Skip to main content

Tulisan Yang Hilang

Baru kemarin laptopku selesai diperbaiki. Beberapa waktu lalu aktivitas dunia mayaku terganggu karena dia rusak. Terkena virus yang membuatnya tak bisa mengakses internet. Dan akhirnya laptop ini kujadikan sebagai tempat untuk menulis tulisan-tulisan yang akan disimpan dalam jangka waktu lama dan untuk sekedar curhat rahasia.

Bodohnya adalah aku tak menyimpan tulisan itu di folder D. Aku pikir tulisan itu akan tetap tersimpan saja dengan aman di my document meski terinstal. Nyatanya adalah tulisan-tulisan itu hilang. Ada tiga tulisan maha penting yang cukup susah dituliskan hingga membuatku sedih karena ia hilang. Tulisan itu ditulis dengan hati yang paling dalam, penuh perasaan, meski sagat lebay. Sangat sayang ketika aku harus memeras keringat dan otak serta air mata lagi buat menuliskannya.

Padahal tulisan itu dipersiapkan untuk proyek pribadi. Proyek limited edition. Pokoknya disiapkan buat sesuatu yang mengharu biru. Tapi kalo hilang, membuatku semakin ragu untuk menyelesaikannya. Huaaa....Padahal ini adalah one way tiket.Hiks....Semoga tulisan itu nyangkut di flashdisk...Jika tidak meranalah duniaku..

Comments

  1. Pram saja beberapa kali kehilangan naskah. tapi tidak memadamkan semangatnya untuk terus menulis dan menghasilkan karya-karya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Dan Akhirnya

Dan akhirnya Malaikat kecil itu beranjak terbang Sayap kecilnya mengepak cepat Rasanya perih sesaat Tapi rasanya begitu melegakan "Akan kubawa cinta ini pergi Hingga akhirnya aku kembalikan padamu kelak"

ketika aku merefresh kembali kekuatan mimpiku

"Yuk nonton laskar pelangi sama-sama". Sms ini ku kirim ke seorang teman yang ada di pulau jawa beberapa hari lalu. Dan akhirny a, hari ini kami bisa mewujudkan rencana aneh nan gila itu. Kami menonton di dua bioskop yang berbeda, di selang waktu 30 menit yang berbeda, di kota yang berbeda, dan di pulau yang berbeda. Yang menyamakan kami hanyalah keinginan untuk melakukannya secara bersama dan waktu yang tak terpisah 15 derajat. Ia di Denpasar dan aku di Makassar. Sebuah cara nonton yang aneh kupikir. Namun, kami memang orang yang aneh. Ini kedua kalinya aku menonton laksar pelangi. Aku tak pernah bosan melihatnya. Aku masih bisa tertawa untuk setiap adegan lucu dan terharu untuk tiap scene yang me nyedihkan. Namun aku selalu menunggu scene dimana A ling bertemu dengan Ikal. Ketika gadis kecil bermata sipit itu berbalut baju china berwarna merah. Ia begitu cantik. Wajarlah Ikal menggambarkanbetapa terpesonanya ia dengan kuku perempuan itu dengan kalimat “……Saat itu aku me...

Janji Yang Teringkari

Pagi pertama di bulan November. Udara masih saja terasa dingin di kampungku. Bau oksigen pagi terasa dingin dalam hidungku. Meski matahari telah bersiap dengan sinarnya penanda musim masih belum berganti. November. Dua bulan terakhir sebelum penghujung tahun. Apakah ini begitu penting?tampaknya semua sama saja. Waktu berputar 24 jam sehari. 60 menit dalam sejam dan tak berubah dalam 60 detik dalam semenit. Bumi hanyalah menuntaskan tugasnya mengelilingi matahari bertawah dan tertasbih sesuai hukum Pencipta di semesta. Tak cuma bumi, tapi juga seantero galaksi dan seluruh benda langit. Apa yang penting dari itu. Bukankah itu telah terjadi jutaan tahun lalu. Bahkan sebelum manusia belajar menerka tentang hukum dan aturan benda semesta. Apa yang penting dari itu? Dalam mikro semesta hatiku, November tahun ini adalah penanda bahwa sebuah janji yang harusnya ditepati oleh hati kembali terlanggar. Kembali teringkari oleh kompromi yang bodoh. Tak ada jejaknya sedikit pun dalam file-file kompu...