Skip to main content

Apa Yang Kucari???


Aku kembali mempertanyakan apa sebenarnya yang kucari. Telah kutemukan tempat singgah tapi aku mencari tempat singgah yang lain. Semua peluang yang datang selalu kuladeni tapi kemudian aku kembali mengurungkan niat dan sekadar melalui prosesi yang ada.

Apa yang kucari?Aku belum berniat mencari tempat yang aman untukku. Sejauh ini aku hanyalah sekedar mengisi waktu luang. Merasakan suasana kerja dan kantoran. Tapi ini bukanlah tujuan hidupku. Aku tak mensetting hidupku untuk duduk dari jam 8 hingga jam 5 dan mengerjakan sesuatu sesuai dengan tata laksana kantor yang telah dimaktubkan dalam kitab undang-undang hukum perkantoran. Aku adalah pecinta perjalanan dan aku ingin melewatkan banyak hidupku dalam perjalanan.

Lantas, mengapa aku masih menyukai bermain main dengan peluang? Mungkin karena aku baru belajar nakal sekarang dan aku nakal sendirian. Tak adalagi teman-teman kuliah yang menemani kenakalanku. Aku menikmati bermain-main dengan peluang dan meski pada akhirnya aku akan berkata tidak.

Aku telah memutuskan untuk belajar mengalah pada hati. Sedikit menunggu. Menunggu tiga bulan. Menunggu waktu yang membolehkanku beranjak. Menyulam lagi lebih banyak cerita indah di tempat yang saya singgahi.

Aku hanya perlu menunggu tiga bulan untuk menunggu agar seseorang datang dan meraih tanganku. Mengatakan sudah saatnya beranjak sayang…..

Comments

Popular posts from this blog

Keajaiban Malam Bulan Biru

Judul : Keajaiban Malam Bulan Biru Penerbit : Pustaka Ola Harga : Rp. 20.000 Peter melangkah gontai masuk ke apartemennya. Ia baru saja dipecat. Toko tempatnya bekerja bangkrut. Dari sebuah apartemen ia mendengar kakek Tom merintih memanggil cucunya. Peter melangkah masuk dan membantu kakek Tom. Kasian kakek Tom sendirian dan sakit-sakitan sementara cucunya jarang menjenguk. Di apartemen sebelah Rossy di kursi rodanya meminta Peter memperbaiki kotak musik balerinanya. Rossy sangat ingin menjadi balerina sayang kakinya lumpuh.  Bulan berwarna biru malam itu. Ted yang terbangun dari tidurnya sibuk memikirkan dirinya yang dipecat dan begitu miskin. Hingga akhirnya ia bertemu peri dan memberinya tiga permintaan.  *** Buku kumpulan dongeng ini berisi sebelas cerita dongeng yang kisahnya menarik. Kamu akan bertemu Grook-grook si sapi, Riko si kurcaci yang ingin jadi peri, serta bertualang di dunia mainan.  Selain ceritanya yang seru juga mengandung nilai moral. Misalnya mensyuk...

First Journey With Ara

Bajunya : Off  To Grandma's Karena neneknya Ara berkunjung ke Makassar, maka saya pun harus membawa Ara ke Makassar untuk bertemu neneknya yang telah datang jauh-jauh dari Bau-bau. Sekalian bertemu dengan tante (Kak Atun) dan sepupunya, Cakra untuk pertama kali. Ara baru 40 hari lebih. Belum cukup dua bulan. Ini adalah perjalanan pertama kami berdua. Saya hanya membawa satu ransel baju. Sudah dengan pakaianku dan pakaiannya. Sedapat mungkin pakaian yang dibawa sedikit mengingat saya membawa bayi dan agak susah mengangkat tas sekaligus. Semua orang yang saya temui akan heran dan terkejut melihat saya hanya berdua dengan bayi saya yang umurnya belumlah cukup dua bulan. Saya cukup tangguh? Tidak juga, hanya keadaan yang memaksa demikian. Untungnya Ara tidaklah terlalu rewel diajak pergi-pergi. Selama perjalanan Bone-Makassar dia hanya dua kali terbangun untuk minum Asi, sisanya ia memilih tidur.  Mobil yang kutumpangi overload sebenarnya, tapi untungnya penumpang yang berdamp...

Setelah Setahun

Sore ini saya menyempatkan diri ke Watampone. Ibukota kabupaten Bone tempat saya tinggal.Berjarak 20 km dari kampungku. Tak ada maksud lain. Hanya sekedar menemani orang rumah ke sana. Melihat-lihat keramaian. Awalnya sempat kuurungkan niatku untuk ikut. Sendirian mungkin baik buatku untuk menulis. Tapi rasanya aneh juga untuk sendirian di rumah. Anggaplah sekedar jalan-jalan, pikirku. Aku tak punya kenangan masa kecil di kota ini. Selain sebuah toko di pusat kota (biasa disebut sentral) bernama Naga Sari tempatku membeli majalah bobo dan majalah remaja. Yang disampingnya dulu entah sebelah mana ada toko kaset tempat kakakku membeli kaset dari Kahitna hingga Bon Jovi. Selain itu aku tak punya lagi kenangan tentang kota ini. Saat SMA kelas dua bersama teman mengikuti sebuah lomba tingkat kabupaten. Aku pun mulai mengenal lebih jauh lagi tentang kota ini. Ada sisi kota lain selain sentral. Sisi yang lebih ramai kala malam. Yang lampunya lebih banyak dan belum tidur saat jam 9 malam. Si...