Skip to main content

mama adalah perempuan terkuat di dunia

Kudapati telapak tanganku kian kasar. Kulit-kulit tebal dan kering mulai tumbuh di telapak tangan kiri yang selalu ak gunakan untuk mengerjakan tugas-tugas rumah. Kakiku pun begitu lelah untuk terus berdiri dan melakukan banyak aktivitas.


Seperti inikah menjadi seorang ibu rumah tangga. Aku baru dua bulan melakoninya. Memasak, membersihkan rumah, mencuci, dan merawat ponakan. Ternyata begitu berat menjadi seorang ibu. Seperti inikah yang mama rasakan selama 30 tahun pernikahannya?


Menjalankan fungsinya sebagai istri, ibu, sahabat belum termasuk profesi beliau sebagai seorang guru yang juga harus menyisihkan 8 jam waktunya tiap hari untuk ke sekolah dan mengajar serta mendidik para murid-muridnya.

Belum lagi ketika harus menemani etta ke kebun atau memelihara kebun sayur depan rumah. Ia begitu hebat. Mungkin tangan akan begitu kasar, kaki begitu lelah untuk berjalan, tapi semua terkalahkan oleh cinta. Ia memiliki cinta yang tulus pada keluarga.


21 tahun aku bersamanya, tapi sepertinya aku hanya mengenalnya di permukaan. Makin aku melakoni tugas rumah tangga ini, makin aku menyadari cintanya terlalu dalam. Tak pernah terhenti tercurahkan…..


Mamaku adalah perempuan terhebat di dunia…!!!!!!!

Comments

Popular posts from this blog

Make Over Yang Aneh

Aku sudah mencoba. Semampuku. Tapi masih saja tampak aneh menurutku. Mataku sudah tak bisa berkompromi.Aku sudah harus tidur. Besok masih ada kerja yang menunggu diselesaikan. Mungkin minggu depan lagi aku utak atik lagi blog ini. Maafkan aku...

mau posting tapi bervirus

sedihnya...padahal dwi mau memposting tulisan tentang kampanye matikan tv di losari kemarin. tapi apa daya filenya tak bisa terbuka. jadi untuk kali ini, dwi hanya mamapu memberi foto.... aaahhhhhrrrrrrgggggg....foto pun tak bisa terupdate. ish..ish..ish....

Terseret Hunger Games

sumber : www.imdb.com Boleh dibilang saya agak telat kena demam Hunger Games. Saya belum membaca bukunya yang kabarnya masuk dalam jajaran best seller luar negeri. Ketika filmnya keluar, saya tidak antusias untuk menontonnya. Beberapa hal yang membuat saya tidak terlalu tertarik pada Hunger Games ini pertama ceritanya yang terlalu adventure. Saya tipe pembaca serial romance dan berkaitan dunia sihir. Tak heran saya tertearik pada Harry Potter, Twilight, dan serial buku karya Rick Riordan. Kedua, saya tidak begitu memperhatikan rekomendasi yang menulis tentang buku ini. Saya termasuk tipe pembaca yang tidak berpatokan pada review. Bagi saya, buku dan saya saling menemukan. Meski kadang saya berujung pada kekecewaan. Tapi bagi saya disitulah letak seni membaca. Selanjutnya, saya kurang tertarik pada sinopsis yang dituliskan di buku Hunger Games. Ya, seperti saya bilang tadi saya tipe orang yang lebih menitiberatkan pada serial romantis. Pandangan awal saya, Hunger Games terlalu ...