Skip to main content

The Mark of Athena

Tujuh Demigod menjawab panggilan. Berlayar ke negeri kuno demi mencegah kebangkitan Gaea, sang dewi pertiwi. Tapi Dewi Athena berharap lain. "Ikuti Tanda Athena dan balaskan dendamku" pesannya pada anaknya.

Annabeth yang terpisah berbulan-bulan dari Percy, berangkat menuju perkemahan Jupiter, tempat para demigod Romawi berlatih, untuk menemui kekasihnya. Bersama Jason, Piper, Leo, dan pak pelatih Hedge, sang satir, mereka menerbangkan kapal layar Festus ke California. Meski mereka sangsi Romawidan Yunani takkan pernah bekerja sama karena sejarah masa lalu. 

Tekad Annabeth begitu kuat untuk bertemu Percy yang secara sengaja dihapus ingatannya oleh dewi Hera dan dijadikan "program pertukaran siswa" antara dirinya dan Jason yang berasal dari perkemahan jupiter. 

Pada awalnya mereka diterima baik di perkemahan Jupiter. Sayangnya, Leo, putra hepaestus dirasuki roh jahat yang memaksanya menembakkan meriam ke perkemahan Jupiter. Annabeth, Jason, Piper, Leo serta pelatih Hedge terpaksa kabur. Tak lupa mereka mengajak Percy, Hazel, dan Frank. Mengendarai kapal berkepala naga ke tujuh demigod tersebut memulai perjalanannya mengarungi langit dan samudra. Berkejaran dengan legiun romawi dan waktu sebelum Gaea terbangun dan menghancurkan dunia. 

Annabeth memiliki misi khusus. Misi yang harus dijalaninya sebagai anak Athena. Mengikuti tanda Athena dan membalaskan dendam ibunya. Dendam yang menyebabkan permusuhan antara Romawi dan Yunani. Dilema dialami anak sang dewi bijak. Apakah ia akan mengkhianati teman-temannya?

Butuh waktu enam bulan sejak dari tanggal terbitnya hingga buku The Mark of Athena ada ditangan saya dan mulai membaca. Kupikir dulunya saya akan mrmbaca buku ini dalam versi bahasa inggris. Dugaan saya meleset. Buku semacam ini agak telat masuk di perpustakaan kampus ohio dan menjadi buku yang paling laris di perpustakaan umum. Berkali-kali saya mengeceknya namun selalu kosong. Akhirnya saya harus bersabar membacanya di Indonesia.

Petualangan The Heroes of Olympus ini lebih seru dibanding seri Percy Jackson yang pertama. Mungkin karena ceritanya lebih kompleks dan para tokohnya telah menginjak usia remaja. Bumbu percintaan selalu menjadi penyedap yang melezatkan sebuah cerita. Tokoh-tokohnya pun memiliki karakter yang unik. Piper sang anak Aprodite. Leo yang kocak, Hazel yang berasal dari tahun 1940an dan dibangkitkan dari alam kematian.

Salah satu komentar disampul buku ini menyatakan bahwa " pembaca akan lupa sejenak terhadap Hunger Games". Menurutku sih tiap buku memiliki keunikannya masing-masing. Dan serial demigod karya Riordan ini punya ruang khusus di benak saya. Sama seperti menariknya Harry Potter, Twilight saga, dan Hunger Games. Buku-buku keren yang tak sia-sia dibaca olehku.

Kembali ke The Mark of Athena, kupikir buku ini menjadi serial terakhir. Sayangnya saya harus menunggu lagi untuk seri berikutnya The House of Hades. Saya menunggu kelanjutan apakah Leo dan kawan-kawannya berhasil menyelamatkan Percy dan Annabeth yang jatuh ke lubang Tartarus. Ups, spoilnya terlalu berlebihan. Selamat membaca ^^ . (*)

Comments

Popular posts from this blog

Solo dan Cerita Tentangnya

               Saya membayangkan Solo sebagai kota kabupaten yang sederhana. Kental unsur Jawa dan batik menjadi sumber penghidupan bagi para warganya. Ketika berkunjung ke kota ini pekan lalu saya menemukan cerita yang lain.  Solo menjadi kota yang sangat ingin saya kunjungi setelah beberapa tahun lalu mengunjungi Yogyakarta. Yogyakarta yang sangat Jawa, warung di sepanjang jalan, padat, dan penuh bule. Saya membayangkan Solo adalah kebalikan dari segala hingar bingar Yogyakarta.  Saya, suami, dan anak merencanakan berangkat hari jumat sore.  Sayangnya, kami kehabisan tiket kereta di stasuin gambir. Catatan penting, jangan merencanakan melakukan perjalanan dengan membeli tiket kereta perjalanan jauh di stasiun di menit terakhir akan berangkat. Tiket habis. Bahkan untuk tiket kereta eksekutif yang harga sekitar 450ribu perorang. Kami lantas memilih untuk menggunakan moda transportasi pesawat terbang yang harganya relatif sama dengan...

Chinese New Year's Story (Just For Fun)

Amani : Si Ne Er Kuai Le Ara : Gong xi Gong Xi  Ara : Let's ask for angpao Amani : That's a great idea                                 After a while....... Ara  : i got cellphone Amani  :  i just got rundown program of chinese new year Ara : maybe there's money inside the paper Amani : I hope so Amani : What are you doing? Ara : I'm Checking my facebook Amani : Do you have facebook? Ara : Absolutely  Amani : let me see Ara : Wait, i wanna twit our picture   Amani : Do u also have a twitter? Ara : Sure. Do you have?  I will follow u Amani : i should ask for cellphone instead of  piece of paper Ara : Yes, you should...hahaha Ara : Anyway, let's play around. I don't know how to use cellphone Amani : oke...

Stoples Bekas Selai Untuk Jar of Heart

Jar of heart :D Sebuah ide tiba-tiba muncul ketika membaca postingan mbak Winda Krisnadefa tentang toples bekas (baca disini ). Idenya sederhana, yaitu menuliskan best moment yang kamu alami sepanjang tahun 2013. Tulis singkat-singkat di kertas kecil kemudian masukkan dalam toples atau wadah apa saja yang kamu mau. Maksud dan tujuannya adalah biar selalu mensyukuri hal-hal yang terjadi dalam kehidupan kita. Nah, mumpung Januari belum berlalu maka tidak ada salahnya untuk memulai kegiatan ini. Menuliskan setiap best moment yang kita alami. Saya pribadi mendefinisikan best moment bukanlah hal-hal glamor yang terjadi sekali seumur hidup. Bagi saya best moment adalah moment-moment sederhana yang membuat kita bersyukur akan hidup. Misalnya menyelesaikan satu tulisan yang telah lama tidak selesai. Menemani anak bermain-main. Hal-hal sederhana yang membuat saya selalu bersyukur. Saya menyimpan toples bekas selai beberapa waktu lalu. Awalnya saya tidak tahu hendak menggunakannya ...