Skip to main content

Rindu

Aku rindu menulis di blog ini.Mungkin tak ada yang peduli pada keadaannya. Apakah ada postingan terbaru atau yang ada hanyalah tulisan lama dengan penanggalan yang telah menua.

Mungkin hanya aku yang merindukan ceceran cerita yang aku tulis disini.Blog ini adalah kesepian itu sendiri.Blog ini adalah laci berdebu tempatku menengok dan meringkuk.

Aku punya banyak cerita.Aku punya banyak rasa.Beberapa bercampur tawa namun ada juga berbumbu-bumbu tangis.Hidup tak pernah semudah imajinasi.

Comments

  1. blog ini tak pernah sepi. saya selalu menungguinya di sini. selalu menanti saat ketika dirimu meninggalkan jejak untuk kuendus ke mana langkahmu

    ReplyDelete
  2. tulis aja kalo ada yang mo diceritain. kita gak pernah tau siapa tau aja cerita yg kamu tulis bisa menginspirasi hidup orang lain. betapa sederhana pun cerita itu....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tak Ada Resolusi

New year celebration in New York (reuters.com) Mungkin agak basi jika menuliskan tentang tahun baru. Hari ini sudah dua Januari. Di belahan bumi lain sudah memulai 3 Januari. Puncak tahun baru adalah 31 Desember tengah malam dan Januari pertama. Tapi kupikir tak ada salahnya menuliskan tentang tahun baru. Penumpang bus masih tetap saling mengucapkan selamat tahun baru sekalipun penanggalan tak lagi pada angka satu. Seperti tahun baru yang lalu tak ada gegap gempita perayaan atau sekedar menyalakan kembang api. Sekalipun dirayakan di negara berbeda. Perayaan adalah pilihan pribadi. Segala riuh rendah tergantung individu. Tahun baru kemarin tak ada perayaan istimewa. Hanya berkunjung ke rumah teman Indonesia dan makan bersama. Pulang sebelum malam larut. Sebelum kalender berganti bilang. Resolusi selalu menjadi trending topik saat tahun baru. Mungkin seperti anak tangga baru yang harus ditapaki. Memulai dari awal. Menjadi awal baru untuk hati yang sedang sedih. Meyakinkan hati ...

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

Murjangkung cinta yang dungu dan hantu-hantu

Judul : Murjangkung cinta yang dungu dan hantu-hantu Penulis : AS Laksana Penerbit : Gagas Media Inilah pertama kalinya saya membaca karya AS Laksana. Berangkat dari perdebatan dikalangan penggiat sastra tentang siapa yang pantas menjadi pemenang  Khatulistiwa Literature Awards 2014,  maka saya tertarik untuk membaca buku ini. Buku ini masuk dalam nominasi dan dianggap lebih pantas menjadi pemenang dibanding  buku Pulang karya Leila S Chudori. Untuk buku Pulang ini saya telah membaca dan mereviewnya beberapa bulan lalu. Maka saya pun mulai membaca Murjangkung ini.  20 cerita pendek AS Laksana yang telah dipublikasikan diberbagai media cetak dirangkum dalam buku ini. Cerita yang disajikan seputar kehidupan masyarakat, serupa percintaan, perselingkuhan, bencana, hingga politik. Tapi AS Laksana menatanya dengan tidak biasa. Ending-ending yang melampaui realitas dan imajinasi-imajinasi yang tidak biasa.  Diksinya tawar tapi menurutku disitulah letak pasnya cerita-ce...