Skip to main content

Luka Masa Kecil :))

Dua tulang kering di kedua tungkaiku sama-sama lebam. Aku tak pernah lagi lebam sejak SD di sekitar tungkai kakiku. Dulunya lebam itu aku dapat di tangga rumah kayuku. Kaki-kaki kecilku masihlah belum terlalu panjang dan aku adalah tipe anak kecil yang suka bergegas. Tangga-tangga itu seakan menunggui betisku. Menciumnya dan menyisakan luka membiru dan teriak tertaha untuk sakitnya. Kalo dalam bahasa bugis kecelakaan dinama “ta’dune”.Namanya lumayan lucu. Dune’ dalam bahasa bugis artinya tulang kering. 

Aku pernah merindukan luka lebam itu. Dan ternyata luka itu benar-benar datang. Yang pertama aku dapat gara-gara berlari di escalator menuju Gramedia MP. Bela-belain berlari untuk bertemu Trinity si Penulis Naked Traveler. Hampir saja jatuh di escalator. Untung betis kiriku masih mampu untuk tidak membuatku tersungkur di escalator. Sakitnya nda seberapa, tapi malunya yang lebih berat.

Yang kedua aku dapat pas di pintu 1 Unhas. Mencoba untuk naik diudakan sebuah toko jadinya tersungkur. Kecelakaan ini membuat dua lebam di kaki kananku. Akhirnya kembali lagi merasakan luka-luka masa kecil :).(*)

Comments

  1. WAH! dune'? ternyata bahasa bugis itu dari bahasa inggris yah! WAHH!!

    ReplyDelete
  2. ahahahhahaha...tau mi itu dek..:P

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

The Intimate Lover

sumber foto : www.amazon.com Apa yang akan kamu lakukan jika bertemu Mr. Rightman sesaat sebelum kamu menikah? Ms. Girl, perempuan yang telah bertunangan bertemu dengan Mr. Boy disuatu hari di dalam lift. Hanya mereka berdua di dalam lift yang meluncur turun dari lantai 20. "Jika tidak ada orang yang bersama kita dilift ini hingga lantai dasar, maka aku akan mentraktirmu minum"kata pria itu. Sayang, sang wanita memilih menginterupsi lift tersebut. Berhenti satu lantai sebelum lantai tujuan mereka dan memilih pergi. Tapi gerak bumi mendekatkan mereka. Tak berselang waktu mereka kembalib bertemu dan saling bercakap. Tak bertukar nama, memilih menjadi orang asing bagi masing-masing. Bertemu, berkenalan, dan melakukan hal-hal yang menyenangkan bersama. Menyerahkan pada semesta kapan mereka hendak berpisah. Namun, ketika semesta mengharuskan mereka berpisah, dua orang tersebut telah saling jatuh cinta. Seberapa pun mereka berusaha berpisah, hati mereka tetap saling ...

Setelah Me Before You

Let me say gue lagi tersesat. Entah sejak kapan saya tidak lagi menonton film romance Amerika. Saya lebih tertarik menonton drama Korea yang berepisode-episode panjangnya yang kemudian saya perttanyakan hari ini apa gunanya? Film barat yang saya nonton terakhir adalah saya lupa sama sekali. Saya hanya menonton serial Game of Thrones. Mengikuti Criminal Minds. Sesekali menonton episode Second Chance. Menunggui The Royal Season terbaru. Terakhir saya menonton Wonder Woman. Kalo film romance barat, terakhir yang saya nonton adalah The Age of Adeline yang telah menahun usianya. Kemarin, tiba-tiba saya menonton Me Before You. Seseorang memosting di fb kalo film ini bagus. Beberapa kali di Whatsapp group membaca teman-teman membahas film yang diangkat dari buku ini. Saya tidak ada niat menontonnya. Hanya sekedar berselancar iseng, kemudian mengeklik dan mencoba menontonnya sampai tuntas. Salah satu alasan saya menontonnya karena pemeran Loussia Clark adalah Emilia Clarke, Sang...

Berbuka dengan Mie Glosor di Bogor

Menu berbuka saat bulan Ramadan menjadi makanan yang paling dicari-cari. Pukul 4 sore jalanan dipadati penjual berbagai macam ta’jil. Imbasnya ke volume kendaraan yang tumpah ruah demi berburu takjil.  Melalui tiga Ramadan di Kota Bogor, saya tidak pernah benar-benar tertarik pada takjil yang dijual di pinggir jalan. Suami lebih menyukai pisang ijo dengan sirup asli DHT. Padahal pisang ijo sangat mudah ditemukan di pasar-pasar takjil, tapi dengan catatan sirupnya bukan asli Makassar. Paling banter yang kami beli saat berburu takjil adalah kelapa muda yang sudah dikupas seharga Rp.10.000 /butir. Berbekal jerigen DHT 5 liter kiriman kakak Ipar dari Makassar, dahaga terhapuskan begitu adzan magrib berkumandang. Namun, ramadan kali ini saya berjumpa dengan takjil khas Bogor. Berawal dari Whatsapp Grup ibu-ibu di kompleks, saya pun mulai mengenal kuliner bernama mie glosor. Ternyata mie ini adalah makanan khas untuk berbuka di Bogor. Bagaimana rasanya berbuka dengan mie? Ka...