Sore ini saya menyempatkan diri ke Watampone. Ibukota kabupaten Bone tempat saya tinggal.Berjarak 20 km dari kampungku. Tak ada maksud lain. Hanya sekedar menemani orang rumah ke sana. Melihat-lihat keramaian. Awalnya sempat kuurungkan niatku untuk ikut. Sendirian mungkin baik buatku untuk menulis. Tapi rasanya aneh juga untuk sendirian di rumah. Anggaplah sekedar jalan-jalan, pikirku. Aku tak punya kenangan masa kecil di kota ini. Selain sebuah toko di pusat kota (biasa disebut sentral) bernama Naga Sari tempatku membeli majalah bobo dan majalah remaja. Yang disampingnya dulu entah sebelah mana ada toko kaset tempat kakakku membeli kaset dari Kahitna hingga Bon Jovi. Selain itu aku tak punya lagi kenangan tentang kota ini. Saat SMA kelas dua bersama teman mengikuti sebuah lomba tingkat kabupaten. Aku pun mulai mengenal lebih jauh lagi tentang kota ini. Ada sisi kota lain selain sentral. Sisi yang lebih ramai kala malam. Yang lampunya lebih banyak dan belum tidur saat jam 9 malam. Si...
Enormous World in My Mind

Pernah dengar versi aslinya kak? bakalan gak iri deh :(
ReplyDeleteblm pernah dapat. pasti saya tetap bakal cemburu. Putri yang terbangun dan menemukan pangerannya. saya harus tertidur dulu untuk ketemu pangeran. Kalo pun terbangun hilang lagi...hehehehehehe
ReplyDeleteCerita aslinya sebelum dipermanis untuk dongeng anak2; pas dia dibuat tertidur beserta negaranya, sebenarnya udah banyak laki-laki yg menemukannya tapi karena kecantikannya, banyak yang memperkosanya. Nanti pas pangeran yang menciumnya baru dia terbangun. Seram si menurut saya ._.
ReplyDeletewow??tragis juga hidupnya sleeping beauty. Saya merujuk ke dongeng anak2 saja deh. biar happy ending.Ternyata pengarang dulu lumayan kejam y...hehehehehe
ReplyDelete