Skip to main content

Boy Next Door : Happy B-day


Malam perlahan beranjak menuju pekat. Namun kost-kostanku tak pernah sepi. Selalu saja ada hal yang membuatnya begitu ribut. Entah itu main PS atau main domino. Semua itu
sudah menjadi rutinitas malam warga safar. Namun malam minggu kemarin sedikit berbeda. Kali ini ribut itu datang dengan cara lain. Bakar-bakar jagung dan ubi.

Pemilik hajatan adalah lelaki depan kamarku, EQ. 4 januari ini adalah ulang tahunnya, tapi ia memilih untu merayakannya 3 januari malam hiingga 4 januari dini hari.



Riuh rendah terus berlanjut hingga tengah malam. Tawa berderai-derai. Semua punya lelucon, semua punya bahan untuk saling mengerjai. Semua punya bahan untuk “macalla”, dan semua harus membakar jagung untuk dirinya sendiri.

Hingga lewat tengah malam, semua lelucon, callaan, telur busuk, tepung, brpusat pada EQ. ia menjadi objek penderita. Ia yang menjadi titik klimaks dari acara malam minggu ini…

EQ SELAMAT ULANG TAHUN YA…!!!!!!

!



ini foto partai jagung bakar versus partai ubi bakar


Comments

Popular posts from this blog

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

Shock....

Aaaahhhhhhrrrrrrggggg....... Tiba-tiba aku mengingat lagu Mr.Big "wild World". Dunia memang begitu liar. Semua berangkat dari titik nol yang sama. Dan akupun harus demikian. Mencoba hal baru memiliki tantangan sendiri untuk ditaklukan. da begitu juga buatku. Hujan masih juga turun begitu deras. Tapi tantangan itu menuntutku untuk terus bergerak. Lakasana seorang pria playboy yang menggoda untuk dipatahkanhatinya....

Mengejar Target

Hari ini lumayan melelahkan. Aku berusaha mengejar target hari ini yang telah kutentukan kemarin. Dan hasilnya??? Lumayan.... Di mulai dengan membuat camilan kecil untuk anak pondokan pagi tadi. Meski camilan yang kubuat (pisang goreng " talamme " atau lebih dikenal dengan nama pisang goreng belanda) menuai banyak kritikan dari Ani, tetangga kamarku, tapi sesisir pisang yang telah kugoreng itu habis juga dilahap warga pondokan. Beberapa kuantarkan khusus buat K Rahe di warnet, takutnya ia hanya bisa mencicipi penganan itu setengah masak. Beberapa pisang yang belum benar-benar melalui tahapan olahan di comotnya di pondokan. Aku pun telah berhasil mengirim lamaranku yang dateline besok. Tak apa-apalah, yang pentingnya aku juga sudah mengirrim lewat email. Lamaran itu kubuat tadi pagi saat di warnet bareng K Rahe dan membuatku mengubah pilihan posisi yang aku inginkan dalam waktu yang begitu singkat. Aku lebih cocok menjadi reporter daripada staff marcom...hihihihi Perjala...