Skip to main content

Sebuah Percakapan Pagi Hari..


Aku pernah menganggap aku sendiri di sini. Di dalam ruang berukuran 6 x 12 x 12 meter. Sendiri dengan pemikiran idealku dan semua mimpi-mimpi yang tengah aku buat anak-anak tangganya.

Tapi pagi ini memberiku cara pandang lain akan hidup. Beberapa orang berdiskusi di ruang makan. Mempertanyakan karir dan masa depan. Mereka siap berada di sini. Di tempat ini dan dalam dunia ini.

Aku tak yakin bisa seperti mereka. Terus di sini dan terus mengasah diri. Aku ingin mengasah diri. Di sini sekarang. Tapi takkan terus di sini. Dunia luar begitu merdu menyanyikan lagu alam maha indah yang harus aku nikmati.

Ia duduk di depanku. Kutanyai apa visinya ke depan.
Ia berkata “aku ingin menjadi seorang enterprenaur”.


“Kapan?” lanjutku.


“10 tahun ke depan”.

Jarak antara hari ini dan 10 tahun ke depan akan kamu apakan?"tanyaku lagi.


"Aku ingin belajar banyak di sini. Tak hanya di dalam ruang berlubang ini, tapi juga di sebelahnya.Setelah itu aku akan berlalu. Mencari tempat yang lebih menyenangkan".


Ia benar-benar mencerahkanku. Ia seperti yang ingin aku lakukan pada diriku.
Aku pun ingin seperti itu.

Dan aku sadari aku ternyata tak sendiri di sini....

Comments

Popular posts from this blog

Peri Biru dan Kesatria Putih Dalam LOTR

Aku baru menonton film Lord Of The Rings (LOTR). Please, don’t look me like that. Aneh memang baru menonton film sekeren Lord of The Rings di jaman sekarang. Dwi seperti manusia dari jaman batu yang baru sadar akan peradaban. Jangan mentertawakanku kalo aku pun harus mengakui belum membaca ketiga buku JR.R. Tolkien ini. Ayolah kadang seseorang perlu terlambat mengetahui sesuatu. Agar arah hidupnya tetap baik-baik saja dan tetap menjejak di bumi. Btw, LOTR-The Fellowship Of The Rings. Bercerita tentang sebuah cincin yang memiliki kekuatan yang sangat besar. Adalah Frodo seorang hobbit (manusia bertubuh pendek) yang diwarisi cincin bertuah dari pamannya Bilbo Baggins.Cincin tersebut ternyata memiliki kekuatan yang kelam dan sangat besar. Aku tak perlulah panjang lebar untuk menjelaskan cerita ini padamu. Aku yakin kamu telah tahu. Dan kalaupun kamu belum tahu, nontonlah sendiri. Beberapa kali aku berupaya untuk menyelesaikan film ini. Tapi selalu saja tidak berhasil hingga selesai. Kada...

Dongeng Kita

Siang ini aku terjaga dari tidur panjangku. Seperti seorang putri tidur yang terbangun ketika bibirnya merasakan hangat bibir sang pangeran. Tapi, aku terjaga bukan karena kecupan. Namun karena aku merasakan indah cintamu di hariku. Mataku tiba-tiba basah. Aku mencari sebab tentang itu. Namun yang kudapati haru akan hadirnya dirimu. Memang bukan dalam realitas, namun pada cinta yang telah menyatu dengan emosi. Kita telah lama tak bersua. Mimpi dan khayal telah menemani keseharianku. Tiap saat ketika aku ingin tertidur lagu nina bobo tidak mampu membuatku terlelap. Hanya bayangmu yang selalu ada diujung memoriku kala kuingin terlelap. Menciptakan imaji-imaji tentangmu. Kadang indah, kadang liar, kadang tak berbentuk. Tapi aku yakin ia adalah dirimu. Menciptakan banyak kisah cinta yang kita lakoni bersama. Aku jadi sang putri dan dirimu sang pangeran itu. Suatu imaji yang indah...

mozaikku....

backstreet boys datang ke jakarta..... waahhhhh????? kok bisa dwi tidak tahu ya????? mereka pernah mengisi tiap lembar mimpi-mimpiku. tiap halaman. pangeran yang selalu menungguku di ujung jalan sana adalah nick carter. aku selalu suka berimaji. membayangkan bertemu mereka. menjadi temen kuliah dari mereka. menjadi bagian dari hidup mereka. aku percaya akan kekuatan mimpi. seperti Arai. 'bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu". aku membangun mimpi-mimpi itu bersama mereka. tiap halaman catatan harianku selalu tentang mereka. aku selalu bahagia dengan mimpi-mimpi itu. rasanya indah dan begitu nyata. semua itu yang bisa membuatku bertahan hingga sekarang. rasanya semua itu sudah bertahun-tahun lalu. aku tak punya lagi mimpi-mimpi itu. mimpi-mimpi yang selalu aku urai di langit-langit desaku. yang selalu aku bayangkan dari rumah kayu tempatku dibesarkan. entahlah, sudah lama aku tak mengurai mimpi-mimpi itu lagi. sudah lama aku tak menemukan bahagia yang berasal dari...