Skip to main content

Pohon Yang Suka Memberi



The Giving Tree karya Shel Silverstein menjadi salah satu yang saya rekomendasikan untuk dibaca anak-anak. 

Bercerita tentang sebuah pohon dan anak kecil yang selalu bermain dengannya. Sang pohon menyayangi anak itu hingga memberikan segala yang ia punyai untuk kebahagiaan anak tersebut. 

Saya membaca cerita ini waktu SD. Menemukannya kembali tanpa sengaja sewaktu saya mengorder buku di toko buku online di facebook. Saya senang sekali. Seperti menemukan mesin waktu ke dalam kenangan samar waktu pertama kali membaca buku ini. 

Saya membaca buku The Giving Tree ini pada Ara. Ternyata ia menyambut baik cerita ini. Ia memintaku membacanya hingga dua kali. Ia tertarik akan cerita pohon yang bersahabat dengan anak laki-laki. Meski ia ketakutan saat sang anak lelaki kembali bertemu si pohn setelah berpisah lama. Mungkin ia mengira pohon berperan antagonia di cerita ini. 

Kala terbangun pagi hari respon pertamanya adalah "apel". Mungkin cerita pohon yang kebetulan pohon apel ini terbawa ke mimpinya. Atau juga karena saya sibuk memotret dia waktu tidur dengan latar buku The Giving Tree. Pas selesai  membaca buku ini, mungkin kamu akan berpikir cerita sederhana ini kok bisa jadi buku ya. Hahahaha. Disitulah letak ajaibnya sang penulis. Baca deh ;)! 

Bogor, 23 Desember 2014

Comments

Popular posts from this blog

Kenshin Sang Batossai

Rurouni Kenshin Saya bukan penggemar manga. Tapi kalo sekedar tahu lumayan sih. Meski kadang juga nda tau. Tapi untuk serial Samurai X saya lumayan tahu dari serial kartun yang pernah ditayangkan di salah satu tivi swasta di Indonesia meski nda terlalu ngikutin. Yang pasti saya pernah nonton serial kartunnya episode pertama dan terakhir. Hahahaha. Saya cukup malas untuk mengikuti semua episodenya meskipun kakak ipar saya punya koleksinya dan suami saya pernah cukup intens menonton serialnya. Nah, pas tahu kalo Samurai X ini dibuat live action, maka segeralah saya mendownloadnya. Mumpung berada di negara dimana mendownload tak membuat saya harus menangis saking lambatnya, maka dengan hati yang riang dan beberapa kali klik Rurouni Kenshin sudah menari-nari di depan mata saya sambil mengibas-ngibaskan Katana tumpul miliknya. Ceritanya tidak berbeda dengan serial kartunnya. Dibuka dengan akhir peperangan Bakumatsu di awal era Meiji, Kenshin memutuskan untuk berhenti menjadi samurai...

Cowok Cakep Yang Merasa Cakep Itu Bikin Ilfil

sumber :  lockhartfanclub.livejournal.com Judul postingannya panjang dan jelas. Cowok cakep yang merasa cakep itu bikin ilfil. Saya menarik kesimpulan entah sejak kapan. Mungkin sejak kuliah. Saya pernah punya pengalaman tentang cowok cakep yang merasa cakep yang makin mengukuhkan kesimpulanku itu. Waktu semester akhir kuliah, saya sering membantu senior saya menjadi front office di setiap acara yang diadakan LSMnya. Karena LSM ini fokusnya pada bidang demokrasi dan politik maka yang peserta pelatihannya adalah kalangan anggota Dewan atau anggota partai. Nah, pernah suatu hari yang menjadi peserta pelatihan adalah orang-orang muda berbagai parpol. Maka berdatanganlah para anak-anak muda yang kutaksir umurnya sekitar 25 sampai 30an tahun. Beberapa sekampus dengan saya. Tugas saya adalah memastikan mereka mengisi daftar hadir dan membagikan seminar kit. Isinya buku catatan, polpen, dan bahan materi. Karena kerjaan saya sekedar front office maka selesai membagikan seminar k...

Norwegian Wood

Cukup melelahkan membaca Norwegian Wood karya Haruki Murakami. Buku yang telah kulihat wujudnya sejak tahun 2004 baru aku baca di tahun 2013. Saya tidak terlalu akrab dengan karya-karya Haruki Murakami. Buku Norwegian Wood ini adalah karyanya yang pertama saya baca.  Mengapa saya berkata buku ini cukup melelahkan? Karena buku ini bercerita tentang kematian dan sangkut pautnya dengan orang-orang yang ditinggalkan. Bukan kematian yang disebabkan sakit atau tua. Tapi kematian orang-orang muda yang memilih bunuh diri.  Bersetting tahun 1970an di Jepang, sang tokoh utama, Watanabe menceritakan kembali kisahnya. Ia bertemu kembali kekasih almarhum temannya yang memilih mati bunuh diri di usia 17 tahun. Sekalipun tidak akrab mereka selalu bersama. Berkeliling mengitari Tokyo tanpa tujuan. Hingga sang perempuan, Naoko masuk panti rehabilitasi gangguan jiwa. Ia lantas bertemu Midori, perempuan nyentrik yang selalu berkata seenak dia. Perempuan yang selalu jujur mengatakan apapun yang i...