Butuh keberanian untuk mengingat. Butuh keberanian untuk melupakan. Karena dalam ingatan selalu ada rindu. Dan rindu lebih menyakitkan dari patah hati...
Aku tak menemuinya lagi di dapur belakang.Entah di mana lagi dia kini. Mungkin di bawa seseorang tanpa permisi (lagi). Yah,ini kedua kalinya barang-barangku hilang.Kali ini aku tak yakin kapan hilangnya. Telah lama aku tak menggunakannya.aku lebih memilih untuk makanan di luar. Mungkin ini juga aksi protesnya karena tak pernah di pakai. Ya…seperti yang selalu mama bilang “mungkin ada seseorang di luar sana yang lebih membutuhkannya” Kali ini tak usah bilang pada Etta. Biarlah aku menggantinya sendiri. Nanti,ketika aku tak lagi tinggal di pondok safar…
justru rindu sangat membahagiakan
ReplyDeletekarena dalam rindu selalu ada misteri,dalam rindu kita selalu menebak-nebak,apa jadinya.... bagaimana jika.... seandainya...
ReplyDeleteRindu selalu memicu kita untuk berharap...berharap bertemu, berharap dipeluk, berharap dicintai ( lagi )....
ReplyDelete