Skip to main content

Teeeelllllaaaaattttttt


Oh Tuhan..kemana saja aku selama ini. Aku sepertinya tidak berpijak di bumi dan berada di planet di luar galaxy bima sakti diluar milky way….

Mengapa aku baru menemui diriku nyaris gila karena Twilight Saga, padahal orang telah sembuh dari wabah rabies akibat bisanya akhir tahun lalu. Kemana aku selama ini. Knok…knok…knok…apakah aku telah hidup bersama makhluk ET yang tidak membaca cerita vampire sehingga buku ini terlewat begitu saja.

Aku bahkan baru tahu tadi, setelah hamper duniaku tiga hari terakhir ini dibutakan oleh orbit-orbit yang dibuat oleh Meyer. Aku baru tahu cerita apa di breaking dawn, aku baru tahu bahwa akan ada buku ke lima Midnight Sun yang bercertia tentang twilight dari sudut pandang Edward (twilight adalah buku favoritku dari tiga buku yang telah say abaca, mengapa..???Hanya sedikit cerita Jacob di situ…hihihihi)

Mengapa buku ini terlewatkan olehku. Harry potter dulunya sanggup membuatku terjaga. Dan , well ternyata tak salah, Harry Potter menjadi buku pertama terlaris di dunia. meski saat itu aku jauh dari fasilitas informasi. Meski saat itu aku hanya menggandalkan majalah remaja kawanku…

Namun, informasi bahwa Twilight saga merupakan buku kedua terlaris terlewat olehku…

Hiks…hiks…hiks….

Mungkin aku harus kembali membaca Majalah remaja….
(membaca novel-novel ini membuatku merasa seperti anak SMA lagi...hihihi)

Comments

Popular posts from this blog

Sebelum Salju Mencair

Dua hari ini Athens diselimuti awan hitam. Mendung. Cuaca menjadi dingin. Hujan pun turun. Kemarin cuaca mencapai titik minus. Titik hujan jatuh ke bumi menjadi butiran salju. Angin bertiup kencang. Pohon-pohon pinus tunduk patuh pada gerak angin. Tengah malam kristal-kristal beku itu mencumbui tanah Athens. Jutaan butir yang bertumpuk menutupi tanah, jalan, dan segala permukaan yang dijangkaunya. Permadani putih seketika terhampar menyelimuti bumi. Seperti kepompong yang menyelubungi ulat untuk menjadikannya kupu-kupu. Ini salju nak, coba yuk! Hingga pagi hujan salju masih belum reda. Butiran es itu seolah bersuka cita turun ke bumi. Meliuk-liuk mengikuti gerak angin hingga mendarat dengan sempurna di tanah. Mereka seakan berpesta dan enggan mengakhirinya. Hingga siang, butiran-butiran itu seakan tidak jenuh untuk terus meninggalkan jejak. Kulihat seseorang menuntun anjingnya bermain di tengah salju, Bodoh pikirku bermain-main di salju yang dingin. Bikin frosty ternyata s...

Dunia Kafka, Dunia Surealis Murakami

Judul : Dunia Kafka ( Kafka On The Shore) Penulis : Haruki Murakami Penerbit : Alvabet Kafka Tamura, anak laki-laki 15 tahun memutuskan pergi dari rumahnya di Nakano meninggalkan ayahnya. Dengan tujuan menjauh dari ayahnya yang tidak lagi peduli dengannya dan mencari ibu dan kakak perempuannya. Ia lari ke Takamatsu dan tinggal di sebuah perpustakaan.  Nakata, pria paruh baya yang karena sebuah peristiwa pada saat perang kehilangan kemampuannya untuk membaca, menghitung, namun menguasai bahasa kucing. Hingga suatu hari ia harus membunuh seseorang untuk menyelamatkan sebuah kucing.  Dua tokoh ini memiliki cerita berbeda pun memiliki keterlibatan secara tidak langsung. Dengan label surealis pada sinopsis buku ini, maka pembaca harus siap menemukan cerita yang tidak mampu diterima logika. Dunia di luar materi, yang tidak terikat waktu.  Tapu bukan Murakami namanya kalo tidak menyisipkan renungan panjang dalam ceritanya. Menurut pembacaan saya, Murakami mencampur bumbu kegalau...

Urus Paspor, Kupikir Jadi Lebih Baik. Nyatanya...

Saya kembali harus berkutat dengan pengurusan paspor di kantor Imigrasi klas 1 Makassar. Kali ini paspornya Ara. Bayi kecil yang belum cukup setahun itu belum juga punya KTP tau-taunya sudah harus mengurus paspor. Mengurus paspor untuk anak dibawah 17 tahun tak ada bedanya dengan orang dewasa. Kartu keluarga, akte lahir, ditambah surat pernyataan dari orang tua dan KTP orang tua. Surat pernyataan biasanya diperoleh saat mengambil formulir pengajuan paspor. Sebenarnya untuk formulir tidak dikenakan tarif. Tapi entah kenapa di imigrasi makassar satu lembar formulir dikenakan harga 20.000 rupiah (formulir,sampul paspor, dan Map). Sedangkan jika ditambah surat pernyataan maka totalnya 28.000 rupiah. Awalnya estimasi waktu pengurusan kupikir akan cepat. Namun ketika memasukkan berkas, KTPku tidak sesuai dengan alamat di Kartu keluarga. KTPku masih KTP bone sedangkan kartu keluarga beralamat Baubau. Jadilah menunggu resi KTP dari Baubau. Mengurus paspor tidaklah seperti mengurus KTP...