Skip to main content

kabar bahagia....

maaf, tak sempat menjadi jawaban untuk "poling yuuukk" di milis kosmik untuk pertanyaan "apa yang kamu lakukan setelah keluar dari ruang ujian?". aku selalu membayangkan kamu akan menulis "seorang perempuan bersuara cempreng berteriak ketika aku keluar dari ruang ujian. berlari dan memberiku selamat".

aku sangat ingin menjadi perempuan yang mengucapkan selamat itu. namun, ternyata janji untuk menungguimu selesai ujian tidak mampu aku penuhi. maaf...

aku hanya mampu menjadi orang yang kesekian yang memberi selamat. aku bertanya "bagaimana rasanya ujian?. "seperti sebuah wujud belas kasih dosen untuk mahasiswa semester sangat akhir" katamu.

aku tak sepakat. ujian adalah proses akhir yang harus kita jalani untuk memulai sebuah awal baru. kita bergerak ke arahnya dan menjadi terminal akhir untuk sebuah jenjang strata satu. dia hanyalah formalitas, tak hanya untukmu, tapi untuk saya, dia, untuk kita.

tak ada yang gagal untuk ujian seperti ini di unhas (belum). yang ada semua terloloskan meski dengan perbaikan di semua halamannya. dan ujian untukku pun hanya akan menjadi seperti itu...
setiap orang akan melewatinya...dan seperti kata seseorang "nikmati saja".hehehehe

tak hanya ujian itu yang membautku bahagia. sebuah sistem bernama keluarga memberi "IT".aku ingin menamainya "Her".seperti kawannya yang endut dan ribet bernama "HIM".
aku senang...aku akhirnya memilikinya. tak ada lagi alasan untuk tidak selesai. harus selesai tahun ini.

SEMANGAT!!!!!!

(selamat buat k rahe dan k patang yang telah ujian kemarin. kalian tega tidak menemani ujian.tapi aku bahagia kalian menyelesaiakannya....)

Comments

Popular posts from this blog

Peri Biru dan Kesatria Putih Dalam LOTR

Aku baru menonton film Lord Of The Rings (LOTR). Please, don’t look me like that. Aneh memang baru menonton film sekeren Lord of The Rings di jaman sekarang. Dwi seperti manusia dari jaman batu yang baru sadar akan peradaban. Jangan mentertawakanku kalo aku pun harus mengakui belum membaca ketiga buku JR.R. Tolkien ini. Ayolah kadang seseorang perlu terlambat mengetahui sesuatu. Agar arah hidupnya tetap baik-baik saja dan tetap menjejak di bumi. Btw, LOTR-The Fellowship Of The Rings. Bercerita tentang sebuah cincin yang memiliki kekuatan yang sangat besar. Adalah Frodo seorang hobbit (manusia bertubuh pendek) yang diwarisi cincin bertuah dari pamannya Bilbo Baggins.Cincin tersebut ternyata memiliki kekuatan yang kelam dan sangat besar. Aku tak perlulah panjang lebar untuk menjelaskan cerita ini padamu. Aku yakin kamu telah tahu. Dan kalaupun kamu belum tahu, nontonlah sendiri. Beberapa kali aku berupaya untuk menyelesaikan film ini. Tapi selalu saja tidak berhasil hingga selesai. Kada...

Imajinasi Kekuasaan Pada 1984

Judul : 1984 Penulis : George Orwell Penerjemah : Landung Simatupang Penerbit : Bentang Harga : Rp. 67.000 Di masa depan di tahun 1984 (merujuk pada tahun ditulisnya novel ini 1949) negara-negara hanya terbagi dalam tiga kawasan besar Eurasia, Eastasia, dan Oceania. Oceania terpusat di daratan Inggris dan menjadi kekuatan besar. Dengan slogan Peperangan adalah damai, Kebebasan adalah perbudakan, kebodohab adalah kekuatan Oceania menjaga kontinuitas peperangan dengan Eurasia dan Eastasia. Partai menjadi penguasa yang dipimpin oleh Bung Besar. Menegakkan aturan-aturan untuk menjaga kekuasaan. Kendali kuasa tak berbatas geografis tapi juga pada bahasa, waktu dan pikiran.  Siapa  yang menguasai masa silam menguasai masa depan. Siapa yang menguasai masa kini menguasai masa lalu. Partai menjadi penguasa masa kini memiliki kuasa penuh pada masa silam dengan mampu mengubah sejarah masa lalu tanpa pernah mendapat protes. Segala masa lalu dapat dengan mudah diciptakan. Baik menciptakan ...

Tak Ada Resolusi Tahun 2009

Tahun ini berakhir seperti sebuah novel yang habis kubaca. Detik bagaikan huruf-hurufnya. Hari menjadi halaman-halaman kisahnya. Dan bab-bab bulan telah aku tuntaskan. Dari Januari, di awal bab, di mana aku pernah berpikir “ setelah halaman awal Januari ini, aku akan berada di halaman terakhir Desember. Penutup cerita novel tahun ini ”. Ceritanya ngambang dan gantung. Memaksa pengarang untuk membuat sekuelnya adalah kuasaku sendiri. Akulah pengarang itu. Akulah sang penulis skenario itu. Akulah sang sutradara, pemain, dan penentu akhir cerita ini. Tahun 2008 ini, masa pendidikanku telah kuakhiri. Seperti Desember yang menjadi penutup bulan di ujung tahun, pada Desember pula kuakhiri jejak langkahku di kampus. Sebuah pintu gerbang kutemui di depan tahun.sebuah kalimat terukir jelas dengan pahatan sederhana di pucuk gerbangnya. “Akan Kemana Lagi Setelah Ini?” . Dimensi 2009 adalah sebuah negeri antah beranta yang tak bias kutebak. Gelap masih berujung di pelupuk mataku. Tak ada peta petu...