Skip to main content

Dapat NPWP


Hari ini aku menjadi warga negara yang baik dan taat aturan.
Dan aku pun akan ikut andil dalam pembangunan bangsa dan negara...
(cie....sok berguna).

Akhirnya aku dapat NPWP. Awalnya aku agak acuh pada NPWP ini, meski ratusan iklannya telah menjejali mataku dan mendoktrin otakku. Aku tetap cuek.

Aku tak pernah tahu bagaimana NPWP itu. Apa keuntungan yang di dapat masyarakat dan apa perlunya NPWP. Secara aku kan belum menghasilkan uang saat-saat itu.


Tapi karena kebijakan kantor yang mengharuskan karyawan memiliki NPWP dan akhirnya kartu kuning itu pun di tanganku kini.

Fasilitas apa yang di dapat dari memiliki NPWP? Entahlah aku juga tidak tahu. Yang penting kartu itu bukan untuk gesek belanja atau tarik tunai.
Yang kupahami hanyalah bahwa dengan memiliki NPWP ada kemudahan dalam membayar pajak.

Kalo tidak salah pada pembayran pajak tertentu dimana seorang wajib pajak tak punya NPWP harus membayar 20%, tapi untuk wajib pajak yang memiliki NPWP hanya 10%. selain itu gratis fiskal kalo ke luar negeri
(boleh nih kalo nanti ikut suami...hehehehe).

Dan mulai hari ini aku akan lebih perhatian terhadap penggunaannya.


Bayar pajaknya, Awasi Penggunaannya...

Comments

  1. Anonymous8/18/2009

    saya juga udah punya... cihuy! kalo menang undian... bayar pajak kita lebih dikit lho daripada yang gak punya npwp! he-he! :-D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

babel

Sebenarnya tak ada planing untuk menonton film. hanya karena kemarin arya dan kawan-kawan ke TO nonton dan tidak mengajakku. Dan kemudian menceritakan film 300 yang ditontonnya. Terlepas dari itu, sudah lama aku tak pernah ke bioskop. Terkahir mungkin sam kyusran nonton denias 2 november tahun lalu. (waa…lumayan lama). Dan juga sudah lama tak pernah betul-betul jalan sama azmi dan spice yang lain J Sebenarnya banyak halangan yang membuat kaimi hampir tak jadi nonton. Kesal sama k riza, demo yang membuat mobil harus mutar sampe film 300 yang ingin ditonton saudah tidak ada lagi di sepanduk depan mall ratu indah. Nagabonar jadi dua, TMNT, babel, dan blood diamond menjadi pilihan. Agak ragu juga mo nonton yang mana pasalnya selera film kami rata-rata berbeda. Awalnya kami hampir pisah studio. Aku dan echy mo nonton babel atas pertimbangan sudah lama memang pengen nonton. (sebenarnya film ini udah lama aku tunggu, tapi kemudian gaungnya pun di ganti oleh nagabonar dan 300). Serta pem...

Sebelum Salju Mencair

Dua hari ini Athens diselimuti awan hitam. Mendung. Cuaca menjadi dingin. Hujan pun turun. Kemarin cuaca mencapai titik minus. Titik hujan jatuh ke bumi menjadi butiran salju. Angin bertiup kencang. Pohon-pohon pinus tunduk patuh pada gerak angin. Tengah malam kristal-kristal beku itu mencumbui tanah Athens. Jutaan butir yang bertumpuk menutupi tanah, jalan, dan segala permukaan yang dijangkaunya. Permadani putih seketika terhampar menyelimuti bumi. Seperti kepompong yang menyelubungi ulat untuk menjadikannya kupu-kupu. Ini salju nak, coba yuk! Hingga pagi hujan salju masih belum reda. Butiran es itu seolah bersuka cita turun ke bumi. Meliuk-liuk mengikuti gerak angin hingga mendarat dengan sempurna di tanah. Mereka seakan berpesta dan enggan mengakhirinya. Hingga siang, butiran-butiran itu seakan tidak jenuh untuk terus meninggalkan jejak. Kulihat seseorang menuntun anjingnya bermain di tengah salju, Bodoh pikirku bermain-main di salju yang dingin. Bikin frosty ternyata s...