Skip to main content

080910

Penanggalan yang cantik bukan hari ini? Segala sesuatu akan indah pada waktunya. Segala hal selalu mampu terlihat indah jika dipandang dari sudutyang tepat. Mungkin jika dilihat lebih dekat atau dilihat dari sudut terjauh. Mungkin memakai teropong untuk melihatnya atau juga mungkin memakai teleskop atau pun mikroskop. Bisa jadi juga memakai sedotan. 

Hari ini penanggalan yang cantik bukan? Kalau kau tak bersepakat tak perlu lah. Karena aku melihatnya dari sudut yang keren. Tapi pada dasarnya semua adalah biasa. Atau juga semua adalah special? Namun jika semua adalah special pada akhirnya ia tetap menjadi biasa. Tak ada bedanya ia dengan hari lain jika semua hari menjadi special.

Makanya ayolah bersepakat denganku bahwa hari ini penanggalannya cantik. Agar ia lebih sedikit berbeda dengan hari yang lain. Tak akan pernah lagi kau temukan penanggalan berjejer seperti hari ini. Mari berbagi bahagia. Biru, putih, merah, kuning, jingga, ungu,merah muda, hijau, dan jutaan warna lainnya. 

Pilih crayonmu dan mari mewarnai penanggalan hari ini 080910.(*)

Comments

  1. yuk.... saya siap berbahagia denganmu...

    ReplyDelete
  2. so, kita kemana sekarang????

    ReplyDelete
  3. waih, kukira pin atm.
    ha....ha...ha....!!

    ReplyDelete
  4. Anonymous9/26/2010

    tanya ama icha tanggal itu,,, dia tau jawabannya...

    ReplyDelete
  5. Anonymous9/26/2010

    tanya aja ama icha tentang tanggal itu,,, dia tau jawabannya...hhe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Misteri Sepatu Menggantung di Kabel Listrik

Sumber : Athens News Sepasang sepatu menggantung lunglai di tiang listrik. kabel listrik tempatnya bergantung kokoh tak ingin melepaskan sepatu itu menghujam bumi. Pertama kali tiba di Athens, saya cukup heran dengan sepatu-sepatu yang tergantung di kabel-kabel listrik itu. Kutanya ke seorang teman bule tapi ia tak memberi jawaban yang memuaskan. Kupikir sepatu-sepatu itu dilempar begitu saja karena sudah dirusak atau tidak dipakai. Atau asumsiku yang lain adalah sepatu itu milih olahragawan yang berhenti dari profesi dan memilh menggantung sepatu. seperti pemain sepakbola. Tapi sepertinya asumsi olahragawan itu tidak benar, karena sepatu-sepatu yang menggantung di tiang listrik cukup mudah ditemukan. Jalan-jalanlah di seputaran Athens dan kau akan mendapati sepatu-sepatu menggantung di tiang listrik.  Uniknya sepatu yang digantung itu hanyalah sepatu-sepatu kets. Fenomena ini disebut Shoefiti dan terjadi diberbagai tempat di Amerika. Nyatanya bukan hanya saya saja yang pen...

Indecent Proposal

sumber foto : tvtropes.org Seorang bilyuner menawariku one billion dollar untuk one night stand dengannya. Aku bingung. Aku dan suami sedang tidak punya uang dan satu juta dollar begitu banyak. Mampu membiaya hidup kami. Disisi lain aku  mencintai suamiku, rasa-rasanya ini tidaklah patut. Tapi kami benar-benar tidak punya uang. Aku ingin melakukannya untuk suamiku. Aku mencintaiku dan tidak ingin melihatnya terlilit utang. Kami memutuskan mengambil tawaran itu. This is just sex bukan cinta. Ini hanya tubuhku. Aku dan suami memutuskan setelah semalam itu, kami tidak akan mengungkitnya lagi. Setelah malam itu. Kami berusaha menebus  properti kami yang jatuh tempo. Sayangnya, bank telah menyita dan melelangnya. Seorang pengusaha telah membelinya. Kami putus asa. Suamiku tiba-tiba berubah. malam itu, Ia mempertanyakan apa yang saya dan bilyuner itu lakukan. Padahal kami sepakat untuk tidak mengungkitnya. Saya menolak menjawab pertanyaannya. Saya tidak ingin lagi menginga...

tentang buku

"...u can buy many book,but u can't buy a knowledge" 081383118xxx pesan itu sampai ke ponselku beberapa saat setelah aku mengeluh pada seseorang tentang buku "detik-detik menentukan" BJ.Habibie yang tak berhasil aku peroleh dari peluncuran bukunya di hotel clarion hari ini. iya mungkin benar...aku terlalu mengharapkan buku yang ditulis mantan presiden ketiga ini.padahal ku punya begitu banyak buku yang bertumpuk di kamar. Belum pernah aku jamah sedikit pun. aku tak tahu beberapa hari terakhir ini aku begitu jauh dari buku. jauh dari para pengarang-pengarang besar dengan segala masterpiece-nya. akuy begitu malas membaca. malas membuka tiap lembar buku tebal itu dan memplototi huruf-hurufnya yang kecil. "tahu tidak...buku bisa membawa kesuatu tempat tanpa kamu harus bergesr se-inci pun" kata-kata itu selalu keluar jka aku mengeluh sedang malas baca buku... entahlah aku begit malas mengetahui tiap isinya. aku hanya terpesona pada banyak tumpukannya di kam...