Skip to main content

(resume singkat bedah buku “Kebebasan dan kebudayaan)

Civil society telah ada sebelum state itu ada.ia lahir dengan sendiorinya sebelum adanya NGO.hal ini dilihat berdasarkan kebudayaan barat yang berkembang di eropa. Civil society memilki fungsi integrasi, beradpatasi, survive, dan menjaga kutuhannya dengan norma. Ia bisa hidup tanpa adanya IMF, World Bank, dan ekonomi makro.
Civil society pun kemudian memunculkan state (state yang paling tua adalah monarki) karena raja (state) tercipta karena adanya legitimasi dari masyarakat.
Magna carta (1912) yang lahir karena keingin state mengintervensi civil society dan ketidakinginan civil society diintervensi oleh state merupakan perpaduan interkasi antara civil society dengan state.
Civil society yang paling berpengaruh di Indsonesia yaitu budi Oetomo, supmah pemuda, dan perjuangan kemerdekaaan Indonesia oleh Soekarno-Hatta.
Totalitarianisme adalah pemerintahan yang menyeragamkian segala aspek kehidupan manusia. Ia menafikkan kodrat manusia, induvidualitas dan kebebasan. Sehingga komunisme sebagai salah satu totalitarianisme bertentangan dengan filosofi manusia sebagai makhluk individu yang bebas. Sosialisme pun hanya memberikan gambaran ideal tentang sebuah negara yang utopia. Walfare state merupakan bentuk halus dari sistem sosialis yang mengrogoti sistem kapitalis. Negara pun tak boleh mencampuri urusan rakyat lebih jauh. Ia hanya sekedar menjaga keamanan, penegakan hukum, dan mencetak uang. urusan moral, ilmu pengetahuan, dan sastra menjadi tanggung jawab civil society.

Comments

Popular posts from this blog

Shock....

Aaaahhhhhhrrrrrrggggg....... Tiba-tiba aku mengingat lagu Mr.Big "wild World". Dunia memang begitu liar. Semua berangkat dari titik nol yang sama. Dan akupun harus demikian. Mencoba hal baru memiliki tantangan sendiri untuk ditaklukan. da begitu juga buatku. Hujan masih juga turun begitu deras. Tapi tantangan itu menuntutku untuk terus bergerak. Lakasana seorang pria playboy yang menggoda untuk dipatahkanhatinya....

Mengejar Target

Hari ini lumayan melelahkan. Aku berusaha mengejar target hari ini yang telah kutentukan kemarin. Dan hasilnya??? Lumayan.... Di mulai dengan membuat camilan kecil untuk anak pondokan pagi tadi. Meski camilan yang kubuat (pisang goreng " talamme " atau lebih dikenal dengan nama pisang goreng belanda) menuai banyak kritikan dari Ani, tetangga kamarku, tapi sesisir pisang yang telah kugoreng itu habis juga dilahap warga pondokan. Beberapa kuantarkan khusus buat K Rahe di warnet, takutnya ia hanya bisa mencicipi penganan itu setengah masak. Beberapa pisang yang belum benar-benar melalui tahapan olahan di comotnya di pondokan. Aku pun telah berhasil mengirim lamaranku yang dateline besok. Tak apa-apalah, yang pentingnya aku juga sudah mengirrim lewat email. Lamaran itu kubuat tadi pagi saat di warnet bareng K Rahe dan membuatku mengubah pilihan posisi yang aku inginkan dalam waktu yang begitu singkat. Aku lebih cocok menjadi reporter daripada staff marcom...hihihihi Perjala...

Susahnya Mengajari Ara Sikat Gigi

Ara sekarang sudah satu setengah tahun. Baru beberapa hari lalu saya mengetahuinya dengan pasti. Setiap ada orang yang bertanya umurnya berapa, pasti saya selalu salah memberi informasi. Selalu kurang satu bulan. Saya masih menyangka dia berumur  17 bulan padahal ia kini 18 bulan. Satu setengah tahun. Padahal sewaktu dia masih hitungan bulan saya selalu pas menghitung umurnya lengkap dengan harinya. Ulang tahun pertama memang sangat berkesan, setelah itu ia akan tumbuh tanpa saya menyadari ia telah besar. It is a matter of time until i realize she is teenager (and i'm old :'( ). Oke cukup memikirkan saya, kembali ke Ara. Ia sudah lincah berjalan. Kadang ia menolak untuk digendong karena ia merasa terkekang dengan itu. Dengan berjalan ia bebas ke mana-mana meninggalkan saya yang mengejarnya sambil berteriak "no no no" . Ia pun kini mulai bisa menirukan bunyi-bunyian. Saya mengajarinya mengucapkan kata " thank u " dan " i love u ". So far, untuk ka...