Butuh keberanian untuk mengingat. Butuh keberanian untuk melupakan. Karena dalam ingatan selalu ada rindu. Dan rindu lebih menyakitkan dari patah hati...
Allah SWT berfirman : "Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada diri-Ku. Aku bersamanya setiap kali ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat - Ku ketika ia sendirian, maka Aku akan mengingatnya dalam kesendirian-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam kelompok, niscaya Aku mengingatnya dalam suatu kaum yang lebih baik daripada mereka. Jika ia mengingat - Ku dalam jarak sejengkal, maka aku mendekatinya dengan jarak satu hasta. Jika ia mendekat kepada-Ku dalam jarak satu hasta, Aku akan mendekat padanya dalam jaran satu depa. Apabila ia datang kepada - Ku dengan berjalan, Aku akan datang kepadanya dengan berlari-lari kecil. (HR Ibnu Majah ; hadist sahih).
justru rindu sangat membahagiakan
ReplyDeletekarena dalam rindu selalu ada misteri,dalam rindu kita selalu menebak-nebak,apa jadinya.... bagaimana jika.... seandainya...
ReplyDeleteRindu selalu memicu kita untuk berharap...berharap bertemu, berharap dipeluk, berharap dicintai ( lagi )....
ReplyDelete