Skip to main content

Akhirnya Datang Juga

Penantian itu akhirnya selesai juga. 09.30 dua kiriman yang aku tunggu tiba di depan kost. Dengan tersenyum pengantar paket itu memberiku dua paket. Paket yang kutunggu-tunggu selama berada di Jakarta. Paket buku "Kado Cinta Untuk AraL dari Yogyakarta dan satu kado dari Kak Alin.

Senang rasanya kedua benda itu berada di tanganku. Di beberapa jam sebelum aku berangkat ke bandara. Buku yang akan aku titipkan di Alden Library. Buku yang merekam kisah-kisahku bersama Ara. Hanya lima cetak. Ini limited edition. Semacam dummy untuk mempersiapkannya jadi buku kelak. At least buku itu sudah ada di tanganku.

Kado dari kak Alin pun tak kalah menyenangkannya. Dua name tag yang akan aku pakai untuk koper dan ranselku. Juga mainan buat Ara. Little Mermaid berbentuk Hello Kitty. yang bisa digantung. Sebuah kebetulan, karena sore kemarin aku sibuk mencari mainan yang bisa digantung di strollernya Ara. Juga cermin kecil dan magnet kulkas. Dengan kotak khusus yang cantik. Kali ini aku akan membawa kotak itu ke Amerika.

Yah... Lengkaplah sudah penantian itu. Sepenuh hati aku siap berangkat. Another journey,Ara... (*)

Ragunan, 10.05- 04092012
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

Popular posts from this blog

Tak Ada Resolusi

New year celebration in New York (reuters.com) Mungkin agak basi jika menuliskan tentang tahun baru. Hari ini sudah dua Januari. Di belahan bumi lain sudah memulai 3 Januari. Puncak tahun baru adalah 31 Desember tengah malam dan Januari pertama. Tapi kupikir tak ada salahnya menuliskan tentang tahun baru. Penumpang bus masih tetap saling mengucapkan selamat tahun baru sekalipun penanggalan tak lagi pada angka satu. Seperti tahun baru yang lalu tak ada gegap gempita perayaan atau sekedar menyalakan kembang api. Sekalipun dirayakan di negara berbeda. Perayaan adalah pilihan pribadi. Segala riuh rendah tergantung individu. Tahun baru kemarin tak ada perayaan istimewa. Hanya berkunjung ke rumah teman Indonesia dan makan bersama. Pulang sebelum malam larut. Sebelum kalender berganti bilang. Resolusi selalu menjadi trending topik saat tahun baru. Mungkin seperti anak tangga baru yang harus ditapaki. Memulai dari awal. Menjadi awal baru untuk hati yang sedang sedih. Meyakinkan hati ...

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

Film dan Drama yang Binge-Watchable Sebelum Sekuelnya Keluar

Sorry for the peculiar title of this article. Mianhe. Soalnya judul awal yang sepat terpikir cukup panjang. Entar kayak video-video 30 detik di Instagram. Aniway, saya lagi excited dengan beberapa drama dan film yang sedang saya tunggu meski awal-awal tidak tertarik ketika awal-awal kemunculannya.  Saya tipe penonton on going. Penikmat entertainment yang fresh from the oven. Tiap ada drama keluar harus jadi salah satu yang pertama nonton. Saya bukan penonton maraton yang sekali duduk menghabiskan berpuluh-puluh episode. Saya menikmati tiap episode. Menunggu dengan sabar. Ikut meramaikan di twitter setiap kali trending. Menonton tiap BTS. Ngefollow tiap IG casts. Semacam penonton FOMO, Fear of Missing Out.   Ga juga takut-takut banget kalo ketinggalan, tapi rasanya menyenangkan kalo setelah kelar nonton episodenya trus meluncur ke twitter dan melihat reaksi para penggemarnya. Sesekali ikut nimbrung ngetwit.   Maka ketika drama atau film itu udah tidak booming lagi, maka ...