Skip to main content

Babakan Pertama

Dipeluknya.
Ia merasakan detak jantung yang tegas. Nyata. Berdetak.
Setiap detaknya seperti hujaman pisau di telinga.
Begitu nyata.

Dadanya sesak. Apakah oksigen telah berkurang? Tidak. Semua normal. Bahkan sangat normal.
Hanya saja ia berharap ada di dunia yang tidak normal.
Dimana segala hal mampu berada di luar imajinasi.
Agar pisau itu tidak menghujamnya.
Agar detak itu terdengar merdu tanpa memekakan telinga.

Ia berusaha beradaptasi dengan sekelilingnya. Juga pada dada yang dipeluknya.
Meski asupan oksigen ke otaknya begitu sedikit. Cukup mampu melumpuhkan otak.

Dipejamkannya matanya. Menahan perih yang mendera. Hanya karena sebuah detakan jantung.

Dibisikkannya sebuah kalimat "aku merindukanmu". Lirih. Sekali.
Tapi hatinya merapal itu berkali-kali. Serupa tasbih untuk sang Pencinta. Ia meyakini tiap hal di dunia memiliki ukuran dan batas.
Cinta sekali pun. Pun juga rindu.

Ia ingin menghabiskan jatah rindu yang ia miliki untuk pemilik jantung yang berdetak itu. Pemilik dada yang dipeluknya.

Ia ingin kelak tak perlu lagi rindu. Agar ia bisa kembali menjadi biasa. Menjadi manusia normal.

Tapi ia sangsi mampu menghabiskan jatah rindu itu.

"Aku merindukanmu" ucapnya lagi. Serupa bisikan.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

Popular posts from this blog

Inferno

Judul : Inferno Pengarang : Dan Brown Penerbit : Bentang  Robert Langdon terbangun di sebuah rumah sakit di Florence, Italia dan tidak mengingat apapun. Yang ia ingat hanyalah ia melangkah pulang menuju rumah sesaat setelah mengisi kuliah di Harvard university, Boston. Saat ia terbangun ditemuinya fakta bahwa seseorang menginginkan ia mati. Ia berusaha melarikan diri dari pembunuhnya bersama seorang dokter perempuan dari rumah sakit tempat ia dirawat. Beberapa hal janggal ia temukan. Mimpinya tentang perempuan berambut perak diantara kubangan mayat, igauannya bernama "very sorry", serta sebuah chip yang disembunyikan secara jeli di jaket kesayangannya yang mengarahkannya menyelami Inferno karya Dante, memecahkan petunjuk-petunjuk dari berbagai benda-benda bersejarah, hingga mengantarnya menuju Venice dan Istanbul. Memecahkan sebuah teka teki yang ditinggalkan oleh seorang ilmuan eksentrik yang mengancam populasi manusia. Sanggupkah Langdon mencegahnya disaat yang tepat?  Infe...

Twice Born

Sumber foto filmofilia.com The weirdest love stories are always the best....(Twice Born ) Adalah Gemma (Penelope Cruz) yang kembali ke Sarajevo untuk mengenang kembali kisah hidup. Bersama Peitro (Pietro Castellitto) ia menginjakkan kaki ke daerah bekas konflik Bosnia. Kembali berhadapan pada masa lalunya yang gelap. Ketika ia menghadiri pameran foto Diego ( Emile Hirsch) yang adalah bapak dari anaknya, kenangan-kenangan itu kembali melemparkannya pada masa-masa konflik Bosnia. Alur cerita maju mundur. Gemma muda yang seorang gadis italia tertarik mengadakan penelitian tentang seorang sastrawan yang tinggal di Bosnia. Ini membawa dia berkenalan dengan Gojko, pria yang mengantarnya ke Bosnia, Sarajevo. Memperkenalkannya dengan kawan-kawannya, termasuk Diego, fotografer Amerika. Mereka saling menyukai saat pertama mereka bertemu. Tapi hidup tak melulu semulus paha SNSD. Gemma kembali ke Italia dan kemudian menikah dengan orang. Tapi jalan cerita belumlah "bump" di s...

Tentang Etta

Aku mungkin terlalu sering bercerita tentang ibu. Ketika ia masih hidup hingga ia telah pulang ke tanah kembali aku selalu mampu menceritakannya dengan fasih. Ia mungkin bahasa terindah yang Tuhan titipkan dalam wujud pada tiap manusia. Tapi izinkan kali ini aku bercerita tentang bapak. Pria terdekat yang selalu ada mengisi tiap halaman buku hidupku.Pria yang akrab kusapa dengan panggilan Etta, panggilan ayah pada adat bugis bangsawan. Kami tak begitu dekat. Mungkin karena perbedaan jenis kelamin sehingga kami taklah sedekat seperti hubungan ibu dangan anak perempuannya. Mungkin juga karena ia mendidikku layaknya didikan keluarga bugis kuno yang membuat jarak antara Bapak dan anaknya. Bapak selalu mengambil peran sebagai kepala keluarga. Pemegang keputusan tertinggi dalam keluarga. Berperan mencari nafkah untuk keluarga. Meski Mama dan Ettaku PNS guru, tapi mereka tetap bertani. Menggarap sawah, menanam padi, dan berkebun. Mungkin karena mereka dibesarkan dengan budaya bertani dan ...