Butuh keberanian untuk mengingat. Butuh keberanian untuk melupakan. Karena dalam ingatan selalu ada rindu. Dan rindu lebih menyakitkan dari patah hati...
twit ekspektasi vs twit realita Setelah kelelahan karena hampir seharian di Mal sehabis nonton Dr.Dolittle pada hari rabu, dengan santai saya mencuitkan kalimat di Twitter "karena udah ke mal hari Rabu. Weekend nanti kita berenang saja di kolam dekat rumah”. Sebuah perencanaan akhir pekan yang sehat dan tidak butuh banyak biaya. Saya sudah membayangkan setelah berenang saya melakukan ritual rebahan depan TV yang menayangkan serial Korea sambil tangan skrol-skrol gawai membaca utasan cerita yang ga ada manfaatnya. Sebuah perencanaan unfaedah yang menggiurkan. Tiba-tiba Kamis malam suami ngajakin ke Taman Safari liat gajah pas akhir pekan. Mau ngasih liat ke Anna yang udah mulai kegirangan liat binatang-binatang aneka rupa. Terlebih lagi sehari sebelumnya kami menonton film Dr.Dolittle yang bercerita tentang dokter yang bisa memahami bahasa hewan. Sekalian nginap di hotel berfasilitas kolam air panas. Hmmm. Saya agak malas sih. Membayangkan Taman Safari yan...
justru rindu sangat membahagiakan
ReplyDeletekarena dalam rindu selalu ada misteri,dalam rindu kita selalu menebak-nebak,apa jadinya.... bagaimana jika.... seandainya...
ReplyDeleteRindu selalu memicu kita untuk berharap...berharap bertemu, berharap dipeluk, berharap dicintai ( lagi )....
ReplyDelete