Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Film

Dilan dan 3 Buku Tentang Cintanya

Film Dilan 1990 lagi booming banget dengan jumlah penontonnya  sudah mencapai  3,3 juta penonton di hari ke sepuluh setelah tayang perdananya di bioskop. Sebuah capain box office untuk film remaja Indonesia. Semua linimasa banjir tentang meme Dilan. Mulai dari  rayuan gombalnya yang asli hingga plesetan. Awalnya saya tidak tertarik baik menonton filmnya maupun membaca bukunya. Padahal buku cukup booming pas jaman awal diluncurkan. Bahkan saya masih ingat sempat ada perdebatan siapa yang cocok untuk memerankan karakter Dilan, sosok remaja SMA yang cerdas, lucu, namun nakal. Ketidaktarikan mungkin disebabkan karena genrenya yang remaja meski latarnya tahun 1990an. Kemudian suami saya menonton film ini di hari pertama film ini tayang. Selanjutnya ia mempengaruhi saya buat nonton film ini. “JIka kamu menyukai film AADC, maka level film ini lebih tinggi lagi diatas film AADC”,katanya mempromosikan film Dilan. Masa sih? Sampe segitunya? Saya pun ngobrol dengan tema...

Hidden Figures Yang Menginspirasi

Awalnya saya bingung untuk menulis apa di hari pertama 2018 ini. Dulunya saya biasa menulis resolusi yang ingin saya capai di tahun baru. Tapi sepertinya saya dan resolusi tidak bisa berkawan baik. Saya hanya ingin menjalani hari-hari mendatang dengan apa adanya dan berbahagia. Tak perlu resolusi yang mendefinisikan berhasil tidaknya individu di akhir tahun. Lagi toh saya bukan marketing yang harus mencapai target. Aniway, kali ini saya akan meresensi film. Thanks to Indihome yang telah mengratiskan semua channel selama libur Natal dan Tahun Baru sehingga ritual masa kanak-kanak kala Natal dan Tahun Baru bisa saya lakukan lagi. Marathon movie. Ara melakukannya. Anna juga. Mulai dari film Moana yang diputar ulang berkali-kali hingga The Muppets yang Ara suka nonton ulang dibagian-bagian tertentu. Buat saya yang fakir ilmu tentang film dan aktor aktrisnya, menonton film serupa iseng-iseng berhadiah. Kadang nemu yang bagus, kadang juga nyesel nontonnya. Belakangan tiap mau nont...

Beberapa Catatan dari Film Galih dan Ratna

Barusan saya selesai menonton film Galih dan Ratna tahun 2017. Saya tertarik menonton film ini karena tertarik dengan trailernya beberapa waktu lalu di tivi swasta. Selain itu saya juga menyukai film Gita Cinta dari SMA dimana karakter utama yang diperankan oleh Rano Karno dan Yessy Gusman, bernama Galih dan Ratna. Bahkan baru setelah menonton film ini saya baru sadar kalo judul Asli filmnya adalah Gita CInta dari SMA. Selama ini kupikir judulnya Galih dan Ratna. Hahahaha. Oh iya, Film Galih dan Ratna ini memang  terinspirasi dari film dan novel Gita Cinta dari SMA karya Eddi D Iskandar. Tapi  dari segi cerita film Galih dan Ratna ini tidak ada kaitannya dengan Film Gita CInta dari SMA. Meski penonton akan menemukan Rano Karno dan Yessy Gusman sebagai cameo di film ini. Film ini berkisah tentang Ratna yang pindah ke Bogor, dititipi ke tantenya karena Bokapnya pindah kerja di luar negeri. Awalnya Ratna tidak bersemangat, hingga kemudian dia bertemu Galih di hari ...

Pelajaran Cinta dari Film Jadul

Sumber foto di sini Entah angin dari mana, siang yang begitu terik dengan kantuk yang tak tertahankan mengantar saya menonton dua film lawas tahun 1980an. Gita Cinta Dari SMA dan Puspa Indah Taman Hati adalah dua film yang membuat saya terpaku di depan tivi dan menahan kantuk.  Dua film Phenomenal di zamannya yang dibintangi oleh Rano Karno dan Yessy Gusman. Gita Cinta dari SMA bercerita tentang kisah percintaan dua remaja yang masih duduk di bangku SMA. Galih dan Ratna. Siapa yang tidak tahu pasangan ini. Kalo pun tak pernah menonton filmnya, namun lagu Galih dan Ratna salah satu lagu legendaris yang dinyanyikan oleh alm.Chrisye.  Buat saya dua film ini hanya kukenal dari judul film. Saya belum pernah menontonnya secara utuh. Big picture nya pun saya ga paham sama sekali. Jadi waktu tadi iseng-iseng pindahin channel tivi trus dapat Gita Cinta dari SMA, saya cukup tertarik untuk mengikutinya. Adalah Galih dan Ratna, dua remaja yang dimabuk cinta namu...

Kisah Rangga Cinta VS Kisah Cinta Kita Di Masa Lalu

Setiap kita diam-diam menyimpan sosok Rangga di dalam hati. Bukan sosok Nicholas Saputra yang cukup ganteng di film Ada Apa dengan Cinta yang bikin kita nda bisa bernafas. Tapi seseorang yang pada masa lalu meninggalkan kenangan yang belum selesai dikemas, menyisakan skenario-skenario masa depan yang begitu samar. Iya kan? Kalo anda-anda tidak bersetuju, biar saya saja yang setuju. Mini drama Ada Apa Dengan Cinta #2014 mengembalikan romantisme para pemuda pemudi separuh baya yang merupakan remaja-remaja galau kala Film Ada Apa dengan Cinta booming di tahun 2001.  Kala itu saya kelas satu SMA. Pengalaman nonton bioskopku hanyalah menyaksikan film pertama Harry Potter. Kakakku yang paling tua, menonton film ini di bioskop. Kala itu saya tidak tertarik menonton. Penyesalannya baru datang beberapa waktu kemudian. Ketika saya mulai menonton film saat kuliah. Bahkan sampai sekarang saya masih menyimpan file film Ada Apa Dengan Cinta di laptop.  Pernah disuatu masa saya menontonnya ...