Skip to main content

untungnya....

sore ini sebenarnya ada planning ke elsim. kata k riza (dari informasi yang dwi interpretasi)ada rapat di elsim pukul 3 sore.
ya...udah. dwi pulang dan beristirahat. menemani irgi, mahasiswa STIKOM di pondokan yang mo pinjam buku. trus cerita-cerita.
setengah tiga, dwi siap-siap ke elsim. mandi trus siap-siap. rencananya sekalian jalan ke MP, udah lama ga cari buku.
eh...pas keluar dari pondokan, opik (tetangga pondokanku) ngajakin ikut di motornya. ya udah sekalian aja (hehehe...ada maunya). ternyata dia mo masuk kampus.
pikirku...ya ga pha-pha, kan hukum sama fisip kalo lewat baruga bisa langsung nunggu pete-pete 07 buat ke elsim. ternyata ia lewat rektorat. jadinya dwi turun di fisip bagian belakang.
sampai di jurusan,nanya-nanya "ada k riza ato tidak".
pas ketemu k sonny ternyata anak-anak pada take voice buat radio. dan informasi ke elsim yang tadi itu salah. yang k riza maksud ternyata take voice buat radio komunikasi.untungnya juga ketemu k bento, jadi bisa segera mengeroscek kabar yang salah tadi.
untungnya ada opick.

Comments

  1. Anonymous4/11/2007

    hahaha...ada maunya...itu naksir ya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Hilang ..(Lagi)

Aku tak menemuinya lagi di dapur belakang.Entah di mana lagi dia kini. Mungkin di bawa seseorang tanpa permisi (lagi). Yah,ini kedua kalinya barang-barangku hilang.Kali ini aku tak yakin kapan hilangnya. Telah lama aku tak menggunakannya.aku lebih memilih untuk makanan di luar. Mungkin ini juga aksi protesnya karena tak pernah di pakai. Ya…seperti yang selalu mama bilang “mungkin ada seseorang di luar sana yang lebih membutuhkannya” Kali ini tak usah bilang pada Etta. Biarlah aku menggantinya sendiri. Nanti,ketika aku tak lagi tinggal di pondok safar…

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

Sebelum Salju Mencair

Dua hari ini Athens diselimuti awan hitam. Mendung. Cuaca menjadi dingin. Hujan pun turun. Kemarin cuaca mencapai titik minus. Titik hujan jatuh ke bumi menjadi butiran salju. Angin bertiup kencang. Pohon-pohon pinus tunduk patuh pada gerak angin. Tengah malam kristal-kristal beku itu mencumbui tanah Athens. Jutaan butir yang bertumpuk menutupi tanah, jalan, dan segala permukaan yang dijangkaunya. Permadani putih seketika terhampar menyelimuti bumi. Seperti kepompong yang menyelubungi ulat untuk menjadikannya kupu-kupu. Ini salju nak, coba yuk! Hingga pagi hujan salju masih belum reda. Butiran es itu seolah bersuka cita turun ke bumi. Meliuk-liuk mengikuti gerak angin hingga mendarat dengan sempurna di tanah. Mereka seakan berpesta dan enggan mengakhirinya. Hingga siang, butiran-butiran itu seakan tidak jenuh untuk terus meninggalkan jejak. Kulihat seseorang menuntun anjingnya bermain di tengah salju, Bodoh pikirku bermain-main di salju yang dingin. Bikin frosty ternyata s...