Skip to main content

Posts

maaf....

ramadhan ke 25...... rasanya..tiap hari aku menangis.ada-ada saja yang membuat emosiku tak stabil. dan berujung pada rasasedih dan menangis. konyolnya, bahkan di depan Madi. di depan seseorang yang tak pernah boleh aku tunjukkan rasaku. aku merasa banyak bersalah. banyak menyakiti. maaf...tak bisa memberikan yang terbaik. aku hanyalah manusia biasa dengan keterbatasan. maaf kepada setiap orang yang pernah ku buat kecewa. sebelum ramadhan berakhir, dwi mo bilang maaf...maaf...maaf...maaf...

woman stand up againts poverty di antara para pengemis losari

spanduk sepanjang kurang lebih 50 neter terbentang di pinggiran bibir pantai losari yang sedang direnovasi. spanduk-spanduk itu dipegangi oleh mayoritas perempuan-perempuan dari segala lapisan mayarakat. mulai dari aktifis perempuan, mahasiswi, sampai kaum miskin kota ikut berbaur di sore hari itu. "Woman Stand Up Againts Poverty" tercetak tebal pada spanduk-spanduk itu. 16 oktober 2006. ini bertepatan dengan hari kemiskinan sedunia. hari dimana para aktivis melawan G8. kelompok 8 negara yang menguasai perekononian dunia saat ini. Unifem menjadi salah satu penggagas acara ini. salah satu LSM perempuan yang menangani masalah Gender dan memperjuangkan hak-hak perempuan. aksi ini menjadi ajang inisiasi untuk memerangi pemiskinan yang telah mengglobal. kira-kira 1000 orang lebih tumpah ruah di sepanjang bibir pantai. ikut berpatisipasi pada acara ini. bahkan berusaha di catat di Guinesse BOOK record. sebagai salah satu aksi berdiri untuk memerangi kemiskinan yang dilakukan di ham...

semua berubah dan butuh kompromi

dini hari ini, entah ramadhan yang ke berapa. aku tak lagi menghitungnya. tapi aku masih tetap ingat bahwa semua berjalan begitu cepat. beberapa hari lalu k rahmad (ketua UKPM) yang akrab di panggil abang menyelesaikan proposal skripsinya. seminar pun telah ia jalani. aku sempat masuk dan bertangya sedikit tentang rekonstruksi PKI dalam film Gie yang diskripsikannya. masih kuingat dua tahun lalu saat aku masuk ke komunikasi. mengenalnya dan banyak berdiskusi dengannya. tak terasa dua tahun itu telah berlalu. posisi itu telah aku tempati sekarang. dua tahun kuliah...aku masih merasa seperti maba 04 di antara para senior. aku selalu menyangka bahwa semua tetap seperti apa adanya. tak ada yang berubah. tapi ternyata aku salah. semua telah berubah dan semua harus diselaraskan. bahkan ketika aku tak ingin itu terjadi. aku masih mengingat waktu SD dulu, selalu membayangkan tentang rok biru tua, seragam SMP. ketika telah berada di masa itu, aku pun berimaji tentang seragam SMA dan sedikit ras...

rindu pada-Nya

rasanya...aku lama telah tak melakukan ritual ini.ritual memohon dan berdoa. setiap di akhir sholat, tak pernah aku menengadahkn tangan. sekadar bersay "HI" pada-Nya. akhir-akhir ini, aku merasa terlalu angkuh untuk berdoa. padhal ramadhan adalah bulan paling mulia. setiap doa pasti terkabulkan. tapi...aku...ah... saat ini aku begitu rindu pada-Nya.rindu untuk menumpahkan keluh kesah dan menangis. rutinitas hari begitu menjauhkan aku dari-Nya. ramadhan kali ini tak menghadirkan chimestry seperti dulu. rasanya aku begitu kesepaian.dan sangat mudah untuk menangis. aku marasa benar-benar rapuh. aku selalu membayangkan tentang kematian. tentang ditinggalkan dan meninggalkan. semua itu begitu menghantui. aku benar-benar merasa sendiri

menunggu sahur,berdamai dengan jiwa

entah pukul berapa hari ini? tapi lagi online di extranet. (warnetnya k rahe).hanya menghabiskan waktu sambil nunggu berangkat sahur. anak kosmik lagi ngadain sahur on d road sekalian aja ikut.hehehe. ga nyangka bisa ketemuan online sama orang-orang panyingkul. padahal ini sudah tengah malam loh. hehehe hidup seperti sebuah garis lurus. aku masih mengingat setahun lagi. di momen yang sama. menunggu sahur on d road. dan ga kerasa ternyata itu telah setahun lalu. tapi, dwi tak pernah merasa berubah dari hari ke hari. rasanya jiwa ini masih setahun lalu.jiwa yang masih ingin memandang hidup seperti anak usia lima tahun.dwi masih sering harus bersaing dengan ego. ada sisi jiwa dwi yang sakit. sisi jiwa yang selalu iri dan tak mau menerima kekalahan. sisi jiwa yang selalu tak ingin berbagi. terkadang, saat-saat sepi dan hati tak begitu tenag sisi itu selalu datang dan tak pernah menenangkan hati. begitu lelah rasanya harus berusaha menenangkan hati. kadang kala rasa itu ada aku selalu berk...

entahlah....

entahlah.... sekedar mo menulis atau menghabiskan waktu entahlah.... aku belum menemukan sebuah tempat untuk benar-benar singgah melepas lelah atau berbagi kisah... aku masih tak bisa menebak tentang hidup tentang kisah dan arti.... entahlah... aku masih senang berpetualang...meski kadang lelah mengharuskanku berakhir pada kerapuhan

terlalu banyak merindu

aku menghitung hari....mencoreti tiap angka pada peta petunjuk hari.menunggu akan dirimu yang kan menyapa dari bawah jendela kamarku. dini hari ini aku harus ngantri buat nge-up load blog.tak ada kerjaan.sebuah sms tiba-tiba masuk di HPku. "yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan adalah dapat mewncintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan (soe hok gie)" sender: 04115704413 sent 13:51:21 19.06.2005 sebuah sms yang seharusnya masuk setahun lalu. entahlah...apa maksud dari pesan itu. tapi nomor itu, nomor HPmu yang aku hilangkan dulu (maaf :( ) akupun membuka folder pesan singkat tentangmu. membaca tiap katanya.ada yang romantis, ada yang nyebelin, bahkan ada yang lucu. aku masih ingat tiap detail dari pesan-pesan itu. tiap moment yang membuatmu mengirimnya padaku. aku kangen masa itu. masa dimana aku bisa merajuk manja untuk semua gaya kekanak-kanakanku. aku merindukanmu kini...dan aku masih harus menghitung detik untuk sekedar bisa membuatmu marah di depanku...

...apa kami tak boleh dandan?

20 september kemarin...edi, teman seangkatanku di kosmik mengakhiri masa lajangnya. menyunting pacarnya sendiri. (ah...senengnya...). sebagai teman angkatan turut berbahagia donk nah...karena teman seangkatan yang lagi nikah.so..teman-teman cewek di angkatanku sepakat untuk datang. setidaknya turut berbagi rasa bahagia sama edi. karena itu, kita pada ngumpul di rumahnya echy. semua cewek rush 04 (specialnya spice girls). trus nambah lina sama ice. karena kita cewek, trus mo ke pesta nikahan...taulah pasti harus dandan. pake kebaya...pakaian pesta pokoknya. erna dan santy lah yang menjadi "Indo Botting"-nya buat kami. setia mendandani kami.paling repot itu pas aku, icha, sama darma.pasalnya kami yang nda pake jilbab. jadilah kami objek untuk dibedaki. rambutku dispiral-spiral kaya' sosis.di dempul kaya'tembok. tak lupa lipstik yang membasahi bibir kami. pokoknya...hari itu kami layaknya mo ikutan miss-missan. semua tampak cantik. dengan gaya yang sangat beda dibanding ...

....dan ini adalah sebuah pilihan

inilah rasa itu....rasa yang harus dipilih. tiap hidup adalah pilihan.bahwa rasa adalah apa yang ada di jiwa. aku mulai sadar bahwa tiap langkah adalah pilihan. dan saat ini aku telah berada di titik untuk memilih itu. menulis mungkin adalah salah satu pilihan yang begitu ku nikmati. namun aku pun kembali harus memilih tentang semua yang akan kutorehkan dalam kertas. menulis apa?sebuah pertanyaan besar. aku menikmati menulis tentang banyak kisah. tentang banyak cerita. tanpa harus mengerjitkan dahi atau pusing dengan banyakhal yang harus digali. aku hanya ingin sekedar berbagi cerita dan kisah... tanpa harus tertekan akan deadline dan banyak hal yang membuatku down. aku hanya ingin skedar berbagi tentang warna langit, hangat matahari, dan napas angin....aku hanya ingin berbagi.

pada sebuah masa

harus kembali ke rutinitas kuliah setelah beberapa hari telah "beristirahat". sejenak meniggalkan kesibukan hati dan merasakan ramadhan di rumah. enggan rasanya balik lagi ke makassar. ke pondokanku yang gerah. ke tempat yang tak ada masakan ibu. ke kesendirian yang tak bertepi. enggan rasanya meninggalkan hangatnya rumah dan semangat ramadhan di kampung. ..........dan semua harus kembali pada masanya. ya...semau harus kembali pada ruang dan waktu yang telah ditetapkan. pada garis yang telah digoreskan dan pada segala kewajaran yang ada oktober kedua di 2006, untuk teman sekaligus saudara (ERna & Azmi) di 20 tahunnya di dunia "Happy Birthday,Sisters" tak lupa untuk Echy yang juga bagian dari diriku selamat satu tahun (mungkin...?) "chy, banyak ikan di laut! mancing aja lagi..." (lagi blank...terlalu banyak tugas....terlalu banyak rasa....terlalu banyak yang membuatku rindu...)

tentang buku

"...u can buy many book,but u can't buy a knowledge" 081383118xxx pesan itu sampai ke ponselku beberapa saat setelah aku mengeluh pada seseorang tentang buku "detik-detik menentukan" BJ.Habibie yang tak berhasil aku peroleh dari peluncuran bukunya di hotel clarion hari ini. iya mungkin benar...aku terlalu mengharapkan buku yang ditulis mantan presiden ketiga ini.padahal ku punya begitu banyak buku yang bertumpuk di kamar. Belum pernah aku jamah sedikit pun. aku tak tahu beberapa hari terakhir ini aku begitu jauh dari buku. jauh dari para pengarang-pengarang besar dengan segala masterpiece-nya. akuy begitu malas membaca. malas membuka tiap lembar buku tebal itu dan memplototi huruf-hurufnya yang kecil. "tahu tidak...buku bisa membawa kesuatu tempat tanpa kamu harus bergesr se-inci pun" kata-kata itu selalu keluar jka aku mengeluh sedang malas baca buku... entahlah aku begit malas mengetahui tiap isinya. aku hanya terpesona pada banyak tumpukannya di kam...

ku ingin pulang

dwi kangen pulang kangen makanan rumah kangen hangat rumah saat-saat seperti ini pintu tlah tertutup lampu tlah mati kuingin pulang tuk segera berjumpa denganmu (ingin pulang-SOS)

ramadhan kali ini

ramadhan kali ini... ada banyak hal yang telah berubah... tak lagi berpuasa bersama k ipah tak ada lagi k yusran yang ngajakin sahur bersama tak pulang untuk "Maddupa Puasa" di rumah dengan tugas kuliah yang bertumpuk-tumpuk aku jadi kangen rumah. kangen mama sama etta. kangen tarawih di mesjid depan rumah atau sekedar bikin "pa'pabuka"sama mama sepi rasanya ramadhan kali ini tak seperti masa kecil dulu beromba menghitung seberapa banyak puasa yang penuh dan mengharapkan ampao sebagai hadiah bacaan Al-qur'an yang selesai saat lebaran... aku kangen ramadhan di rumah

Rumah Pelangi

Rumah. sekumpulan huruf yang memiliki tempat yang istimewa dalam kamusku . Tanyakanlah padaku. dan kan ku jawab, Ia sebuah kata yang memiliiki makna yang begitu dalam.selalu memberikan kesan yang tak ibsa terwakilkan dengan bahasa verbal. Bahkan bisu pun masih belum bisa memaknainya dengan sempurna. Tanyakanlah pada setiap orang, kemana mereka akan pulang? Rumah. tempat yang selalu menerima setiap senyum dan laramu.akan selalu menerima patah dan rapuhmu. Bahkan sandy si tupai dalam sebuah episode spongebob pun begitu mamaknai akan rumah.”rumah bukanlah persoalan ayam panggan atau perapian hangat. Tapi ia adalah ketika kau dikelilingi oleh orang-orang yang mencintaimu”. Pelangi....kata ini pun masuk dalam kamus bahasa dalam otakku. Penyatuan warna yang selalu hadir di langit ketika awan telah lelah memeras air dalam tubuhnya. Ketika kelabunya telah terganti oleh birunya langit. Ketika pak matahari masih tampak malu-malu bercahaya sehabis hujan. Apa yang kusukai dari pelangi? Ia begitu b...

Secuil cerita tentang peluncuran buku

02.30 sore saat matahari sangat panas “Kebebasan dan Kebudayaan” (Tibor R. Machan) . Judul buku yang menjadi sebuah suvenir yang dibagikan bagi peserta diskusi dalam bungkus tas berwarna orange. “menegakkan kebebasan sipil, membangun budaya demokrasi” tema yang menjadi persfektif untuk membedah buku itu. buku itu berisi tentang kebebasan manusia sebagai makhluk individu. tentang upaya negara dalam mensubsidi para rakyatnya sebenarnya merupakan sesuatu yang membuat rakyat bergantung pada negara. Tentang orang-orang kaya yang telah bekerja keras dan harus membayar pajak yang besar untuk menghidupi orang-orang miskin. Kritikan tentang sistem sosialisme dan komunisme yang mengekang dan menyeragamkan manusia, sehingga tak ada kebebasan. Tentang sosialisme yang hanya memberikan mimpi-mimpi tentang negara ideal yang utopia. Paham-paham seperti ini yang akan di boikot di pintu rumah pelangi. Wawan, teman UKPM-ku pun merasakan hal yang sama. “ diskusi apa..! menghalalkan kapitalisme. Mau ka lem...

Mengapa Teras Imaji?

Imaji adalah kata indah dalam kamusku. Ada coretan kecil yang mengawali tentang teras ini. Ini tentang seseorang... “Melihatmu di setiap hariku... Mengisi tiap halaman-halaman waktuku Bermain diterasteras fantasiku Kau hadir ditiap lelahku membukukan detik Menjilid rapi tiap memori...” Teras-teras fantasi itu telah menjadi teras imaji-ku

mulai ngerti

akhirnya mulai ngerti juga...meski awalnya ngejelimet ternyata sesuatu yang awalnya kita tak tahu kalo belajar jadinya bisa ya (ini pesannya mamaku) udah dini hari...harus pulang besok (nanti Pagi, maksudnya) harus kuliah pagi tengah malam nanti aku lanjutin lagi gud nite

pusing bikin blog

aduh....pusing ternyata bikin blog.... nda ngerti aku... tapi...cuek aja...kalo nda seperti ini mana bisa belajar pencet asal aja tuts komputer... kalo ada masalah tinggal cabut aja dari warnet... (hihihihi...lagi jahat)

asyik punya blog

senengnya...punya blog sendiri.tepat pukul 2.54 am. (warnet dekat kos-kosan coy, jadi tengah malam diskon...hehehe). tepatnya tanggal 21 September 2006. namanya lucu " terasimaji ". mungkin kamu pikir ia merek baru dari sebuah terasi.... itu terserah kamu. tapi ini adalah teras imajiku kenapa teras imaji? nanti deh aku cerita asal usulnya.

(resume singkat bedah buku “Kebebasan dan kebudayaan)

Civil society telah ada sebelum state itu ada.ia lahir dengan sendiorinya sebelum adanya NGO.hal ini dilihat berdasarkan kebudayaan barat yang berkembang di eropa. Civil society memilki fungsi integrasi, beradpatasi, survive, dan menjaga kutuhannya dengan norma. Ia bisa hidup tanpa adanya IMF, World Bank, dan ekonomi makro. Civil society pun kemudian memunculkan state (state yang paling tua adalah monarki) karena raja (state) tercipta karena adanya legitimasi dari masyarakat. Magna carta (1912) yang lahir karena keingin state mengintervensi civil society dan ketidakinginan civil society diintervensi oleh state merupakan perpaduan interkasi antara civil society dengan state. Civil society yang paling berpengaruh di Indsonesia yaitu budi Oetomo, supmah pemuda, dan perjuangan kemerdekaaan Indonesia oleh Soekarno-Hatta. Totalitarianisme adalah pemerintahan yang menyeragamkian segala aspek kehidupan manusia. Ia menafikkan kodrat manusia, induvidualitas dan kebebasan. Sehingga komunisme seb...