Skip to main content

Emma dan Casual Vacancy



Sebuah kado buku yang lain lagi dari Emma. Casual Vacancy karangan JK. Rowling. Buku tebal dengan sampul yang tebal pula. Saya belum sempat membacanya. Buku Kafka On The Shore karangan Murakami yang juga pemberian Emma belum selesai saya baca. Jikalau malaikat itu kasat mata, maka saya yakin Emma adalah malaikat. Teman saya ini sudah cantik, baik hati, lemah lembut pula. Jikalau ada pembaca blog ini tertarik ingin mengenalnya, maka saya yakin dia bakal menjadi teman yang menyenangkan. Emma masih jomblo loh #promo. 

Hmmmm.... Kali lain saya tidak bakal menulis buku apalagi yang ingin saya baca di blog ini. Bisa-bisa saya dapat hadiah buku lagi dari dirinya. Hahaha.

Anyway, M, kalo kamu baca postingan ini, saya mau bilang saya sudah menemukan gambar apa yang ingin saya rajah dipunggung saya. 

Terima Kasih buat bukunya Erma Musrianti ;). (*)

Bone, 6 Mei 2014

Comments

  1. Anonymous5/06/2014

    oh emjiiii masih jomblo hahaha.. *emot scream di whatsapp*
    boleh tuh, nnti rajahnya di bali aja.

    watson's fan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Make Over Yang Aneh

Aku sudah mencoba. Semampuku. Tapi masih saja tampak aneh menurutku. Mataku sudah tak bisa berkompromi.Aku sudah harus tidur. Besok masih ada kerja yang menunggu diselesaikan. Mungkin minggu depan lagi aku utak atik lagi blog ini. Maafkan aku...

mau posting tapi bervirus

sedihnya...padahal dwi mau memposting tulisan tentang kampanye matikan tv di losari kemarin. tapi apa daya filenya tak bisa terbuka. jadi untuk kali ini, dwi hanya mamapu memberi foto.... aaahhhhhrrrrrrgggggg....foto pun tak bisa terupdate. ish..ish..ish....

Terseret Hunger Games

sumber : www.imdb.com Boleh dibilang saya agak telat kena demam Hunger Games. Saya belum membaca bukunya yang kabarnya masuk dalam jajaran best seller luar negeri. Ketika filmnya keluar, saya tidak antusias untuk menontonnya. Beberapa hal yang membuat saya tidak terlalu tertarik pada Hunger Games ini pertama ceritanya yang terlalu adventure. Saya tipe pembaca serial romance dan berkaitan dunia sihir. Tak heran saya tertearik pada Harry Potter, Twilight, dan serial buku karya Rick Riordan. Kedua, saya tidak begitu memperhatikan rekomendasi yang menulis tentang buku ini. Saya termasuk tipe pembaca yang tidak berpatokan pada review. Bagi saya, buku dan saya saling menemukan. Meski kadang saya berujung pada kekecewaan. Tapi bagi saya disitulah letak seni membaca. Selanjutnya, saya kurang tertarik pada sinopsis yang dituliskan di buku Hunger Games. Ya, seperti saya bilang tadi saya tipe orang yang lebih menitiberatkan pada serial romantis. Pandangan awal saya, Hunger Games terlalu ...