Mengapa Tuhan menciptakan imajinasi? Jawabannya mungkin agar manusia dapat membedakan yang mana kenyataan yang mana khayalan.Agar garis batas dunia realitas dan dunia khayal sangat jelas terlihat. Agar segala yang tak mampu diraih dalam realitas menjadi sebuah cipta kreatif dalam dunia khayal. Agar kita mampu memaknai bahwa khayalan adalah sesuatu yang mampu menggerakkan manusia di dunia nyata.
Saya membayangkan Solo sebagai kota kabupaten yang sederhana. Kental unsur Jawa dan batik menjadi sumber penghidupan bagi para warganya. Ketika berkunjung ke kota ini pekan lalu saya menemukan cerita yang lain. Solo menjadi kota yang sangat ingin saya kunjungi setelah beberapa tahun lalu mengunjungi Yogyakarta. Yogyakarta yang sangat Jawa, warung di sepanjang jalan, padat, dan penuh bule. Saya membayangkan Solo adalah kebalikan dari segala hingar bingar Yogyakarta. Saya, suami, dan anak merencanakan berangkat hari jumat sore. Sayangnya, kami kehabisan tiket kereta di stasuin gambir. Catatan penting, jangan merencanakan melakukan perjalanan dengan membeli tiket kereta perjalanan jauh di stasiun di menit terakhir akan berangkat. Tiket habis. Bahkan untuk tiket kereta eksekutif yang harga sekitar 450ribu perorang. Kami lantas memilih untuk menggunakan moda transportasi pesawat terbang yang harganya relatif sama dengan...

agar aku bisa menciptakan ruang untukmu..... ^^
ReplyDeletemungkin juga agar manusia dapat "menelanjangi" lawan jenisnya tanpa menyentuh bahkan melihatnya
ReplyDeletesalam kenal buat penulis :)
saya izin ambil gambar'y ya?makasih,,,,
ReplyDeleteHmmm setahu saya, imajinasi tidak sama dengan khayalan maupun fantasi. Tapi iamjinasi justru sebuah emikiran yang benar-benar sadar. bisa baca di buku imaji dan imajinasi :) ini hanya masukan saja, semoga bermanfaat :)
ReplyDelete