Skip to main content

banyak yang mendukung...

udah lama rasanya buka blog ini lag. tadi baru ngintip. ternyata banyak yang ngasih spirit. banyak yang trus berusaha menyemangati jiwa ini. meski itu hanya dari teman-teman kampus. tapi merekalah yang palinh berarti. yang telah menemani mengarungi samudra kampus selama hampir empat tahun ini.

menemani menapaki jejak-jejak jalan kami sendiri di kampus merah ini. menghirup udara dan debu yang terkadang menyejukkan dan kadang menyesakkan. merekalah yang terus ada saat senang, sedih, marah dan menangisku.

kita sama-sama belajar berenang sekarang, kawan.

echy, belajarlah untuk membuat pelampungmu sendiri. gerakkanlah sedikit kakimu hingga engkau dapat benar-benar mengapung. aku yakin kamu pun bisa berenang.


darma, berenanglah dilautan teori itu. temukan kata terindah yang bisa kau jadikan teman terbaik ketika mengarungi samudra konseptual. kau akan samapi di pula yang indah nantinya. percayalah. (aku telah memilih kawan, dan aku yakin kau pun memilih hal yang sama)

ema, aku tau kau mampu juga berenang. cinta selalu menjadi pemandu yang sempurna. takkan pernah menyesatkan.

k rahe, kamu pun adalah malaikat itu. dunia taklah menjadi indah tanpa dirimu. aku tahu suatu saat nanti kita akan bertemu di sorbone university.

dan kepada semua teman yang telah menemani, aku di sini hanya punya hati yang berkata :
AKU MENYAYANGI KALIAN...

Comments

  1. Anonymous4/07/2008

    dwi, dulu aku tak tahu apa itu cita-cita.
    kini setelah mengenalmu, aku terasa dekat dengannya.
    sorbone, tunggullah kami...!!
    (telagasafar)

    ReplyDelete
  2. dwi.... sungguh, saya akan menemanimu sampai kapanpun

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

jurnalistik siaran, pindah kost-kostan, dan "capek deh!"

Akhirnya, kembali bisa menyempatkan diri sejenak ke Teras Imaji. Sedikit berbagi kisah lagi dengan diri sendiri. Sekedar untuk sebuah kisah klasik untuk Saraswati dan Timur Angin kelak. Aku tak pernah menyangka bahwa aku bisa bertahan sampai saat ini.meski tugas kuliah menumpuk. Keharusan untuk pindah pondokan. Kewajiban lain yang belum terselesaikan.Problem hati yang menyakitkan. Serta kontrak yang tersetujui karena takut kehilangan peluang meski tubuh ini harus sudah berhenti. Siang tadi (15 nov 06) seharian ngedit tugas siaran radioku. Tak enak rasanya pada teman-teman, memberatkan mereka. menyita waktu yang seharusnya untuk hal lain. Tak enak hati pada Pak Anchu, penjaga jurusan. yang tertahan hanya menunggu kami menyelesaikan tugas itu. Dengan modal suara fals nan cempreng toh aku pun akhirnya harus sedikit PD untuk membuat tugas itu. Meski hanya menguasai program office di komputer, toh aku harus memaksakan belajar cool-edit (yang kata teman-teman yang udah bisa merupakan sesuatu...

Pride and Prejudice : I’m Bewitched

Tak pernah kusangka saya akan jatuh cinta pada film Pride and Prejudice. Waktu kuliah dan masa-masa belum punya anak, saya tidak pernah tergerak untuk menonton film ini. Prasangka saya terhadap film ini sudah tumbuh sejak memiliki versi Film India di tahun sebelumnya. Mungkin karena hal itu saya kemudian tidak tertarik menontonnya.   Namun karena episode-episode drama korea yang aku nonton udah habis, ditambah kebosanan pada topik medsos yang masih heboh dengan pilpres, dan juga pengaruh hari valentine yang menyebabkan algoritma lapak streaming merekomendasi film-film romantis menjadi sebab akhirnya saya menonton film ini Semuanya berawal dari ketidaksengajaan menonton Atonement yang diperankan oleh Kiera Knightley. Film ini cukup bagus, meski di tengah jalan saya udah kena spoiler via wikipedia dan rada senewen dengan endingnya. Tapi kecantikan Kiera Knightley tetap mampu membuat saya menyelesaikan film itu sampai detik terakhir. Saking senewennya dengan ending Atonement, sa...

tentang buku

"...u can buy many book,but u can't buy a knowledge" 081383118xxx pesan itu sampai ke ponselku beberapa saat setelah aku mengeluh pada seseorang tentang buku "detik-detik menentukan" BJ.Habibie yang tak berhasil aku peroleh dari peluncuran bukunya di hotel clarion hari ini. iya mungkin benar...aku terlalu mengharapkan buku yang ditulis mantan presiden ketiga ini.padahal ku punya begitu banyak buku yang bertumpuk di kamar. Belum pernah aku jamah sedikit pun. aku tak tahu beberapa hari terakhir ini aku begitu jauh dari buku. jauh dari para pengarang-pengarang besar dengan segala masterpiece-nya. akuy begitu malas membaca. malas membuka tiap lembar buku tebal itu dan memplototi huruf-hurufnya yang kecil. "tahu tidak...buku bisa membawa kesuatu tempat tanpa kamu harus bergesr se-inci pun" kata-kata itu selalu keluar jka aku mengeluh sedang malas baca buku... entahlah aku begit malas mengetahui tiap isinya. aku hanya terpesona pada banyak tumpukannya di kam...