayan menurutku. Karena rencana ini telah hampir setahun aku niatkan, namun baru kali ini mampu aku realisasikan. Kak Yusran pun telah begitu letih untuk terus menyuruhku untuk belajar bahasa Ratu Elizabeth ini. Kalo bukan karena taruhan yang kami lakukan mungkin sampai hari ini aku masih belum memulai pembelajaran Bahasa Inggrisku secara intens. Elementary one. Level paling rendah. Dan disitulah aku barada. Sebenarnya, kalo aku menilai diriku sendiri, Bahasa Inggrisku lumayanlah. Namun, mungkin ada baiknya untuk kembali me- rewind semua pelajaran waktu SMP dan SMA kemarin. Teman-teman kelasku berasal dari beragam universitas dan beragam angkatan.. UMI, UKI, STMIK Dipanegara, UNM, UNHAS, univ.45 bahkan ada yang telah bekerja. Satu visi yang membuat kami bertemu di Briton yaitu Bahasa Inggris menjadi sesuatu yang perlu dikuasai. Aku pun kemudian menyesal, mengapa pada semester akhir aku baru s...

Banjir di tol-numpang lewat ya….

Tak ada yang begitu luar biasa siang hari kemarin, Selasa 6 November 2007 . awan hitam menggantung dilangit. Berarak di langit mengikuti hembusan angin. Layaknya sebuah mahkota yang akan akan dipasangkan pada ubun putri kecantikan. Ia bergerak mencari tempat mana yang akan disirami dengan jutaan milliliter air. Wajarlah, bulan November masa dimana hujan ingin menyirami bumi. Tiap sore ia layaknya seorang guru yang mengabsen siswanya. Tak ada sejengkal tanah yang luput dari airnya. Musim hujan. Becek dan lumpur menjadi teman. Bersiap sajalah banjir datang menyapa. Seperti hari ini. ia pun menyapa tol. “Numpang lewat” katanya. Tak ada yang menyangka banjir ingin lewat tol. Alhasil, semua kendaraan harus ngalah. Mengizinkan air bah ini melewati tol. Pengguna tol pun harus mencari jalur alternatif. Jalan satu-satunya ya, lewat jalan raya biasa yang tanpa kendaraan dari tol sudah sangat macet. Badan jalan tak mampu menampung ratusan mobil dan motor yang membludak di ...

Tamalanrea : kawasan pendidikan vs kawasan bisnis

Ramai. Ribuan orang tumpah ruah dijalan urip sumoharjo. Angkutan umum dan pribadi tak dapat bergerak. Kemacetan jalan tidak terbendung. Bukan untuk menuntut demo atau menuntut apapun. Mereka hanya ingin melihat mal baru .Tak hanya orang-orang dari kawasan Tamalanrea saja yang hadir malam itu, dari antang, sudiang, bahkan dari maros pun datang ke tempat itu. Makassar town square. Mal pertama yang berdiri di kawasan Tamalanrea.. Ia berdiri megah. Di sisi kiri jalan menuju pusat kota. Dengan lampu-lampu yang berpendar indah penuh warna. Sabtu malam itu (29/09) merupakan grand launching mal yang lebih keren disebut M’tos. Lantai dasar, kedua, dan ketiga dipadati ribuan orang yang memiliki motif berbeda. Entah hanya untuk bermalam minggu di mal baru, berbelanja baju yang beriklan diskon 50% , berbuka puasa atau hanya sekedar mejeng dan cuci mata. azan berbuka belumlah dilafazkan. laki-Laki – perempuan, tua-muda. Semua mencari tempat yang nyaman untuk berbuka. Tidak ...

Tamalanrea : kawasan pendidikan vs kawasan bisnis

Ramai. Ribuan orang tumpah ruah dijalan urip sumoharjo. Angkutan umum dan pribadi tak dapat bergerak. Kemacetan jalan tidak terbendung. Bukan untuk menuntut demo atau menuntut apapun. Mereka hanya ingin melihat mal baru .Tak hanya orang-orang dari kawasan Tamalanrea saja yang hadir malam itu, dari antang, sudiang, bahkan dari maros pun datang ke tempat itu. Makassar town square. Mal pertama yang berdiri di kawasan Tamalanrea.. Ia berdiri megah. Di sisi kiri jalan menuju pusat kota. Dengan lampu-lampu yang berpendar indah penuh warna. Sabtu malam itu (29/09) merupakan grand launching mal yang lebih keren disebut M’tos. Lantai dasar, kedua, dan ketiga dipadati ribuan orang yang memiliki motif berbeda. Entah hanya untuk bermalam minggu di mal baru, berbelanja baju yang beriklan diskon 50% , berbuka puasa atau hanya sekedar mejeng dan cuci mata. Azan berbuka belumlah dilafazkan. laki-Laki – perempuan, tua-muda. Semua mencari tempat yang nyaman untuk berbuk...

Ramadhan…sebuah awal untuk sebuah mimpi

Aku memulai untuk kembali belajar memengang pena. Menekan tuts-tuts komputer sambil berkhayal dengan imajiku. Aku kembali belajar untuk menggoreskan pena menorehkan aksara dan menuliskan kisah. Aku telah lupa pada laku itu. Laku yang telah lama aku tinggalkan. Jangan berpikir bahwa aku ingin meninggalkannya Aku hanya tak meluangkan waktu untuk sedikit memanjakan jemari ini. Aku hanya ingin bertutur tentang sebuah kisah…. **** Perkuburan mulai ramai kembali. Bunga-bunga dalam keranjang tertata rapi.di jajakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Berharap rezeky dari para peziarah yang nyekar sebelum Ramadhan. Kumulai kisah ini dengan sebuah kalimat “Selamat Datang Ramadhan” Kita akhirnya bertemu kembali. Belum setahun rasanya aku mengisahkan tentang bunga-bunga dalam keranjang dan para peziarah. Dan kau pundatang menyapa lagi. Dalam sebuah makna kesucian ditiap detikmu. Bahkan orang-orang yang bermensraan di danau pun meliburkan diri sejenak untuk sholat tarawih p...

seminggu KKN

lagi di makassar. telah seminggu KKN.berderai air mata dan berusaha beradapatasi. teman-teman seposko lumayan asyik.gokil,manis,dan lumayan tampan. aaaahhh...ternyata setelah satu minggu bisa juga beradapatasi.... nanti dilanjutkan ada kyusran....na marahi ki nanti... btw, buat setahun di bali. semoga bisa merasakannya lagi. entah dengan kisah yang sama atau kisah yang lebih indah lagi

sudah saatnya berangkat

akhirnya tinggal hari ini aku dan semua yang memprogramkan KKN antara menikmati kota makassar.entah banyak rasa yang tercampur aduk. cemas akan tempat yang akan dituju.fasilitas yang ada.keterbatasan budaya dan juga program kerja yang masih belum bisa diraba. banyak hal yang indah pula yang menjanjikan di lokasi KKN.masyarakat yang ramah, makanan kampung yang sangat khas,serta cowok-cowok yang menjadi teman selokasi. namun ini juga menjadi sebuah bentuk kekhawatiran.ketakutan terjerat cinta lokasi dan hal-hal yang ngga-ngga'. aku salah seorang tipe yang gampang jatuh cinta. Ketakutan ini pun beralasan. berada disuatu tempat yang begitu asing dan hanya bersama 6-7 orang yang begitu dekat. yang akan menjadi teman selama 2 bulan. tak menutup kemungkinan akan tumbuhnya sebuah rasa. (di bali aja setahun lalu aku pun sempat merasakannya.padahal hanya 2 minggu aku di sana) aku takut. k yusran pun tak bisa berkomentar banyak. ia hanya bilang itu hakmu. tapi ketika hak itu kamu pakai, aku p...

siap-siap KKN

akhir-akhir ini anak komunikasi se-rush (angk.2004) lagi sibuk buat urus KKN. ribetnya minta ampun. akademik fakultas-P2KKN-bank sudah mencatat beribu jejak kami...(cie...puitis bgt) toh akhirnya proses pendaftarannya udah selelsai. sisa tunggu pembekalan dan berangkat. pada sibuk beli buat perlengkapan di KKN nanti. untungnya uang beasiswa udah keluar jadi pada seneng belanjanya.hahahaha semoga aja nanti lokasinya yang dekat. jadi bisa pulang ke makassar. dengan fasilitas yang lumayan seperti rumah di bone..amin

semua bermula dan akan berakhir

final itu telah dimulai. bergelut dengan huruf dan kata yang harus terangkai secara sitematis. mempelajari teori dan berbagai hal lainnya. dihantui nilai yang mungkin pada ancur. ingin rasanya ini segera berakhir.dwi ingin memulai hal baru.memulai menata lagi sebuah imaji indah. meretasnya kembali dari puing-puing yang tak sempat di bangun di masa lalu. dwi ingin kembali merenung. melihat enam bulan lalu yang sempat pula aku imajikan dengan sangat indah. mencari alasan mengapa imaji itu tak jadi nyata. tak ada salahnya kembali bermimpi. mimpi adalah sebuah jalan untuk mencari tempat yang sesungguhnya.

untukmu

Untuk mu, seseorang yang menggugah setiap rasa dan imaji..... Kau hadir dalam tiap detikku, bermain dengan banyak fantasi di benakku Kau yang selalu mengisi tiap kekosongan jiwa... Melafalkan namamu seperti terapi kala sendiriku Pernahkah kau tahu hati ini... Kau selalu merasa bahwa rasa ini hanya main-main Kenapa tak menebak sendiri, Kenapa tak kau temukan jawab itu dihatimu Membiarkan tangan itu menggenggam jari ini Membiarkan lengan itu merangkul bahu ini, apa itu tak cukup Membiarkan setiap rasa menari-nari dalam warnanya sendiri Aku terlalu lelah...mungkin aku yang salah Mungkin ada baiknya, kita banyak-banyak berdiam diri Merenungkan kembali tentang semua ini Apa betul tak ada yang salah selama ini Mungkin ada hal yang tak ku mengerti Setiap kata yang keluarkan hari ini menusuk tajam hingga ke jantung Sakit sekali rasanya...aku seperti perempuan semua orang Aku sudah merasa sangat rendah... Harus menuruti setiap hal... tersakiti lagi unt...

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

jadi produser

sekali lagi harus berhadapan dengan siaran. kali ini jurnalistik siaran. sama dengan semester lalu ujung-ujungnya bertemu dengan yang namanya siaran...hahahaha...jadi pusing. intinya semester lalu aku jadi wapimred semester ini dwi jadi produser. padahal ketemu sama alat-alat siaran juga belum pernah. jadilah kamis kemarin dengan segala kekonyolan dan kepanikan latihan yang amburadul. banyak keluhan dari teman-teman. hahahaha....maklum baru belajar. jadi kemarin ajang belajar dari produser. ga segampang liat di televisi ternyata. tapi keren. jadinya kayak orang-orang televisi. 3...2...1....on air.

babel

Sebenarnya tak ada planing untuk menonton film. hanya karena kemarin arya dan kawan-kawan ke TO nonton dan tidak mengajakku. Dan kemudian menceritakan film 300 yang ditontonnya. Terlepas dari itu, sudah lama aku tak pernah ke bioskop. Terkahir mungkin sam kyusran nonton denias 2 november tahun lalu. (waa…lumayan lama). Dan juga sudah lama tak pernah betul-betul jalan sama azmi dan spice yang lain J Sebenarnya banyak halangan yang membuat kaimi hampir tak jadi nonton. Kesal sama k riza, demo yang membuat mobil harus mutar sampe film 300 yang ingin ditonton saudah tidak ada lagi di sepanduk depan mall ratu indah. Nagabonar jadi dua, TMNT, babel, dan blood diamond menjadi pilihan. Agak ragu juga mo nonton yang mana pasalnya selera film kami rata-rata berbeda. Awalnya kami hampir pisah studio. Aku dan echy mo nonton babel atas pertimbangan sudah lama memang pengen nonton. (sebenarnya film ini udah lama aku tunggu, tapi kemudian gaungnya pun di ganti oleh nagabonar dan 300). Serta pem...