Skip to main content

Peace Walk For 9/11

I'm a Moslem & I'm at The Interfaith Peace Walk because I care (foto : M. Yusran Darmawan)

 Saya masih mengingat, saat tengah malam di tahun 2001 terbangun karena headline di televisi menyiarkan tentang pembajakan pesawat komersil dan ditabrakkan ke World Trade Center di New York dan Pentagon. Tragedi tersebut menelan ribuan jiwa. Banyak pendapat tentang peristiwa yang dikenal dengan nama black september ini. Apapun spekulasi tentang peristiwa 9 September itu, ia tetaplah tragedi kemanusiaan yang menelan banyak korban jiwa. Tragedi yang membuat saya merenung bahwa hidup adalah sesuatu yang harus dimuliakan.

foto : M. Yusran Darmawan

12 tahun kemudian saya berada di sini. Di negara dimana tragedi ini terjadi. Amerika melawan lupa. Still remember. Never Forget 9/11. Dan di kota kecil Athens, puluhan mahasiswa dari berbagai bangsa di Ohio University bersama komunitas yang ada di Athens berkumpul sejenak. Kembali mengingat. Berjalan dari Episcopal Church of the Good Shepherd berkeliling dengan rute gereja-gereja sekitar Athens, Jewish Center, dan berakhir di Islamic Center.

Orang tua, mahasiswa, hingga anak-anak turut dalam peace walk yang kedua kalinya diperingati di Athens. datang dari berbagai negara. berbeda keyakinan namun turut ambil bagian. Peace walk adalah unutk mengingat dan menolak lupa. Kita menyesali peristiwa tersebut dan berusaha memetik hikmah dari tragedi tersebut.

foto : M. Yusran Darmawan
Di depan Islamic center barisan pejalan kaki berkumpul. Menyalakan lilin dan menundukkan kepala sejenak. Berdoa untuk tragedi yang akan selalu diingat.(*)

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Etta

Aku mungkin terlalu sering bercerita tentang ibu. Ketika ia masih hidup hingga ia telah pulang ke tanah kembali aku selalu mampu menceritakannya dengan fasih. Ia mungkin bahasa terindah yang Tuhan titipkan dalam wujud pada tiap manusia. Tapi izinkan kali ini aku bercerita tentang bapak. Pria terdekat yang selalu ada mengisi tiap halaman buku hidupku.Pria yang akrab kusapa dengan panggilan Etta, panggilan ayah pada adat bugis bangsawan. Kami tak begitu dekat. Mungkin karena perbedaan jenis kelamin sehingga kami taklah sedekat seperti hubungan ibu dangan anak perempuannya. Mungkin juga karena ia mendidikku layaknya didikan keluarga bugis kuno yang membuat jarak antara Bapak dan anaknya. Bapak selalu mengambil peran sebagai kepala keluarga. Pemegang keputusan tertinggi dalam keluarga. Berperan mencari nafkah untuk keluarga. Meski Mama dan Ettaku PNS guru, tapi mereka tetap bertani. Menggarap sawah, menanam padi, dan berkebun. Mungkin karena mereka dibesarkan dengan budaya bertani dan ...

Indecent Proposal

sumber foto : tvtropes.org Seorang bilyuner menawariku one billion dollar untuk one night stand dengannya. Aku bingung. Aku dan suami sedang tidak punya uang dan satu juta dollar begitu banyak. Mampu membiaya hidup kami. Disisi lain aku  mencintai suamiku, rasa-rasanya ini tidaklah patut. Tapi kami benar-benar tidak punya uang. Aku ingin melakukannya untuk suamiku. Aku mencintaiku dan tidak ingin melihatnya terlilit utang. Kami memutuskan mengambil tawaran itu. This is just sex bukan cinta. Ini hanya tubuhku. Aku dan suami memutuskan setelah semalam itu, kami tidak akan mengungkitnya lagi. Setelah malam itu. Kami berusaha menebus  properti kami yang jatuh tempo. Sayangnya, bank telah menyita dan melelangnya. Seorang pengusaha telah membelinya. Kami putus asa. Suamiku tiba-tiba berubah. malam itu, Ia mempertanyakan apa yang saya dan bilyuner itu lakukan. Padahal kami sepakat untuk tidak mengungkitnya. Saya menolak menjawab pertanyaannya. Saya tidak ingin lagi menginga...

Inferno

Judul : Inferno Pengarang : Dan Brown Penerbit : Bentang  Robert Langdon terbangun di sebuah rumah sakit di Florence, Italia dan tidak mengingat apapun. Yang ia ingat hanyalah ia melangkah pulang menuju rumah sesaat setelah mengisi kuliah di Harvard university, Boston. Saat ia terbangun ditemuinya fakta bahwa seseorang menginginkan ia mati. Ia berusaha melarikan diri dari pembunuhnya bersama seorang dokter perempuan dari rumah sakit tempat ia dirawat. Beberapa hal janggal ia temukan. Mimpinya tentang perempuan berambut perak diantara kubangan mayat, igauannya bernama "very sorry", serta sebuah chip yang disembunyikan secara jeli di jaket kesayangannya yang mengarahkannya menyelami Inferno karya Dante, memecahkan petunjuk-petunjuk dari berbagai benda-benda bersejarah, hingga mengantarnya menuju Venice dan Istanbul. Memecahkan sebuah teka teki yang ditinggalkan oleh seorang ilmuan eksentrik yang mengancam populasi manusia. Sanggupkah Langdon mencegahnya disaat yang tepat?  Infe...