Skip to main content

Ngelantur

Seperti banyak kisah yang datang dan pergi seperti itu pula banyak rasa yang silih berganti. Manusia adalah benar-benar makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna. Ada dualism didalam dirinya. Dualisme yang mampu membuatnya menjadi malaikat atau bisa pula membuatnya menjadi setan kecil yang licik.

Kadang manusia berpikir untuk meniadakan segala hal negatif. Serupa peperangan, kekalutan, marah,sedih gelisah dan banyak lagi yang lain. Menciptakan sebuah kedamaian saja mungkin di rasa perlu. Tapi pernahkah manusia membayangkan bahwa jika tanpa hal-hal negatif itu apa tantangan yang dihadapi manusia.

Sesungguhnya hidup adalah sebuah proses menuju keilahian. Dan dualisme-dualisme itulah yang menjadi ramuan yang manusia masak dipanci kehidupannya agar kelak diciptakannya sebuah ramuan yang mampu menjadikannya seperti Tuhan. Proses proses yang terjadi menjadi sebua ramuan kebijaksanaan yang mampu membawa manusia keilahian.
Ada saat dimana aku mengutuki hidupku. Ada saat dimana aku sedih dengan begitu dalam. Namun ada saat dimana ketika kau marah aku bahagia Tuhan memberikan sifat itu. Sifat yang mampu membuatku menemukan sebuah peta jalan pulang. Saat ini aku sangat mensyukuri dualisme itu.

Aaahhhh…tulisan ini sudah ngelantur. Cukup sampai disini saja.(*)

Comments

Popular posts from this blog

Solo dan Cerita Tentangnya

               Saya membayangkan Solo sebagai kota kabupaten yang sederhana. Kental unsur Jawa dan batik menjadi sumber penghidupan bagi para warganya. Ketika berkunjung ke kota ini pekan lalu saya menemukan cerita yang lain.  Solo menjadi kota yang sangat ingin saya kunjungi setelah beberapa tahun lalu mengunjungi Yogyakarta. Yogyakarta yang sangat Jawa, warung di sepanjang jalan, padat, dan penuh bule. Saya membayangkan Solo adalah kebalikan dari segala hingar bingar Yogyakarta.  Saya, suami, dan anak merencanakan berangkat hari jumat sore.  Sayangnya, kami kehabisan tiket kereta di stasuin gambir. Catatan penting, jangan merencanakan melakukan perjalanan dengan membeli tiket kereta perjalanan jauh di stasiun di menit terakhir akan berangkat. Tiket habis. Bahkan untuk tiket kereta eksekutif yang harga sekitar 450ribu perorang. Kami lantas memilih untuk menggunakan moda transportasi pesawat terbang yang harganya relatif sama dengan...

Chinese New Year's Story (Just For Fun)

Amani : Si Ne Er Kuai Le Ara : Gong xi Gong Xi  Ara : Let's ask for angpao Amani : That's a great idea                                 After a while....... Ara  : i got cellphone Amani  :  i just got rundown program of chinese new year Ara : maybe there's money inside the paper Amani : I hope so Amani : What are you doing? Ara : I'm Checking my facebook Amani : Do you have facebook? Ara : Absolutely  Amani : let me see Ara : Wait, i wanna twit our picture   Amani : Do u also have a twitter? Ara : Sure. Do you have?  I will follow u Amani : i should ask for cellphone instead of  piece of paper Ara : Yes, you should...hahaha Ara : Anyway, let's play around. I don't know how to use cellphone Amani : oke...

Ara Belajar Ngomong

Serius Nulis Ara mulai suka ngoceh. Ada saja suara keluar dari mulutnya. Kadang jelas kadang juga tidak. Beberapa berhasil saya terjemahkan maksudnya. Beberapa mengalami missunderstand berujung pada rengekan atau aksi menarik tangan. Selain nonton lagu anak-anak, beberapa film anak-anak yang menurut saya cukup edukatif menjadi pilihan tontonannya. Saya memutarkan film Blue's Clues, Super Why, hingga Pocoyo. Serial Blue's Clues sudah kami tonton semua. Mulai dari sang pemilik Blue bernama Steve hingga beralih ke Joe adiknya di serial itu. Yang paling nyantol di kepalanya Ara adalah kata "think" sambil telunjuk memegang dahi. Itulah kata pertama yang ia ucapkan secara jelas setelah kata Mama dan Ayah. Entah kenapa kata ini yang melekat di kepalanya. Mungkin karena si Steve sangat aktraktif menyanyikan lagu jingle Blue's Clues terlebih dibagian "Sit down in thinking chair. Think, think, think". Ara juga suka bagian ketika surat datang. Dia akan i...