Skip to main content

Mengapa Teras Imaji?

Imaji adalah kata indah dalam kamusku.
Ada coretan kecil yang mengawali tentang teras ini.
Ini tentang seseorang...


“Melihatmu di setiap hariku...
Mengisi tiap halaman-halaman waktuku
Bermain diterasteras fantasiku
Kau hadir ditiap lelahku membukukan detik
Menjilid rapi tiap memori...”


Teras-teras fantasi itu telah menjadi teras imaji-ku

Comments

  1. Anonymous10/04/2006

    teras imaji, memang indah, kamu pernah membawaku menikmati waktu sejenak di sana. bersama merajut sepenggal kisah lalu. Ya, hanya sepenggal kisah, namun menorehkan kesan yang cukup dalam.
    cukup untuk membuat sebuah "beranda" di hatiku, di rumah singgah itu, yang suatu saat dapat kita bercengkrama lagi di dalamnya.
    pada sebuah beranda itu, imaji kita bertemu.
    terima kasih untuk "sepenggal kisah"

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Make Over Yang Aneh

Aku sudah mencoba. Semampuku. Tapi masih saja tampak aneh menurutku. Mataku sudah tak bisa berkompromi.Aku sudah harus tidur. Besok masih ada kerja yang menunggu diselesaikan. Mungkin minggu depan lagi aku utak atik lagi blog ini. Maafkan aku...

Video-Video Ara II

Ara Belajar Ngomong

Serius Nulis Ara mulai suka ngoceh. Ada saja suara keluar dari mulutnya. Kadang jelas kadang juga tidak. Beberapa berhasil saya terjemahkan maksudnya. Beberapa mengalami missunderstand berujung pada rengekan atau aksi menarik tangan. Selain nonton lagu anak-anak, beberapa film anak-anak yang menurut saya cukup edukatif menjadi pilihan tontonannya. Saya memutarkan film Blue's Clues, Super Why, hingga Pocoyo. Serial Blue's Clues sudah kami tonton semua. Mulai dari sang pemilik Blue bernama Steve hingga beralih ke Joe adiknya di serial itu. Yang paling nyantol di kepalanya Ara adalah kata "think" sambil telunjuk memegang dahi. Itulah kata pertama yang ia ucapkan secara jelas setelah kata Mama dan Ayah. Entah kenapa kata ini yang melekat di kepalanya. Mungkin karena si Steve sangat aktraktif menyanyikan lagu jingle Blue's Clues terlebih dibagian "Sit down in thinking chair. Think, think, think". Ara juga suka bagian ketika surat datang. Dia akan i...