Skip to main content

musim final datang...!!!!

Akhirnya selesai juga tugas final antroku. Beberapa hari belakang ini saat musim final mulai menyerang virus-virus tugaspun sudah mulai bermunculan. Dari meringkas, merangkum, mentranslate, sampai stand up liputan jadi tugasku. Aduh nasib-nasib jadi anak komunikasi.

Tapi,lumayanlah. Itung-itung buat berdiri depan kamera. Kapan lagi bisa mentertawai sembari memuji diri stand up di depan kamera. Tapi untuk tugas jursair yang satu ini betul-betul membuatku kurus.

Hamper seminggu ambil gambar. Dengan berbagai kendala. Mulai dari kamera yang Hi8 yang katanya susah atau bahkan nda bisa di capture, orang-orang yang sik jaim ga mau diwawancarai. Sampe mood-ian para kru yang dalam hal ini satu kelompok.

Juga tak lupa buat motor-motor yang dipinjam buat meliput. Ini satu-satunya barang yang tak bisa disediakan oleh bendahara kelompok. Tapi kalo soal minjam masih bisa diandalkan.

Dan…akhirnya selesai juga tahap pengambilan gambar. Sisa nunggu capture sama editing. Soma semua berjalan lajncar. Pesan kali ini jangan pernah terjatuh pada mata kuliah jursir untuk kedua kalinya. Artinya harus lulus.

Comments

Popular posts from this blog

Bertemu Kawan Lama

Aku bertemu kawan lama. Seseorang yang padanya aku pernah iri akan cara penulisannya. Kami pernah belajar sama-sama tentang bagaimana menulis itu. Ia akan beranjak pergi. Meninggalkan Makassar dan menjadi orang yang dituntut oleh dunia kerja.Seperti aku yang juga telah beranjak. Tapi kami berjanji untuk terus menulis. Sebuah upaya yang paling merdeka yang masih kami punya semagai manusia merdeka. Yang menjadi tameng kami melawan lupa.

Video-Video Ara II

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...