Skip to main content

Sendiri

Hidup adalah kesedirian. Setiap diri memulai dari sebuah satu. Dalam rahim ibu hidup dimulai dengan kesendiria. Jika ia ditakdirkan kembar sesungguhnya ia berasal dari inang yang tunggal. Hingga kau lahir, bertumbuh,dan menjadi dewasa.Banyak menemanimu tapi sesungguhnya hanya dirimu sendiri yang benar-benar selalu ada untukmu. Dialah yang paling jujur menyayangimu. Paling mampu memahamimu. Tapi juga menjadi sebuah kelemahan yang sangat melemahkanmu.

Kesendirian hanya mampu dilawan oleh kesendirian. Kau perlu bertarung mental dengannya. Jangan sampai kelemahannya mementalkanmu. Kesendirianmu harus kau menangkan atas kekuatanmu. Seperti gelapnya dinding rahim tempat kau bersemayam dulu. Kau harus terus bertahan. Mengalahkan ketakutan dan kesepian.
Kesendirian menemani jiwamu. Dari kau harus menyalakan pijar api yang menghangatkan jiwamu.

(December 7, 2010)
 

Comments

Popular posts from this blog

Tak Ada Resolusi

New year celebration in New York (reuters.com) Mungkin agak basi jika menuliskan tentang tahun baru. Hari ini sudah dua Januari. Di belahan bumi lain sudah memulai 3 Januari. Puncak tahun baru adalah 31 Desember tengah malam dan Januari pertama. Tapi kupikir tak ada salahnya menuliskan tentang tahun baru. Penumpang bus masih tetap saling mengucapkan selamat tahun baru sekalipun penanggalan tak lagi pada angka satu. Seperti tahun baru yang lalu tak ada gegap gempita perayaan atau sekedar menyalakan kembang api. Sekalipun dirayakan di negara berbeda. Perayaan adalah pilihan pribadi. Segala riuh rendah tergantung individu. Tahun baru kemarin tak ada perayaan istimewa. Hanya berkunjung ke rumah teman Indonesia dan makan bersama. Pulang sebelum malam larut. Sebelum kalender berganti bilang. Resolusi selalu menjadi trending topik saat tahun baru. Mungkin seperti anak tangga baru yang harus ditapaki. Memulai dari awal. Menjadi awal baru untuk hati yang sedang sedih. Meyakinkan hati ...

Norwegian Wood

Cukup melelahkan membaca Norwegian Wood karya Haruki Murakami. Buku yang telah kulihat wujudnya sejak tahun 2004 baru aku baca di tahun 2013. Saya tidak terlalu akrab dengan karya-karya Haruki Murakami. Buku Norwegian Wood ini adalah karyanya yang pertama saya baca.  Mengapa saya berkata buku ini cukup melelahkan? Karena buku ini bercerita tentang kematian dan sangkut pautnya dengan orang-orang yang ditinggalkan. Bukan kematian yang disebabkan sakit atau tua. Tapi kematian orang-orang muda yang memilih bunuh diri.  Bersetting tahun 1970an di Jepang, sang tokoh utama, Watanabe menceritakan kembali kisahnya. Ia bertemu kembali kekasih almarhum temannya yang memilih mati bunuh diri di usia 17 tahun. Sekalipun tidak akrab mereka selalu bersama. Berkeliling mengitari Tokyo tanpa tujuan. Hingga sang perempuan, Naoko masuk panti rehabilitasi gangguan jiwa. Ia lantas bertemu Midori, perempuan nyentrik yang selalu berkata seenak dia. Perempuan yang selalu jujur mengatakan apapun yang i...

Hadiah Buku Ammacaki

Adalah menyenangkan ketika seseorang menghubungimu dan memintamu memilih buku apa saja yang kamu inginkan dan ia bersedia membayarkannya untukmu. Rasanya seperti mendapatkan kejutan yang sangat menggairahkan.  Saya mengalaminya seminggu lalu. Seorang kawan tiba-tiba mengirimi saya pesan via Whatsapp dan menanyakan buku apa yang ingin saya miliki dengan nominal yang cukup besar. Seketika saya blank. Buku apa yang saya inginkan? Keinginan memiliki suatu judul buku selalu terbersit manakala saya membaca resensi atau seseorang merekomendasi buku dengan judul tertentu. Namun, tak jarang buku yang diinginkan tidak lagi dicetak atau agak susah ditemukan di toko buku besar. Maka ketika saya ditanya buku apa yang saya inginkan, maka saya tidak tahu sama sekali. Untungnya satu judul buku menjelma terang di pikiranku. Serial Lord of The Ring, versi booksetnya yang belum ku koleksi. Segera saja saya menyebutkan buku tersebut. Kemudian masih tersisa satu quota buku lagi. Semua buku yang saya se...