Skip to main content

Serasa Mabok

Saya belum pernah merasakan mabuk oleh alkohol. Di Jakarta sempat ingin mencobanya -hmmm mencicipi alkohol- tapi tidak kesampaian (bukan berarti pengaruh ibukota yang begitu keras sehingga mempengaruhi cara hidupku :p).Paling hebat saya mabuk kendaraan. Apalagi kalo laut. Rasanya dunia telah berputar ke arah sebaliknya. Dengan kecepatan naik turun dan sesekali ngerem.

Hari ini, lebih parah dari itu. Saya tidak melakukan perjalanan apapun. Saya hanya tinggal di rumah dan mencoba untuk tidur. Saya berhasil tidur. Jam 10 malam. Namun sayang, jam biologis tubuhku selalu terbangun di jam 12 malam. Dan semalam berjalan dengan rutinitas itu. Saya terjaga. Namun yang terjadi adalah saya tak lagi mampu memejamkan mata hingga pagi menjelang. Benar-benar tidak tidur. 

Saya membayarnya dalam tidur pagi. Namun, tidur malam lebih nikmat dari tidur manapun. Empat jam kulewati dengan tirai-tirai kamar yang tak kusingkap agar terangnya pagi tak juga membangunkanku. Namun itu tidak cukup. Kepalaku tetap terasa berat. Ada yang menggantung di sana. Tak terlihat namun terasa. Dunia terasa terbalik. Atas menjadi bawah. Bawah menjadi atas. Seperti lagu salah satu band.

Rasanya mau muntah.. Ingin kembali tidur tapi saya yakin akan sia-sia. Saya tak punya pilihan lain. Menenggak obat tidur mungkin bisa dipertimbangkan, tapi takutnya menjadi sebuah ketergantungan.
Nanti malam tidurlah di atas jam 12 malam sayang. Itu baik buatmu.*

Comments

Popular posts from this blog

Solo dan Cerita Tentangnya

               Saya membayangkan Solo sebagai kota kabupaten yang sederhana. Kental unsur Jawa dan batik menjadi sumber penghidupan bagi para warganya. Ketika berkunjung ke kota ini pekan lalu saya menemukan cerita yang lain.  Solo menjadi kota yang sangat ingin saya kunjungi setelah beberapa tahun lalu mengunjungi Yogyakarta. Yogyakarta yang sangat Jawa, warung di sepanjang jalan, padat, dan penuh bule. Saya membayangkan Solo adalah kebalikan dari segala hingar bingar Yogyakarta.  Saya, suami, dan anak merencanakan berangkat hari jumat sore.  Sayangnya, kami kehabisan tiket kereta di stasuin gambir. Catatan penting, jangan merencanakan melakukan perjalanan dengan membeli tiket kereta perjalanan jauh di stasiun di menit terakhir akan berangkat. Tiket habis. Bahkan untuk tiket kereta eksekutif yang harga sekitar 450ribu perorang. Kami lantas memilih untuk menggunakan moda transportasi pesawat terbang yang harganya relatif sama dengan...

Chinese New Year's Story (Just For Fun)

Amani : Si Ne Er Kuai Le Ara : Gong xi Gong Xi  Ara : Let's ask for angpao Amani : That's a great idea                                 After a while....... Ara  : i got cellphone Amani  :  i just got rundown program of chinese new year Ara : maybe there's money inside the paper Amani : I hope so Amani : What are you doing? Ara : I'm Checking my facebook Amani : Do you have facebook? Ara : Absolutely  Amani : let me see Ara : Wait, i wanna twit our picture   Amani : Do u also have a twitter? Ara : Sure. Do you have?  I will follow u Amani : i should ask for cellphone instead of  piece of paper Ara : Yes, you should...hahaha Ara : Anyway, let's play around. I don't know how to use cellphone Amani : oke...

Ara Belajar Ngomong

Serius Nulis Ara mulai suka ngoceh. Ada saja suara keluar dari mulutnya. Kadang jelas kadang juga tidak. Beberapa berhasil saya terjemahkan maksudnya. Beberapa mengalami missunderstand berujung pada rengekan atau aksi menarik tangan. Selain nonton lagu anak-anak, beberapa film anak-anak yang menurut saya cukup edukatif menjadi pilihan tontonannya. Saya memutarkan film Blue's Clues, Super Why, hingga Pocoyo. Serial Blue's Clues sudah kami tonton semua. Mulai dari sang pemilik Blue bernama Steve hingga beralih ke Joe adiknya di serial itu. Yang paling nyantol di kepalanya Ara adalah kata "think" sambil telunjuk memegang dahi. Itulah kata pertama yang ia ucapkan secara jelas setelah kata Mama dan Ayah. Entah kenapa kata ini yang melekat di kepalanya. Mungkin karena si Steve sangat aktraktif menyanyikan lagu jingle Blue's Clues terlebih dibagian "Sit down in thinking chair. Think, think, think". Ara juga suka bagian ketika surat datang. Dia akan i...