Skip to main content

Cowok Cakep Itu....

Lee Min Ho, I love u :*

Comments

  1. Huaaaaaaaah... Lope lope LMH jugaaaaaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. cowok korea itu cuma 1...lee min ho :D

      Delete
  2. thanks krn udah pasang foto sy di sini

    ReplyDelete
  3. Heheheh :p Tapi saya gak suka Lee Minho si ._. Badannya gak yummy macam Siwon >.< #plak Mukanya juga terlalu cantik :p Yaaa tergantung selera masing-masing si :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya blm pernh ntn filmnya siwon dn jg bukan penggemar suju...jadi g terlalu suka sama siwon :D

      Delete
  4. Hmmm ... tdk ngerti sama Korea2an :D
    Salam kenal ya, saya dapat alamat blognya dari daftar blog KEB. Sy juga di Makassar, sekarang tinggal di Makassar?

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal jg. skrg ikut suami kuliah. tp nnti plg lg ke mks :)

      Delete
    2. Maaf, habis nulis komen di postingan terbaru tadi, baru saya ke postingan ini. Waah kapan2 kalo ke Mks mungkin kita bisa ketemu ya :)

      Delete
  5. Bunda KevinKhanza3/12/2013

    Wahhhhh, cowok korea banyak buu.. banyak yg cakepp.. tapi ini best of the best!!!!! Sarangheyyooo Min Ho opppaaaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. buat saya cowok korea itu cuma satu, LEE MIN HO....hahahahahaa

      Delete
  6. Bunda KevinKhanza3/12/2013

    Sarangheyyooo Min Ho oppaaaaa

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

We Spent Time Together

For many days, I never hanging out with my daughter Ara, never walking around Court Street and doing sight seen. Winter season was very cold. I couldn't stand outside without wearing winter coat and feeling frozen. It was also hard for Ara to go outside when she felt uncomfortable with her big winter coat. That’s why I stayed at home and played with her in my comfy apartment to watch snowflake fallen from the sky. We felt warm. Flour power cupcakes Yesterday was a breezy sunny day. The wind was cold, but the sunlight kept me feel warm. I went to OU-mini farmer's market in OU Howard Park, near the green statue. There were a lot of local vendors. They sold many things such as bakery, cake, pretzel, jellies, and many more. At the first time I just planned to sight seen, until I met the lady who sold flour power cupcakes.  I bought her brownies. When I saw cupcake, I suddenly remembered that I ever read information about these cupcakes in B Magazine. ...

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

Inferno

Judul : Inferno Pengarang : Dan Brown Penerbit : Bentang  Robert Langdon terbangun di sebuah rumah sakit di Florence, Italia dan tidak mengingat apapun. Yang ia ingat hanyalah ia melangkah pulang menuju rumah sesaat setelah mengisi kuliah di Harvard university, Boston. Saat ia terbangun ditemuinya fakta bahwa seseorang menginginkan ia mati. Ia berusaha melarikan diri dari pembunuhnya bersama seorang dokter perempuan dari rumah sakit tempat ia dirawat. Beberapa hal janggal ia temukan. Mimpinya tentang perempuan berambut perak diantara kubangan mayat, igauannya bernama "very sorry", serta sebuah chip yang disembunyikan secara jeli di jaket kesayangannya yang mengarahkannya menyelami Inferno karya Dante, memecahkan petunjuk-petunjuk dari berbagai benda-benda bersejarah, hingga mengantarnya menuju Venice dan Istanbul. Memecahkan sebuah teka teki yang ditinggalkan oleh seorang ilmuan eksentrik yang mengancam populasi manusia. Sanggupkah Langdon mencegahnya disaat yang tepat?  Infe...