Bajunya : Off To Grandma's Karena neneknya Ara berkunjung ke Makassar, maka saya pun harus membawa Ara ke Makassar untuk bertemu neneknya yang telah datang jauh-jauh dari Bau-bau. Sekalian bertemu dengan tante (Kak Atun) dan sepupunya, Cakra untuk pertama kali. Ara baru 40 hari lebih. Belum cukup dua bulan. Ini adalah perjalanan pertama kami berdua. Saya hanya membawa satu ransel baju. Sudah dengan pakaianku dan pakaiannya. Sedapat mungkin pakaian yang dibawa sedikit mengingat saya membawa bayi dan agak susah mengangkat tas sekaligus. Semua orang yang saya temui akan heran dan terkejut melihat saya hanya berdua dengan bayi saya yang umurnya belumlah cukup dua bulan. Saya cukup tangguh? Tidak juga, hanya keadaan yang memaksa demikian. Untungnya Ara tidaklah terlalu rewel diajak pergi-pergi. Selama perjalanan Bone-Makassar dia hanya dua kali terbangun untuk minum Asi, sisanya ia memilih tidur. Mobil yang kutumpangi overload sebenarnya, tapi untungnya penumpang yang berdamp...
Enormous World in My Mind

Pernah dengar versi aslinya kak? bakalan gak iri deh :(
ReplyDeleteblm pernah dapat. pasti saya tetap bakal cemburu. Putri yang terbangun dan menemukan pangerannya. saya harus tertidur dulu untuk ketemu pangeran. Kalo pun terbangun hilang lagi...hehehehehehe
ReplyDeleteCerita aslinya sebelum dipermanis untuk dongeng anak2; pas dia dibuat tertidur beserta negaranya, sebenarnya udah banyak laki-laki yg menemukannya tapi karena kecantikannya, banyak yang memperkosanya. Nanti pas pangeran yang menciumnya baru dia terbangun. Seram si menurut saya ._.
ReplyDeletewow??tragis juga hidupnya sleeping beauty. Saya merujuk ke dongeng anak2 saja deh. biar happy ending.Ternyata pengarang dulu lumayan kejam y...hehehehehe
ReplyDelete