Skip to main content

Seperti Udara

Seperti udara yang tak kasat mata
Mengisi tiap ruang tanpa jeda

Hadirnya tak pernah dipertanyakan
Dia ada sekalipun tiada

Memberi kehidupan tanpa meminta pamrih
Ia serupa sejatinya cinta
Terus memberi tak butuh balas

Penerimaannya penuh tanpa syarat
Mengisi jiwa menggerakkan darah menompang hidup
Meski  tak jarang benak alpa mengingatnya 


Kamu adalah udara memenuhi semesta hati
Menyulubungi jiwa rapuh yang kadang terlalu angkuh
Hadirmu adalah kehidupan
Tanpamu tak pernah kupikirkan seberapa sesaknya aku

Partikelmu menggenggam jiwa
Bebas berpijak dan melayang mengarungi semesta
Tetaplah menjadi udara
Agar selalu kurasakn cinta tanpa perlu menginderai

Selamat 31 juli :)
Cinta adalah sihir yang paling ampuh

Comments

Popular posts from this blog

Bertemu Kawan Lama

Aku bertemu kawan lama. Seseorang yang padanya aku pernah iri akan cara penulisannya. Kami pernah belajar sama-sama tentang bagaimana menulis itu. Ia akan beranjak pergi. Meninggalkan Makassar dan menjadi orang yang dituntut oleh dunia kerja.Seperti aku yang juga telah beranjak. Tapi kami berjanji untuk terus menulis. Sebuah upaya yang paling merdeka yang masih kami punya semagai manusia merdeka. Yang menjadi tameng kami melawan lupa.

Pertemuan

Adakah pertemuan begitu penting? Ketika seorang manusia bertemu dengan manusia lain maka aksi reaksi terjadi. Aku bertemu denganmu dan kamu bertemu denganku. Kita berdua kemudian berbagi tentang diri kita. Nama, pekerjaan, hobi, alamat, semacam sebuah curriculum vitae lisan. Kita berbagi banyak hal. Kesamaan dan juga perbedaan. Kita akan meminimalisir perbedaan. Menggali banyak kesamaan. Namun sesekali kita akan mengungkapkan perbedaan agar kita saling memahami dan mengerti bahwa perbedaan bukanlah sebuah halangan. Dari perbedaan itu pula kita akan saling berbagi pengetahuan. Mengisi kekosongan pengetahuan. Di akhir pertemuan kita akan berkata selamat tinggal atau mungkin berkata sampai ketemu lagi. Beberapa pertemuan hanya terjadi sekali. Beberapa manusia hanya terjalin pada satu interaksi. Aku kadang bingung yang bertemu meski sekali itu adalah sebuah yang perlu disyukuri atau tidak. Mungkin si A mengenal si B, entah lewat sarana apa. Namun si ...

Video-Video Ara II