Skip to main content

Dua Dunia


Ia memahamiku perlahan. Tahu segala detail tentangku luar dalam. Ia mengerti kapan aku gelisah dan kapan aku bahagia. Ia selalu mampu membaca air mukaku.Ia berkata padaku "duniamu serupa teori Dramaturgi. Kau memainkan panggung belakang dan panggung depan dengan begitu apik. Kau adalah bintang panggung yang selalu dipuja".

Baginya dunia realisku adalah aku yang selalu mampu tertawa dan tampak tak mengacuhkan hidup. Menurutnya pula menulis adalah panggunga belakang yang menjadi sisi terjujur dari diriku. Aku adalah phantom yang memainkan peran bertopeng. Merdeka dengan segala aktivitasku. Tapi saat aku menulis, kau bisa temukan aku tanpa topengku.

Seperti analisis dua orang. Aku adalah Sanguin Melancolic. Sanguin dengan tingkah extrovert yang begitu menyenangkan. Dan melancolic dengan kesendirian yang sangat introvert. Aku serupa Sybil yang memiliki 24 wajah. Namun tak separah gadis kecil itu, aku masihlah pada titik memiliki dua kepribadian. Itu belum bertambah. Dan aku harap tidak.Aku lelah dengan kepribadian dan panggung-panggung ini.(*)

Comments

Popular posts from this blog

The Intimate Lover

sumber foto : www.amazon.com Apa yang akan kamu lakukan jika bertemu Mr. Rightman sesaat sebelum kamu menikah? Ms. Girl, perempuan yang telah bertunangan bertemu dengan Mr. Boy disuatu hari di dalam lift. Hanya mereka berdua di dalam lift yang meluncur turun dari lantai 20. "Jika tidak ada orang yang bersama kita dilift ini hingga lantai dasar, maka aku akan mentraktirmu minum"kata pria itu. Sayang, sang wanita memilih menginterupsi lift tersebut. Berhenti satu lantai sebelum lantai tujuan mereka dan memilih pergi. Tapi gerak bumi mendekatkan mereka. Tak berselang waktu mereka kembalib bertemu dan saling bercakap. Tak bertukar nama, memilih menjadi orang asing bagi masing-masing. Bertemu, berkenalan, dan melakukan hal-hal yang menyenangkan bersama. Menyerahkan pada semesta kapan mereka hendak berpisah. Namun, ketika semesta mengharuskan mereka berpisah, dua orang tersebut telah saling jatuh cinta. Seberapa pun mereka berusaha berpisah, hati mereka tetap saling ...

Cowok Cakep Itu....

Lee Min Ho, I love u :*

Tentang Etta

Aku mungkin terlalu sering bercerita tentang ibu. Ketika ia masih hidup hingga ia telah pulang ke tanah kembali aku selalu mampu menceritakannya dengan fasih. Ia mungkin bahasa terindah yang Tuhan titipkan dalam wujud pada tiap manusia. Tapi izinkan kali ini aku bercerita tentang bapak. Pria terdekat yang selalu ada mengisi tiap halaman buku hidupku.Pria yang akrab kusapa dengan panggilan Etta, panggilan ayah pada adat bugis bangsawan. Kami tak begitu dekat. Mungkin karena perbedaan jenis kelamin sehingga kami taklah sedekat seperti hubungan ibu dangan anak perempuannya. Mungkin juga karena ia mendidikku layaknya didikan keluarga bugis kuno yang membuat jarak antara Bapak dan anaknya. Bapak selalu mengambil peran sebagai kepala keluarga. Pemegang keputusan tertinggi dalam keluarga. Berperan mencari nafkah untuk keluarga. Meski Mama dan Ettaku PNS guru, tapi mereka tetap bertani. Menggarap sawah, menanam padi, dan berkebun. Mungkin karena mereka dibesarkan dengan budaya bertani dan ...