Skip to main content

Baiknya Kekuatan Positif

Tiap kali masak dan Ara selalu meminta ditemani main, atau diambilkan barang-barang miliknya, saya bisa merasakan darahku naik ke wajah hingga ke ubun-ubun. Saya selalu memintanya bersabar menunggu sebentar jikalau saya sedang sibuk memotong-motong sayur atau mencuci piring. Tapi karena adrenaline kanak-kanaknya yang tidak mampu menunggu lama, maka ia akan berteriak kencang hingga saya lari terbirit-birit menghampirinya dan memenuhi permintaannya. Kadang ia terdengar menangis, tapi yakinlah itu hanya strategi yang dia pake untuk menarik perhatiaan. 

Jika berada disituasi ini ( baca : teriakan Ara) ada emosi saya mulai naik. Kemudian membentak. Suami pun akan berkata "jangan marah-marah kalo masak, nanti masakannya    Nda enak". Saya pun harus menurunkan tensi emosiku secepat mungkin. Tapi paling maksimal adalah cemberut. Saya mempercaya perkataan suami saya. Bukan karena dia suami saya, tapi karena saya memang menyakini elektron-elektron negatif dan positif memberi pengaruh di atmosfer. Seperti saling berpengaruhnya perasaanku dan rasa masakanku. Kalo kamu tidak percaya, beberapa penelitian ilmiah telah membuktikannya. 


Telah diteliti dengan objek air sebagai penerima kalimat-kalimat baik dan buruk ditemukan bahwa kristal-kristalnya berubah bentuk. Pada kalimat baik seperti terima kasih kristal air pun berubah menjadi indah. Sedangkan untuk perkataan buruk kristal air merespon menjadi bentuk yang tidak bening dan jelek. Kalo diandaikan seperti ketika Princess Elsa membangun istananya dengan kekuatan es. Karena ia bergembira maka istana esnya sangat cantik. Saat Elsa marah, takut, dan sedih maka kekuatannya pun meresponnya. Membentuk monster snowman, mendatangkan badai. 

Selain kata baik, doa pun memberikan respon pada molekul-molukel air. Kristalnya akan tampak indah jika diucapkan doa di dekatnya. Selain air, dicoba juga penelitian pada beras. Dan ternyata hasilnya pun sama. Untuk kalimat-kalimat positif, maka partikel-partikel beras akan terlihat cantik. Sedangkan kalimat negatif berakibat pada rusaknya partikel beras. 


Bayangkan tubuh kita yang 90 % berisi air. Jika kita memikirkan hal positif maka kristal-kristal dalam tubuh kita akan merespon positif. Jika kita berkata baik pada anak, maka energi positif pada anak pun akan terbentul. Sebaliknya jika berkata buruk dan berpikiran buruk maka dampaknya pun negatif. 

Mungkin ini pulalah yang menjadi penjelasan dari Law of Attraction. Hukum tarik menarik tentang mimpi. Jika kita menginginkannya maka segenap semesta akan berkonspirasi mewujudkannya. 

Wow!!! Maka benarlah amalan untuk berdzikir setiap saat sangat disarankan. Agar tak hanya pemikiran positif yang kita miliki tapi juga perkataan positif. Not easy but not imposibble either. 

Be Positive 

Bogor, 13 Juni 2015

Comments

Popular posts from this blog

Melayani dan Terlayani

Saya seorang customer service. Memberi pelayanan sudah menjadi kewajiban saya. Ketika saya memberikan pelayanan maksimal dan nasabah terpuaskan maka target pencapaian dari resultku adalah 100%. Dan itu adalah sesuatu yang sangat biasa. Tak ada yang menjadi istimewa di kondisi itu. Karena tugas customer service adalah tugas pelayan. Menanyakan apa permintaan nasabah dan menghadirkan kondisi tersebut dengan cepat, tepat, dan akurat. Namun tak jarang, customer berada di titik ekspektasi terlalu tinggi, sedangkan kenyataan di lapangan pelayan nasabah tak mampu memberikan hingga mencapai titik ekspektasi tersebut. Perbedaan antara das sein dan das solen inilah yang kadang membuat customer merasa tak terlayani. Level kepuasan mereka tak mencapai titik tertinggi. Bahkan di titik paling ekstrem, terkadang nasabah melakukan langkah taktis berupa penarikan secara besar-besar hingga berhenti menggunakan jasa yang diberikan karena hilangnya sebuah kepercayaan. Semua disebabkan pada sebuah pelayana...

Soto Bogor, Kedai Soto Rahayu, dan Aplikasi OpenSnap

Soto Bogor Kedai Rahayu Hai semua. Gue lagi lapar neh. Malas masak dan hujan lagi turun di Kota Bogor. Ga nyambung sih. Intinya gue Cuma lagi mager, itu tuh masang bambu-bambu depan rumah, eh bukan ding , mager itu malas gerak. Karena lapar, mager , hujan dan untungnya gue ga baper , maka gue ngajakin loe semua buat bayangin makanan paling enak dimakan pas hujan-hujan. Pilihan paling gampang sih mie instan . But, it’s very old school. Anak kosan banget deh.   Gue mo ngajakin loe bayangin makan makanan berkuah yang sangat Indonesia banget, sehat, dan yang pastinya ngangenin pas hujan. Makan Soto. Nah, di dunia perkulinerian di Indonesia soto banyak macamnya. Di semua daerah banyak banget jenisnya. Ada Soto ayam yang kuahnya bening dan sangat simpel.   Soto kuning, Soto Solo, Soto kudus, hingga Coto Makassar. Meski sefamily, soto-soto ini memiliki rasa yang beraneka ragam.  Nah, di Bogor ada juga namanya Soto Bogor. Pertama kali nyicipin soto Bogor pas ke foo...

Pantai Ramai, Pantai Kumuh

Beberapa waktu lalu saya mengunjungi pantai bira yang terletak di bulukumba, sulawesi selatan. Ini kedua kalinya saya berkunjung ke pantai ini. Pertama kali ke bira sekitar tiga tahun lalu. Pantai bira telah menjadi objek wisata yang lumayan terkenal di sulawesi selatan. Garis pantainya yang cukup panjang, pasirnya yang putih dan halus menjadi oase menarik untuk para wisatawan. Tiga tahun lalu pedagang belumlah ramai berjualan di sepanjang jalan masuk. Toko souvenir hanya ada satu itu pun agak jauh dari bibir pantai. Jualannya pun tak ada khas Bira. Yang ada malah baju bertuliskan Bali. Pengrajin kulit kerang hanya berjualan di sekitar pantai. Itupun hanya dua lapak. Warung makan yang menyediakan kopi di pantai sama sekali tidak ada.  Saya membawa kenangan itu kembali saat hendak berkunjung ke Bira untuk kedua kalinya. Saya berharap akan menemukan kembali pantai yang cukup "sunyi" dari berbagai aktivitas perdagangan. Khayalan saya cukup jauh dari kenyataan. Puluhan lapak peda...