Skip to main content

December

November berlalu. Beberapa ekspektasi berujug pada sebuah kompromi-kompromi. Beberapa masih tetap kukuh meski harus bermain dengan aturan-aturan yang dipatahkan. November berlalu dengan banyak imajinasi romantic di kepalaku.

December datang. Beberapa ekspetasi berubah. Setiap hari manusia membuat obsesi.setiap kita membuat hasrat baru untuk terus dikejar. Apakah hasrat itu? Sebuah scene dalam film before sunset memperdebatkan itu.

Hasrat mungkin menjadi penyemangat hidup. Namun menurut pemahaman Budha manusia perlu membebaskan dirinya dari berhasrat akan sesuatu. Agar manusia mampu mensyukuri segala yang telah dimilikinya. Tapi berhasrat adalah sesuatu yang sehat. Memiliki hasrat membuatmu terpacu untuk melakukan banyak hal. Ia menjadi seperti semacam target yang perlu dicapai.

Dan aku pun masuk dalam kategori manusia-manusia berhasrat itu. Tiap hari aku selalu berusaha memperbaikinya. Berusaha untuk mencapainya. Kadang gagal kadang sukses. Tapi selalu menyenangkan memiliki hasrat.

Dan December ini pun penuh dengan sejuta desire. Bulan ini terdengar begitu dingin bagiku. Aku hanya berharap punya kekuatan untuk memenuhi jutaan hasratku.

(December 4, 2010)

Comments

Popular posts from this blog

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

Mengejar Target

Hari ini lumayan melelahkan. Aku berusaha mengejar target hari ini yang telah kutentukan kemarin. Dan hasilnya??? Lumayan.... Di mulai dengan membuat camilan kecil untuk anak pondokan pagi tadi. Meski camilan yang kubuat (pisang goreng " talamme " atau lebih dikenal dengan nama pisang goreng belanda) menuai banyak kritikan dari Ani, tetangga kamarku, tapi sesisir pisang yang telah kugoreng itu habis juga dilahap warga pondokan. Beberapa kuantarkan khusus buat K Rahe di warnet, takutnya ia hanya bisa mencicipi penganan itu setengah masak. Beberapa pisang yang belum benar-benar melalui tahapan olahan di comotnya di pondokan. Aku pun telah berhasil mengirim lamaranku yang dateline besok. Tak apa-apalah, yang pentingnya aku juga sudah mengirrim lewat email. Lamaran itu kubuat tadi pagi saat di warnet bareng K Rahe dan membuatku mengubah pilihan posisi yang aku inginkan dalam waktu yang begitu singkat. Aku lebih cocok menjadi reporter daripada staff marcom...hihihihi Perjala...

Shock....

Aaaahhhhhhrrrrrrggggg....... Tiba-tiba aku mengingat lagu Mr.Big "wild World". Dunia memang begitu liar. Semua berangkat dari titik nol yang sama. Dan akupun harus demikian. Mencoba hal baru memiliki tantangan sendiri untuk ditaklukan. da begitu juga buatku. Hujan masih juga turun begitu deras. Tapi tantangan itu menuntutku untuk terus bergerak. Lakasana seorang pria playboy yang menggoda untuk dipatahkanhatinya....